Menu

Mode Gelap
Reminder Penguasa Langit Terhadap Bumi Venezuela Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Kanwil XI Semarang Khitan Massal 229 Anak Paripurna DPRD Pemalang Diwarnai Kejanggalan, Pandangan Umum Fraksi PKB Dibacakan Wakil Ketua DPRD Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Ucapkan Selamat HUT ke-80 Bhayangkara, Dukung Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat Pegadaian Cabang Jogoyudan Gelar Program ‘Mengetuk Pintu Langit’, Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pencarian Hari Kedua Lansia Hilang di Hutan Wanatirta Brebes Masih Nihil, Tim SAR Lanjutkan Operasi

Daerah

Kafe Buzz KTV Pemalang di Demo Aliansi Ormas, Ini Tuntutannya!

badge-check


					Kafe Buzz KTV Pemalang di Demo Aliansi Ormas, Ini Tuntutannya! Perbesar

Kafe Buzz KTV Pemalang di Demo Aliansi Ormas, Ini Tuntutannya!

WARTANASIONAL.COM – Gabungan ormas berunjuk rasa menuntut dibongkarnya tower ilegal hingga penutupan tempat karaoke yang tak kantongi izin penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Pemalang.

Ormas-ormas yang tergabung dalam ‘Aliansi Pantura Bersatu’ itu berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Pemalang, Kamis (13/2/2025). Mereka diantaranya 234 SC, LMPI, WPSP, СМІ, serta Gerakan Buruh dan Pekerja Indonesia Raya.

“Kami minta Pak Bupati memberantas mafia tower yang sudah mendirikan tower di Pemalang tanpa izin resmi.” kata Yogo Darminto, Ketua Aliansi Pantura Bersatu dalam orasinya.

Kita juga minta agar tempat karaoke yang tak punya izin menjual minol (minuman beralkohol) ditutup!.” imbuhnya.

Dalam aksinya ini, Aliansi Pantura Bersatu menyoroti berdirinya tower di Desa Saradan, Pemalang, Kabupaten Pemalang yang diduga tak mengantongi izin, bahkan berdiri di atas lahan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Tuntutan lainnya adalah menutup Kafe dan Karaoke BUZZ Pemalang yang diduga tak memiliki izin untuk menjual minuman beralkohol. Dua hal itu, mereka sebut-sebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pemalang.

Setelah sempat berorasi di depan gerbang Pendopo Kantor Bupati Pemalang, perwakilan Aliansi Pantura Bersatu kemudian beraudiensi dengan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tutuko Raharjo dan jajaran OPD Pemkab Pemalang.

Tutuko Rahardjo mengakui selama ini pemerintah abai dengan adanya tower ilegal di Saradan itu. Pendirian oleh PT Tower Bersama tersebut, diketahui tidak mengantongi izin dan berdiri di atas lahan LP2B.

“Sejauh ini untuk Tower Saradan memang kita belum pernah mengeluarkan izin. Tower itu sudah pernah mengajukan izin, tapi Pemkab tidak memberikan izin, sampai hari ini.” terangnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Pemalang, Achmad Hidayat, meminta agar para pengunjuk rasa bersabar dalam upaya penindakan tower ini. Pasalnya, harus ada tahapan dan prosedur yang dilalui. Pihaknya tak bisa sekonyong-konyong menyegel atau menutup tower.

“Kami minta panjenengan memberikan kepercayaan kepada kami, kami harus konfirmasi dulu, apalagi sampai tahap pembongkaran. Termasuk yang karaoke BUZZ akan kami tindak.” jelasnya.

Aliansi Pantura Bersatu tak puas dengan jawaban dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Mereka meminta agar hari ini ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap tower ilegal tersebut. Setidaknya, pencabutan listrik tower.

Tak hanya itu, mereka juga minta Kafe Karaoke BUZZ ditutup.

“Kalau memang ilegal, jelas-jelas tidak punya izin, kenapa harus pakai prosedur. Ini sebetulnya ada apa?” teriak salah satu perwakilan aliansi.

“Kami minta panjenengan memberikan kepercayaan kepada kami, kami harus konfirmasi dulu, apalagi sampai tahap pembongkaran. Termasuk yang karaoke BUZZ akan kami tindak.” jelasnya.

Aliansi Pantura Bersatu tak puas dengan jawaban dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Mereka meminta agar hari ini ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap tower ilegal tersebut. Setidaknya, pencabutan listrik tower.

Tak hanya itu, mereka juga minta Kafe Karaoke BUZZ ditutup.

“Kalau memang ilegal, jelas-jelas tidak punya izin, kenapa harus pakai prosedur. Ini sebetulnya ada apa?” teriak salah satu perwakilan aliansi.

Merasa kecewa dengan ketidaktegasan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Aliansi Pantura Bersatu kemudian memilih keluar dari ruang audiensi dan menegaskan akan terus berorasi. Hingga berita ini diunggah, aksi unjuk rasa pun masih berlangsung.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Kanwil XI Semarang Khitan Massal 229 Anak

3 Juli 2026 - 21:13 WIB

Paripurna DPRD Pemalang Diwarnai Kejanggalan, Pandangan Umum Fraksi PKB Dibacakan Wakil Ketua DPRD

3 Juli 2026 - 19:16 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Slamet Ramuji saat menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di DPRD Pemalang

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Ucapkan Selamat HUT ke-80 Bhayangkara, Dukung Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat

1 Juli 2026 - 11:14 WIB

Pegadaian Cabang Jogoyudan Gelar Program ‘Mengetuk Pintu Langit’, Salurkan Bantuan untuk Masyarakat

1 Juli 2026 - 10:38 WIB

Pencarian Hari Kedua Lansia Hilang di Hutan Wanatirta Brebes Masih Nihil, Tim SAR Lanjutkan Operasi

30 Juni 2026 - 20:25 WIB

Pencarian Hari Kedua Lansia Hilang di Hutan Wanatirta Brebes Masih Nihil, Tim SAR Lanjutkan Operasi
Trending di Daerah