Menu

Mode Gelap
Sambut Bulan Bung Karno 2026, PDI Perjuangan Pemalang Gelar Bakti Sosial hingga Kirim Atlet ke Soekarno Run Info Loker! PT Pegadaian Buka Rekrutmen Tiga Posisi Strategis TI, Pendaftaran Dibuka hingga 12 Juni 2026 Prof. Noor Achmad Berpeluang Pimpin MUI Jawa Tengah Periode 2026-2031 Musda XI MUI Jawa Tengah Siap Digelar, Perkuat Peran Ulama sebagai Pelayan Umat Kode Redeem FF Senin, 8 Juni 2026 Terbaru: Klaim Token Gintama, Bundle Gintoki hingga Emote Gratis MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara

Daerah

Mohammad Saleh Dorong Langkah Antisipasi Dampak Kemarau Panjang di Jateng

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh,

WARTA NASIONAL – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah mitigasi secara matang guna mengantisipasi dampak musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi tahun ini.

Menurut Saleh, kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini agar berbagai dampak yang ditimbulkan, terutama terhadap sektor pertanian, ketersediaan air bersih, serta potensi bencana kebakaran, dapat diminimalkan.

“Mitigasi harus dipersiapkan dari sekarang agar dampak kemarau panjang tidak menimbulkan persoalan yang lebih besar di masyarakat,” ujar Saleh di Semarang.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Jawa Tengah mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026. Bahkan, durasi kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang, yakni sekitar empat hingga lima bulan.

Kondisi tersebut, kata Saleh, harus menjadi perhatian serius seluruh pemerintah daerah, khususnya wilayah yang selama ini rawan mengalami kekeringan. Ia menilai pemetaan daerah terdampak perlu dilakukan lebih awal agar langkah antisipasi dapat dijalankan secara cepat dan tepat.

“Kami mendorong Pemprov Jateng dan pemerintah daerah memperkuat kesiapan distribusi air bersih bagi masyarakat apabila terjadi krisis air di wilayah terdampak kekeringan,” katanya.

Selain persoalan air bersih, Saleh juga menyoroti potensi penurunan produktivitas sektor pertanian akibat minimnya pasokan air selama musim kemarau. Untuk itu, ia meminta pemerintah memperkuat sistem irigasi, pengelolaan cadangan air, serta pendampingan kepada petani agar produksi pangan tetap terjaga.

“Ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai kemarau panjang berdampak pada menurunnya hasil panen dan mengganggu pasokan pangan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Saleh juga mengingatkan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau. Menurutnya, koordinasi lintas instansi perlu diperkuat guna mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran di berbagai wilayah.

Ia mendorong pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran lingkungan serta pentingnya penghematan penggunaan air.

“Kesadaran masyarakat juga sangat penting, baik dalam penggunaan air secara bijak maupun pencegahan kebakaran lingkungan,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah tersebut.

Lebih lanjut, Saleh menilai upaya mitigasi tidak cukup dilakukan melalui langkah darurat semata.

Pemerintah juga perlu memperkuat program jangka panjang seperti pembangunan embung, revitalisasi saluran irigasi, serta penghijauan kawasan resapan air guna mengurangi dampak kekeringan di masa mendatang.

“Mitigasi kemarau tidak cukup hanya bersifat sementara, tetapi juga harus dibarengi penguatan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Saleh berharap kesiapan pemerintah dan sinergi seluruh pihak dapat membantu masyarakat menghadapi musim kemarau dengan lebih baik sehingga dampak yang ditimbulkan dapat ditekan semaksimal mungkin.***

Baca Lainnya

Sambut Bulan Bung Karno 2026, PDI Perjuangan Pemalang Gelar Bakti Sosial hingga Kirim Atlet ke Soekarno Run

9 Juni 2026 - 14:16 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto di dampingi pegurus partai seusai acara Musancab pada Selasa (26/5/2026) .

Prof. Noor Achmad Berpeluang Pimpin MUI Jawa Tengah Periode 2026-2031

8 Juni 2026 - 20:08 WIB

Prof. Noor Achmad Berpeluang Pimpin MUI Jawa Tengah Periode 2026-2031

Musda XI MUI Jawa Tengah Siap Digelar, Perkuat Peran Ulama sebagai Pelayan Umat

8 Juni 2026 - 20:01 WIB

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Rabu-Kamis, 10-11 Juni 2026, di Hotel Wahid Bandungan, Kabupaten Semarang.

MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara

6 Juni 2026 - 19:08 WIB

MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara

Pegadaian dan Pemkot Tegal Kolaborasi Hijaukan Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok

6 Juni 2026 - 18:42 WIB

Pegadaian dan Pemkot Tegal Kolaborasi Hijaukan Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok
Trending di Daerah