Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Daerah

DPRD Pemalang Terima Aspirasi 3.352 PPPK Paruh Waktu, Komisi A Siap Kawal Tuntutan

badge-check


					Ratusan PPPK Paruh Waktu dan Guru Teknis Geruduk DPRD Pemalang, Tuntut Status Penuh Waktu Perbesar

Ratusan PPPK Paruh Waktu dan Guru Teknis Geruduk DPRD Pemalang, Tuntut Status Penuh Waktu

WARTA NASIONAL – DPRD Kabupaten Pemalang menerima audiensi ratusan perwakilan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dan Aliansi Guru Teknis di Gedung DPRD Pemalang, Senin (10/8/2026).

Audiensi yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Pemalang, Fahmi Hakim, S.H., M.M., tersebut membahas kepastian status kepegawaian, peningkatan kesejahteraan, serta pengembalian guru yang dialihfungsikan menjadi tenaga teknis ke posisi semula sebagai pendidik.

Dalam pertemuan tersebut, Fahmi didampingi Wakil Ketua DPRD Pemalang Slamet Ramuji, Wakil Ketua Komisi D, serta jajaran anggota Komisi A dan Komisi D. Turut hadir perwakilan BPKPAD, BKPSDM, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikpora) Pemalang.

Perwakilan PPPK Paruh Waktu menyampaikan dua tuntutan utama, yakni peningkatan status menjadi PPPK Penuh Waktu dan pengembalian guru paruh waktu yang dialihfungsikan menjadi tenaga teknis ke posisi sesuai latar belakang profesinya.

Juru bicara perwakilan PPPK Paruh Waktu, Widoto, menyebut terdapat sekitar 3.352 tenaga paruh waktu di Kabupaten Pemalang yang sebagian besar telah mengabdi selama belasan hingga puluhan tahun.

Menanggapi aspirasi tersebut, Fahmi Hakim menyatakan DPRD memahami beban kerja dan pengabdian para tenaga honorer. Namun, upaya penyelesaian masih menghadapi tantangan regulasi pemerintah pusat dan keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

“Kami di DPRD berkomitmen penuh untuk terus mengawal aspirasi ini. Kami akan berkoordinasi intensif dengan Kementerian PANRB dan BKN, serta mencari celah optimalisasi anggaran demi keadilan bagi rekan-rekan semua,” tegas Fahmi.

DPRD Pemalang melalui Komisi A berkomitmen mengawal aspirasi para PPPK Paruh Waktu dan Aliansi Guru Teknis, terutama terkait kepastian status kepegawaian, kesejahteraan, serta penataan kembali penempatan tenaga pendidik sesuai profesinya.**

Baca Lainnya

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia

5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang

5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Trending di Daerah