Menu ✖

Mode Gelap
Kabar Gembira! Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Beri Promo Sambungan Air Bersih, Cukup DP Rp500 Ribu Kapolres Pemalang Kunjungi ITB ADIAS, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas Update! Klasemen Sementara Porprov XVII Jateng 2026: Pemalang Raih 6 Medali, Tempati Peringkat ke-33 Memaknai Sumpah Pemuda di Era Gen Z dan Alpha: Jangan Hanya Mewarisi Sejarah, Beranilah Menentukan Masa Depan Muhammad Indaka Berjuang Harumkan Pemalang di Porprov XVII Jawa Tengah, Turun di Cabor Taekwondo Klasemen Sementara Porprov XVII Jateng 2026, Pemalang Peringkat ke-31 dengan Satu Perak

Daerah

Luar Biasa! Anggota DPRD Pemalang Dapat Tunjangan Rumah Rp 20-30 Juta per Bulan, Warga Pertanyakaan Kinerjanya

badge-check


					Luar Biasa! Anggota DPRD Pemalang Dapat Tunjangan Rumah Rp 20-30 Juta per Bulan, Warga Pertanyakaan Kinerjanya Perbesar

Luar Biasa! Anggota DPRD Pemalang Dapat Tunjangan Rumah Rp 20-30 Juta per Bulan, Warga Pertanyakaan Kinerjanya

WARTA NASIONAL – Masyarakat belakangan ini menyoroti besarnya tunjangan rumah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang bisa mencapai Rp50 juta per bulan.

Namun, ternyata fenomena serupa juga terjadi di tingkat daerah juga menjadi perhatian publik.

Di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) juga mendapatkan tunjangan rumah dengan nilai yang cukup fantastis.

Berdasarkan Peraturan Bupati Pemalang Nomor 4 Tahun 2025, setiap anggota dewan menerima tunjangan rumah puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Rinciannya, anggota DPRD biasa memperoleh alokasi tunjangan rumah sebesar Rp20.450.000 per bulan.

Sementara itu, para pimpinan dewan yang terdiri dari tiga wakil ketua masing-masing mendapatkan Rp30.000.000 per bulan.

Adapun Ketua DPRD Pemalang tidak menerima tunjangan rumah, lantaran sudah menempati rumah dinas jabatan yang disediakan pemerintah daerah.

Besarnya tunjangan rumah ini dipastikan akan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, terlebih ketika kondisi ekonomi daerah masih menghadapi berbagai tantangan.

Hal ini juga menjadi pertanyaan publik termasuk warganet.

“Enak banget ya, jadi wakil rakyat yang tidak mewakili rakyatnya tapi malah memperkaya sendiri,”tulis agus.

“Makan gaji buta, tapi kinerja nol besar,” tulis Rohman.

Selain itu, masih banyak keluhan-keluhan masyarakat di pemalang yang hingga saat ini tidak masuk dalam aspirasi maupun serapan aspirasi, karena banyak kegiatan reses yang sekedar formalitas saja.

“kami warga pemalang sering ikut reses, tapi hasilnya mana, jalan rusak, drainase tak berfungsi dan penerangan jalan juga minim,” pungkas Endang warga Pemalang.***

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Apresiasi Jalan Sehat KAHMI-FORHATI, UMKM Lokal Ikut Dipromosikan

25 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Milad ke-60 KAHMI dan ke-28 FORHATI, Muh Haris Serukan Antikorupsi, FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri

25 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana

23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang

22 Oktober 2026 - 22:30 WIB

BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari

22 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Trending di Daerah