Menu

Mode Gelap
Info Loker! RS Hermina Pekalongan Buka Rekrutmen Staff Pajak, Fresh Graduate Dipersilakan Melamar Muhdi: Kebutuhan Guru di Jawa Tengah Masih Besar, PPPK Paruh Waktu Butuh Kepastian Loyalis PDI Perjuangan Jawa Tengah Deklarasikan Dukungan untuk H. Prananda Prabowo Jadi Ketua Umum Sinergi BRI dan Lazismu Pemalang Diharapkan Hadirkan Manfaat Lebih Luas bagi Masyarakat Senator Abdul Kholik Resmi Nahkodai ABPEDNAS Jawa Tengah Periode 2026-2031 Wujud Kepedulian Sosial, BRI Cabang Pemalang Salurkan Hewan Kurban ke Rutan dan Dua Lembaga Lain

Daerah

Kafe Buzz KTV Pemalang di Demo Aliansi Ormas, Ini Tuntutannya!

badge-check


					Kafe Buzz KTV Pemalang di Demo Aliansi Ormas, Ini Tuntutannya! Perbesar

Kafe Buzz KTV Pemalang di Demo Aliansi Ormas, Ini Tuntutannya!

WARTANASIONAL.COM – Gabungan ormas berunjuk rasa menuntut dibongkarnya tower ilegal hingga penutupan tempat karaoke yang tak kantongi izin penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Pemalang.

Ormas-ormas yang tergabung dalam ‘Aliansi Pantura Bersatu’ itu berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Pemalang, Kamis (13/2/2025). Mereka diantaranya 234 SC, LMPI, WPSP, СМІ, serta Gerakan Buruh dan Pekerja Indonesia Raya.

“Kami minta Pak Bupati memberantas mafia tower yang sudah mendirikan tower di Pemalang tanpa izin resmi.” kata Yogo Darminto, Ketua Aliansi Pantura Bersatu dalam orasinya.

Kita juga minta agar tempat karaoke yang tak punya izin menjual minol (minuman beralkohol) ditutup!.” imbuhnya.

Dalam aksinya ini, Aliansi Pantura Bersatu menyoroti berdirinya tower di Desa Saradan, Pemalang, Kabupaten Pemalang yang diduga tak mengantongi izin, bahkan berdiri di atas lahan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Tuntutan lainnya adalah menutup Kafe dan Karaoke BUZZ Pemalang yang diduga tak memiliki izin untuk menjual minuman beralkohol. Dua hal itu, mereka sebut-sebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pemalang.

Setelah sempat berorasi di depan gerbang Pendopo Kantor Bupati Pemalang, perwakilan Aliansi Pantura Bersatu kemudian beraudiensi dengan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tutuko Raharjo dan jajaran OPD Pemkab Pemalang.

Tutuko Rahardjo mengakui selama ini pemerintah abai dengan adanya tower ilegal di Saradan itu. Pendirian oleh PT Tower Bersama tersebut, diketahui tidak mengantongi izin dan berdiri di atas lahan LP2B.

“Sejauh ini untuk Tower Saradan memang kita belum pernah mengeluarkan izin. Tower itu sudah pernah mengajukan izin, tapi Pemkab tidak memberikan izin, sampai hari ini.” terangnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Pemalang, Achmad Hidayat, meminta agar para pengunjuk rasa bersabar dalam upaya penindakan tower ini. Pasalnya, harus ada tahapan dan prosedur yang dilalui. Pihaknya tak bisa sekonyong-konyong menyegel atau menutup tower.

“Kami minta panjenengan memberikan kepercayaan kepada kami, kami harus konfirmasi dulu, apalagi sampai tahap pembongkaran. Termasuk yang karaoke BUZZ akan kami tindak.” jelasnya.

Aliansi Pantura Bersatu tak puas dengan jawaban dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Mereka meminta agar hari ini ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap tower ilegal tersebut. Setidaknya, pencabutan listrik tower.

Tak hanya itu, mereka juga minta Kafe Karaoke BUZZ ditutup.

“Kalau memang ilegal, jelas-jelas tidak punya izin, kenapa harus pakai prosedur. Ini sebetulnya ada apa?” teriak salah satu perwakilan aliansi.

“Kami minta panjenengan memberikan kepercayaan kepada kami, kami harus konfirmasi dulu, apalagi sampai tahap pembongkaran. Termasuk yang karaoke BUZZ akan kami tindak.” jelasnya.

Aliansi Pantura Bersatu tak puas dengan jawaban dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Mereka meminta agar hari ini ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap tower ilegal tersebut. Setidaknya, pencabutan listrik tower.

Tak hanya itu, mereka juga minta Kafe Karaoke BUZZ ditutup.

“Kalau memang ilegal, jelas-jelas tidak punya izin, kenapa harus pakai prosedur. Ini sebetulnya ada apa?” teriak salah satu perwakilan aliansi.

Merasa kecewa dengan ketidaktegasan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Aliansi Pantura Bersatu kemudian memilih keluar dari ruang audiensi dan menegaskan akan terus berorasi. Hingga berita ini diunggah, aksi unjuk rasa pun masih berlangsung.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muhdi: Kebutuhan Guru di Jawa Tengah Masih Besar, PPPK Paruh Waktu Butuh Kepastian

1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi

Loyalis PDI Perjuangan Jawa Tengah Deklarasikan Dukungan untuk H. Prananda Prabowo Jadi Ketua Umum

1 Juni 2026 - 08:43 WIB

Loyalis PDI Perjuangan Jawa Tengah Deklarasikan Dukungan untuk H. Prananda Prabowo Jadi Ketua Umum

Sinergi BRI dan Lazismu Pemalang Diharapkan Hadirkan Manfaat Lebih Luas bagi Masyarakat

31 Mei 2026 - 16:54 WIB

Foto Bersama : Catur Sujatmiko selaku Fund and Transaction Manager serta Cindy Farah Noor Destika selaku Relationship Manager Funding and Transaction (RMFT) BRI cabang Pemalang berkunjung ke Lazismu Pemalang 

Senator Abdul Kholik Resmi Nahkodai ABPEDNAS Jawa Tengah Periode 2026-2031

30 Mei 2026 - 17:09 WIB

Senator DPD RI, Abdul Kholik, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Jawa Tengah periode 2026-2031.

Wujud Kepedulian Sosial, BRI Cabang Pemalang Salurkan Hewan Kurban ke Rutan dan Dua Lembaga Lain

30 Mei 2026 - 16:59 WIB

Penyerahan simbolis oleh Dicky Purwanto (RM Briguna) dan Rahman Hakim (SPO) BRI Cabang Pemalang diterima oleh Faisal Miko selaku perwakilan penerima dari Rutan Pemalang.
Trending di Daerah