Menu

Mode Gelap
Disparbud Pemalang Respons Keluhan Pengunjung Pantai Widuri, Sekdin: Kami Butuh Kolaborasi Semua Pihak Politisi PKB Sebut Tak Hanya Insentif, RT/RW di Pemalang Diusulkan Terima Dana Operasional Pegiat Lingkungan Romi Indiarto Soroti Kondisi Pantai Widuri: Kotor hingga Citra Menurun Misbakhul Munir: Standar Kebersihan Jadi Kunci Daya Tarik Wisata di Pantai Widuri IKMAL JAYA Ikut Prihatin atas Keluhan Pengunjung Pantai Widuri, Abdul Khalim: Ini Aset Daerah, Pengelolaan Harus Dibenahi KAHMI Pemalang Soroti Pengelolaan Pantai Widuri: Tarif Wajar, Kebersihan Jadi Masalah

Daerah

Mohammad Saleh Sebut Pengawasan DPRD Harus Berbanding Lurus dengan Target Gubernur Jateng

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh

WARTA NASIONAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah (Jateng) yang ikut mendorong dan menopang dari program serta target Gubernur Jateng yakni penyusunan rencana kerja dan rencana strategis Sekretariat (Renstra) DPRD Jateng perlu menyesuaikan dengan program serta target dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

“Sebagai lembaga yang punya fungsi pengawasan, maka pengawasan kita harus berbanding lurus dengan target Pak Gubernur. Contohnya, jika pada tahun pertama targetnya adalah soal insfrastruktur, maka kita juga harus fokus memberikan masukan kepada Gubernur soal infrastruktur,” ujar Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh, saat berbicara dalam Forum Perangkat Daerah Renstra Setwan, belum lama ini.

Untuk fungsi membentuk peraturan daerah (perda), setwan juga diminta membuat skenario tentang rapeda-raperda yang harus diselesaikan pada tahun anggaran berjalan. Mengingat, saat ini DPRD Jateng mendapat rapor merah terkait penyelesaian raperda setiap tahunnya. Padahal, sebelum akhir tahun dewan sudah menyelesaikan soal perda tersebut.

“Jika kita sudah menyelesaikan perda pada Desember, trus dikirim ke Mendagri pada Januari, maka DPRD akan dianggap tidak bisa menyelesaikan perda pada tahun anggaran berjalan. Karena itu, kalau bisa ada skenario atau target yang dibuat untuk menghindari raport merah soal penyelesaian perda,” terang Mohammad Saleh.

Lebih lanjut soal aspirasi rakyat, Mohammad Saleh mengemukakan DPRD Jateng memiliki tugas penting dalam menyerap aspirasi dan permasalahan masyarakat, serta mencari solusi bersama-sama dengan eksekutif. Hal itu untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi.

Karena itu, DPRD Jateng juga terus berinovasi untuk menjadi parlemen modern, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan transparansi. Salah satunya dengan adanya aplikasi pengaduan masyarakat melalui “Wadul Dewan” “DPRD itu bukan eksekutor.

Bukan seperti Gubernur yang bisa langsung memerintah dinas jika ada aduan dari masyarakat. Karena itu, dewan butuh laporan berkala agar eksekusi atau penyelesainnya cepat. Karena, kalau kita tidak tahu ada aduan dari masyarakat, maka tidak ada tidak lanjutnya,” tandas Mohammad Saleh.***

Baca Lainnya

Disparbud Pemalang Respons Keluhan Pengunjung Pantai Widuri, Sekdin: Kami Butuh Kolaborasi Semua Pihak

29 April 2026 - 07:17 WIB

Pekerja dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemalang membersihkan sampah di Pantai Widuri

Politisi PKB Sebut Tak Hanya Insentif, RT/RW di Pemalang Diusulkan Terima Dana Operasional

28 April 2026 - 22:17 WIB

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundhimiarso,

Pegiat Lingkungan Romi Indiarto Soroti Kondisi Pantai Widuri: Kotor hingga Citra Menurun

28 April 2026 - 21:59 WIB

Pegiat lingkungan yang juga pengurus LSM Sahabat Alam Indonesia, Romi Indiarto

Misbakhul Munir: Standar Kebersihan Jadi Kunci Daya Tarik Wisata di Pantai Widuri

28 April 2026 - 21:11 WIB

Praktisi hukum Misbakhul Munir, SH

IKMAL JAYA Ikut Prihatin atas Keluhan Pengunjung Pantai Widuri, Abdul Khalim: Ini Aset Daerah, Pengelolaan Harus Dibenahi

28 April 2026 - 20:49 WIB

Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL JAYA), H. Abdul Khalim
Trending di Daerah