Menu

Mode Gelap
Pencarian Hari Kedua Lansia Hilang di Hutan Wanatirta Brebes Masih Nihil, Tim SAR Lanjutkan Operasi Momentum HUT ke-80 Bhayangkara, Fahmidh Dhuha Apresiasi Polres Pemalang Ungkap Jaringan Sabu dan Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba Polres Pemalang Bongkar Jaringan Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap dan 14,25 Gram Sabu Disita PGN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah, Harga LNG Industri Turun Jadi US$13 per MMBTU DPC PDI Perjuangan Pemalang Kirim 54 Pelari ke Soekarno Run 2026, Raden Rasya O Finis Posisi 18 dan Masuk 50 Besar Mohammad Saleh Ajak Mahasiswa Unwahas Perkuat Nalar Kritis Hadapi Hoaks dan AI

Khazanah

Hati-hati! Ini 7 Bahaya Makan Seblak Secara Berlebihan, Nomor 4 Paling Membahayakan

badge-check


					Bahaya Makan Seblak Secara Berlebihan (Sulis/ Warta Nasional) Perbesar

Bahaya Makan Seblak Secara Berlebihan (Sulis/ Warta Nasional)

WARTA NASIONAL – Seblak menjadi salah satu makanan kekinian yang digemari berbagai kalangan, terutama remaja. Rasa gurih, pedas, dan variasi topping-nya membuat seblak sulit ditolak.

Namun, siapa sangka di balik kelezatannya, terdapat sejumlah risiko kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Berikut tujuh bahaya makan seblak terlalu sering yang patut diwaspadai. Menariknya, bahaya nomor 4 disebut paling berisiko dan kerap terjadi tanpa disadari.

1. Menyebabkan Gangguan Pencernaan
Seblak yang cenderung pedas dan asam dapat memicu gangguan lambung seperti maag, perut kembung, hingga diare, terutama bila dikonsumsi dalam kondisi perut kosong.

2. Kandungan Garam dan MSG Berlebih
Sebagian besar seblak menggunakan penyedap rasa dalam jumlah tinggi. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi, sakit kepala, dan gangguan ginjal jangka panjang.

3. Lemak Trans dan Kolesterol Tinggi
Topping seperti kerupuk goreng, sosis, bakso, dan ceker sering digoreng dengan minyak bekas yang dapat memicu penumpukan kolesterol dalam tubuh.

4. Risiko Keracunan Makanan Akibat Kebersihan yang Buruk
Ini yang paling membahayakan. Beberapa pedagang tidak memperhatikan kebersihan bahan, seperti kerupuk yang direndam terlalu lama, topping yang disimpan sembarangan, atau air rebusan yang tidak diganti.

Hal ini bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri yang dapat menyebabkan keracunan serius.

5. Ketergantungan Terhadap Sensasi Pedas
Rasa pedas yang memicu adrenalin membuat sebagian orang menjadi “kecanduan”. Namun, konsumsi cabai berlebihan dapat merusak selaput lendir lambung dan mengganggu fungsi pencernaan.

6. Potensi Obesitas
Seblak mengandung karbohidrat tinggi dari kerupuk dan mi, serta lemak dari minyak dan topping. Jika tidak diimbangi dengan olahraga, berat badan bisa meningkat drastis.

7. Rendah Serat dan Gizi Seimbang
Sebagian besar seblak kurang mengandung sayuran segar. Jika dikonsumsi rutin tanpa asupan makanan bergizi lain, bisa menyebabkan kekurangan serat dan nutrisi penting.

Imbauan untuk Pecinta Seblak
agar mengkonsumsi seblak sewajarnya dan memperhatikan kualitas bahan serta kebersihannya. (Yuliana Sulistyaningtyas)***

Baca Lainnya

Bacaan Niat Sholat Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya

26 Mei 2026 - 22:47 WIB

Orang sedang Sholat Berjamaah

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 Hijriah: Lengkap Arab, Latin, dan Keutamaannya

24 Mei 2026 - 20:52 WIB

Ilustrasi Hari Idul Adha (Freepik)

Tausiyah Bareng Ustadz Yusuf Mansur Iringi Pelepasan Jamaah Haji RSI Sultan Agung Semarang

23 April 2026 - 20:44 WIB

RSI Sultan Agung Semarang Gelar Doa Pagi dan Pelepasan Jamaah Haji Bersama Yusuf Mansur

Ketua PDM Pemalang Ajak Umat Maksimalkan 10 Malam Terakhir Ramadan dengan Amalan Emas

9 Maret 2026 - 22:26 WIB

Ketua PDM Kabupaten Pemalang, Sapto Suhendro, S.Ag., M.Pd

7 Amalan Utama di Bulan Ramadan, Pastikan Melakukannya agar Pahala Berlipat Ganda

24 Februari 2026 - 21:59 WIB

Orang sedang sholat (Freepik)
Trending di Khazanah