Menu

Mode Gelap
PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Berbagi Berkah Ramadan Lewat Program ‘Mengetuk Pintu Langit’ BREAKING NEWS! Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK di Bulan Ramadan 1447 H BPC HIPMI Pemalang Bentuk Basnom, Bupati Anom Tekankan Sinergitas dan Penguatan Ekonomi Daerah Sekjen HIMANU Apresiasi Langkah Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Kasus Dugaan Gratifikasi Perkuat Peran Pengusaha Muda, BPC HIPMI Pemalang Bakal Bentuk Badan Semi Otonom Harun Abdul Khafizh Ajak Masyarakat Pemalang Perkuat Karakter Kebangsaan di Era Digital

Daerah

DPRD Pemalang Minta Penataan PKL di City Walk, Aris Ismail: Utamakan Hak Pejalan Kaki

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP

WARTA NASIONAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang menyoroti keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai mulai mengganggu fungsi trotoar di kawasan city walk.

DPRD menegaskan bahwa kawasan tersebut pada dasarnya diperuntukkan bagi pejalan kaki, sehingga penataan PKL perlu dilakukan secara tegas namun tetap humanis.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP menyampaikan bahwa city walk dibangun untuk memberikan ruang aman dan nyaman bagi masyarakat yang berjalan kaki, berolahraga, maupun bersantai.

Namun dalam praktiknya, sebagian area trotoar justru digunakan untuk berjualan sehingga mempersempit ruang gerak pejalan kaki.

“City walk itu konsep utamanya adalah pedestrian. Jangan sampai pejalan kaki malah turun ke jalan karena trotoarnya dipenuhi lapak PKL,” ujarnya, kepada awak media pada kamis 15 Januari 2026.

Dikatakan Politisi Golkar itu, DPRD meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera melakukan evaluasi dan penataan ulang.

Penataan tersebut diharapkan tidak semata-mata melakukan penertiban, tetapi juga menyediakan lokasi alternatif yang layak bagi para PKL agar roda perekonomian tetap berjalan.

“Kami DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Golkar percaya terhadap pemerintah bahwa apa yang menjadi Pro dan Kontra di masyarakat dapat diatasi dengan jalan terbaik, dengan mengedepankan kepentingan yang sesuai Tupoksinya,” imbuhnya.

Sehingga tidak merugikan masyarakat luas, DPRD juga siap mendengarkan apapun yang menjadi kritik dan masukan dari masyarakat, sehingga pembangunan di kabupaten Pemalang memiliki manfaat untuk kita semua.

Sementara itu, beberapa warga yang memanfaatkan city walk mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Mereka menilai keberadaan PKL memang membantu kebutuhan masyarakat, namun tetap harus memperhatikan fungsi utama trotoar.

“Kalau malam ramai dan menarik, tapi kadang jalan jadi sempit. Harapannya ada pengaturan yang jelas,” kata salah satu pengunjung.

DPRD Pemalang menegaskan pentingnya keseimbangan antara penataan kota dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Dengan pengelolaan yang baik, city walk diharapkan dapat menjadi ruang publik yang tertib, nyaman, dan tetap mendukung aktivitas usaha kecil.***

Baca Lainnya

PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Berbagi Berkah Ramadan Lewat Program ‘Mengetuk Pintu Langit’

3 Maret 2026 - 19:25 WIB

PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Berbagi Berkah Ramadhan Lewat Program “Mengetuk Pintu Langit”

BREAKING NEWS! Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK di Bulan Ramadan 1447 H

3 Maret 2026 - 10:09 WIB

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq

BPC HIPMI Pemalang Bentuk Basnom, Bupati Anom Tekankan Sinergitas dan Penguatan Ekonomi Daerah

1 Maret 2026 - 23:30 WIB

HIPMI Pemalang Bentuk Basnom, Bupati Anom Widiyantoro Tekankan Sinergitas dan Penguatan Ekonomi Daerah

Perkuat Peran Pengusaha Muda, BPC HIPMI Pemalang Bakal Bentuk Badan Semi Otonom

1 Maret 2026 - 11:15 WIB

Foto Bersama - Pengurus BCP HIPMI Kabupaten Pemalang

Harun Abdul Khafizh Ajak Masyarakat Pemalang Perkuat Karakter Kebangsaan di Era Digital

28 Februari 2026 - 16:22 WIB

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Harun Abdul Khafizh saat menyampaikan materi di Pendopo Kecamatan Pemalang, pada Sabtu (28/2/2026)
Trending di Daerah