Menu

Mode Gelap
Disparbud Pemalang Respons Keluhan Pengunjung Pantai Widuri, Sekdin: Kami Butuh Kolaborasi Semua Pihak Politisi PKB Sebut Tak Hanya Insentif, RT/RW di Pemalang Diusulkan Terima Dana Operasional Pegiat Lingkungan Romi Indiarto Soroti Kondisi Pantai Widuri: Kotor hingga Citra Menurun Misbakhul Munir: Standar Kebersihan Jadi Kunci Daya Tarik Wisata di Pantai Widuri IKMAL JAYA Ikut Prihatin atas Keluhan Pengunjung Pantai Widuri, Abdul Khalim: Ini Aset Daerah, Pengelolaan Harus Dibenahi KAHMI Pemalang Soroti Pengelolaan Pantai Widuri: Tarif Wajar, Kebersihan Jadi Masalah

Daerah

Ketua DPD Partai Golkar Pemalang Turun Langsung Bantu Pencarian Korban Longsor di Desa Bongas Watukumpul

badge-check


					Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang, Nur Azmi Wicaksono, turut terlibat langsung dalam proses pencarian korban bencana tanah longsor yang terjadi di Dukuh Siranti Perbesar

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang, Nur Azmi Wicaksono, turut terlibat langsung dalam proses pencarian korban bencana tanah longsor yang terjadi di Dukuh Siranti

WARTA NASIONAL – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang, Nur Azmi Wicaksono, turut terlibat langsung dalam proses pencarian korban bencana tanah longsor yang terjadi di Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, pada Senin 26 Januari 2026.

Bencana tanah longsor tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu pagi (25/01/2026) dan menimpa dua warga setempat, Hamim (68) dan anaknya Aksinudin (40), saat keduanya berada di ladang milik mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Aksinudin menjadi korban saat berupaya menyelamatkan ayahnya yang lebih dahulu tertimbun material longsoran tanah.

Nur Azmi Wicaksono terlihat berada di lokasi bencana bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, serta warga setempat.

Ia ikut memantau proses evakuasi dan pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor berupa tanah dan bebatuan.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Nur Azmi Wicaksono di sela-sela kegiatan pencarian.

Tim Basarnas Pemalang bersama unsur terkait telah melakukan operasi pencarian (opsar) pada hari kejadian. Namun hingga Minggu sore, korban belum berhasil ditemukan.

Operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Senin pagi (26/01/2026). Dalam opsar lanjutan tersebut, jazad Aksinudin berhasil ditemukan oleh tim pencari. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, korban Hamim masih belum ditemukan.

Proses pencarian terhadap korban Hamim direncanakan akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan melibatkan Basarnas, relawan, aparat, serta masyarakat setempat, dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan mengingat kondisi medan yang rawan longsor susulan.

Sebagai informasi, bencana tanah longsor tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Watukumpul dalam beberapa hari terakhir.

Pemerintah daerah setempat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi bencana susulan masih mungkin terjadi.***

Baca Lainnya

Disparbud Pemalang Respons Keluhan Pengunjung Pantai Widuri, Sekdin: Kami Butuh Kolaborasi Semua Pihak

29 April 2026 - 07:17 WIB

Pekerja dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemalang membersihkan sampah di Pantai Widuri

Politisi PKB Sebut Tak Hanya Insentif, RT/RW di Pemalang Diusulkan Terima Dana Operasional

28 April 2026 - 22:17 WIB

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundhimiarso,

Pegiat Lingkungan Romi Indiarto Soroti Kondisi Pantai Widuri: Kotor hingga Citra Menurun

28 April 2026 - 21:59 WIB

Pegiat lingkungan yang juga pengurus LSM Sahabat Alam Indonesia, Romi Indiarto

Misbakhul Munir: Standar Kebersihan Jadi Kunci Daya Tarik Wisata di Pantai Widuri

28 April 2026 - 21:11 WIB

Praktisi hukum Misbakhul Munir, SH

IKMAL JAYA Ikut Prihatin atas Keluhan Pengunjung Pantai Widuri, Abdul Khalim: Ini Aset Daerah, Pengelolaan Harus Dibenahi

28 April 2026 - 20:49 WIB

Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL JAYA), H. Abdul Khalim
Trending di Daerah