Menu

Mode Gelap
Dua Pelajar SMA Negeri 1 Pemalang Kecelakaan di Belik, Satu Meninggal Dunia Berteduh Saat Hujan, Warga Pemalang Tersambar Petir di Area Pemakaman Jadwal Acara TV Kamis, 14 Mei 2026: INDOSIAR dan SCTV Hadirkan Mega Film Asia hingga FTV Favorit Update! Kode Redeem Free Fire Hari Ini 14 Mei 2026, Klaim Skin Senjata hingga Voucher Diamond Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Rabu 13 Mei 2026: Ada Token Gintama hingga Angelic Pants Saat Beras dan Doa Jadi Restu di Tanah Rencong

Daerah

Mohammad Saleh Sebut Pengawasan DPRD Harus Berbanding Lurus dengan Target Gubernur Jateng

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh

WARTA NASIONAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah (Jateng) yang ikut mendorong dan menopang dari program serta target Gubernur Jateng yakni penyusunan rencana kerja dan rencana strategis Sekretariat (Renstra) DPRD Jateng perlu menyesuaikan dengan program serta target dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

“Sebagai lembaga yang punya fungsi pengawasan, maka pengawasan kita harus berbanding lurus dengan target Pak Gubernur. Contohnya, jika pada tahun pertama targetnya adalah soal insfrastruktur, maka kita juga harus fokus memberikan masukan kepada Gubernur soal infrastruktur,” ujar Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh, saat berbicara dalam Forum Perangkat Daerah Renstra Setwan, belum lama ini.

Untuk fungsi membentuk peraturan daerah (perda), setwan juga diminta membuat skenario tentang rapeda-raperda yang harus diselesaikan pada tahun anggaran berjalan. Mengingat, saat ini DPRD Jateng mendapat rapor merah terkait penyelesaian raperda setiap tahunnya. Padahal, sebelum akhir tahun dewan sudah menyelesaikan soal perda tersebut.

“Jika kita sudah menyelesaikan perda pada Desember, trus dikirim ke Mendagri pada Januari, maka DPRD akan dianggap tidak bisa menyelesaikan perda pada tahun anggaran berjalan. Karena itu, kalau bisa ada skenario atau target yang dibuat untuk menghindari raport merah soal penyelesaian perda,” terang Mohammad Saleh.

Lebih lanjut soal aspirasi rakyat, Mohammad Saleh mengemukakan DPRD Jateng memiliki tugas penting dalam menyerap aspirasi dan permasalahan masyarakat, serta mencari solusi bersama-sama dengan eksekutif. Hal itu untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi.

Karena itu, DPRD Jateng juga terus berinovasi untuk menjadi parlemen modern, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan transparansi. Salah satunya dengan adanya aplikasi pengaduan masyarakat melalui “Wadul Dewan” “DPRD itu bukan eksekutor.

Bukan seperti Gubernur yang bisa langsung memerintah dinas jika ada aduan dari masyarakat. Karena itu, dewan butuh laporan berkala agar eksekusi atau penyelesainnya cepat. Karena, kalau kita tidak tahu ada aduan dari masyarakat, maka tidak ada tidak lanjutnya,” tandas Mohammad Saleh.***

Baca Lainnya

Dua Pelajar SMA Negeri 1 Pemalang Kecelakaan di Belik, Satu Meninggal Dunia

14 Mei 2026 - 22:01 WIB

Ilustrasi - Laka lantas kendaraan

Berteduh Saat Hujan, Warga Pemalang Tersambar Petir di Area Pemakaman

14 Mei 2026 - 21:07 WIB

Ilustrasi - Tersambar Petir

Keren! Pelajar Madrasah Jateng Raih Penghargaan di Ajang Internasional ISP 2026 Thailand

12 Mei 2026 - 17:17 WIB

Madrasah Jawa Tengah Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional ISP 2026 Thailand

Mediasi di Polres Pemalang Berakhir Damai, Kepala SDN 01 Banjaranyar dan Arsya Tugimin Saling Memaafkan

12 Mei 2026 - 17:05 WIB

Mediasi di Polres Pemalang Berakhir Damai, Kepala SDN 01 Banjaranyar dan Arsya Tugimin Saling Memaafkan

Jadwal Acara TV Senin 11 Mei 2026: Bioskop Trans TV hingga Lapor Pak! Siap Temani Pemirsa

11 Mei 2026 - 09:31 WIB

ilustrasi sedang menonton tv digital (Pixabay)
Trending di Daerah