Menu

Mode Gelap
Kasus Anom Widiyantoro, KPK Panggil Mantan Kadisdikpora Supa’at dan Eks Dirut Perumda Tirta Mulia Slamet Efendi INFO LOKER! Kospin Jasa Buka Lowongan Kerja Kasir Keliling, Penempatan Pemalang dan Sekitarnya Harpelnas 2026, Dirut Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun Langsung Temui Pelanggan dari Rumah ke Rumah Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak Menjaga Denyut Ekonomi Pesisir Pemalang, BRILink Dekatkan Layanan Keuangan di TPI Tanjungsari Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Daerah

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh,

WARTA NASIONAL – Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 mencatat angka yang menggembirakan.

Berdasarkan data Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus), jumlah pengunjung mencapai 4.377.263 orang, melampaui target yang ditetapkan sebesar 3.120.000 kunjungan.

Dari total tersebut, sebanyak 4.255.124 orang tercatat datang langsung ke perpustakaan, sementara 122.139 lainnya mengakses layanan digital melalui platform iJateng. Rata-rata kunjungan bulanan berada di kisaran 200.000 hingga 400.000 orang, dengan puncak kunjungan terjadi pada Juli sebanyak 695.428 orang dan Agustus 568.886 orang.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, tingginya angka kunjungan menjadi indikator positif meningkatnya minat baca dan literasi masyarakat.

“Ini capaian yang sangat baik dan patut diapresiasi. Tingginya kunjungan menunjukkan bahwa minat literasi masyarakat Jawa Tengah terus meningkat,” ujarnya.

Meski demikian, Saleh menegaskan bahwa capaian tersebut harus diiringi dengan upaya berkelanjutan untuk semakin menggeliatkan aktivitas literasi. Ia menilai perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga harus menjadi ruang edukasi dan pengembangan kreativitas masyarakat.

“Perpustakaan harus terus dihidupkan dengan berbagai kegiatan, seperti diskusi, pelatihan, hingga kegiatan kreatif lainnya agar semakin menarik minat masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperluas akses literasi hingga ke wilayah pelosok, termasuk melalui penguatan perpustakaan desa dan optimalisasi layanan digital. Langkah ini dinilai penting agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat yang sama.

Selain itu, pemanfaatan platform digital seperti iJateng dinilai perlu terus dikembangkan, terutama untuk menjangkau generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi.

Saleh berharap adanya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menumbuhkan budaya literasi yang kuat di Jawa Tengah.

“Literasi adalah fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Jika literasi kuat, maka kualitas masyarakat juga akan meningkat,” pungkas Ketua DPD Golkar Jawa Tengah tersebut.***

Baca Lainnya

Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak

7 September 2026 - 12:37 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

4 September 2026 - 15:02 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan

2 September 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Aris Ismail, SAP

Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran

1 September 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Warga Wanarejan Selatan Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Ini Pesan Plt Bupati Pemalang

30 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Trending di Daerah