Menu

Mode Gelap
Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng INSIP Siap Jadi Universitas Islam Pemalang Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

Daerah

Bupati Anom: Kegiatan Sosial Harus Jadi Agenda Rutin, Bukan Sekadar Seremonial

badge-check


					Bupati Anom : Kegiatan Sosial Harus Jadi Agenda Rutin, Bukan Sekadar Seremonial Perbesar

Bupati Anom : Kegiatan Sosial Harus Jadi Agenda Rutin, Bukan Sekadar Seremonial

WARTA NASIONAL – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti penyerahan bantuan kepada masyarakat tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus dijadikan agenda rutin untuk membantu warga yang kurang mampu.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Tasyakuran KADIN Kabupaten Pemalang dan PAMDI DPC Kabupaten Pemalang sekaligus penyerahan bantuan bagi korban kebakaran Pasar Pagi Pemalang, di wilayah Keruhan, Kelurahan Pelutan, Minggu (10/01/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Anom hadir didampingi Ketua KADIN Pemalang Suwaryo beserta jajaran, OPD terkait, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Pemalang dr Noor Faizah Maenofie.

Anom mengatakan, berdasarkan hasil kunjungannya ke beberapa wilayah di Kabupaten Pemalang, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kondisi kekurangan. Oleh karena itu, kepedulian sosial harus terus digerakkan secara berkelanjutan.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi andalan seremonial saja, tetapi harus menjadi agenda rutin bagi masyarakat yang kurang mampu. Karena masih banyak yang membutuhkan perhatian dan bantuan kita,” tegas Anom.

Ia juga mengajak seluruh kepala OPD untuk bersama-sama bergerak, berkolaborasi, dan bersinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Kami bergerak, dan saya mengajak kepada kepala OPD untuk kolaborasi dan bersinergi. Masih banyak masalah sosial kita, masih banyak permasalahan masyarakat kita, dan banyak hal yang harus kita benahi ke depannya,” tandasnya.

Menurut Anom, kegiatan sosial seharusnya tidak hanya dilakukan saat terjadi musibah, tetapi menjadi wujud kepedulian yang tulus dengan semangat gotong royong dan tepo sliro kepada sesama.

“Kegiatan seperti ini jangan hanya karena ada musibah, tetapi karena ketulusan dan semangat gotong royong kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anom menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, KADIN, PAMDI, dan unsur masyarakat lainnya agar memiliki pemahaman, tujuan, dan langkah yang sejalan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami, kita selalu berkolaborasi antara KADIN, PAMDI, unsur masyarakat, dan pemerintah. Ini semua memerlukan motor penggerak agar kita memiliki pemahaman yang sama, frekuensi yang sama, dan tujuan yang sama untuk kemanfaatan masyarakat,” ungkap Anom.

Sementara itu, Ketua KADIN Pemalang dan PAMDI, Suwaryo, mengatakan kegiatan tasyakuran ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial KADIN kepada masyarakat.

“Malam ini KADIN mengadakan tasyakuran dan penyerahan bantuan. Semoga dapat bermanfaat di bidang sosial, perekonomian, dan ikut mengurangi angka pengangguran,” katanya.

Ketua Panitia penyelenggara kegiatanini, Ali Hamasko, menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi. Ia menjelaskan bahwa dana yang terkumpul sebesar Rp 21.650.000 telah diwujudkan dalam bentuk paket sembako.

“Alhamdulillah, dana yang terkumpul kami ubah menjadi bantuan berupa 1 ton beras premium, 1 kwintal gula pasir, dan 100 liter minyak goreng untuk disalurkan kepada para korban kebakaran Pasar Pagi Pemalang,” pungkas Ali.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin guna memperkuat kepedulian sosial serta membantu meringankan beban warga yang tertimpa musibah.***

Baca Lainnya

Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan

21 April 2026 - 21:51 WIB

IPM Jawa Tengah 2025 Capai 74,77, Pemalang Terendah di Posisi 35

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

21 April 2026 - 08:10 WIB

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh menghadiri acara “Halalbihalal Ngumpulke Balung Pisah Warga NU se-Jateng” yang digelar di Hotel Pandanaran, Kota Semarang pada Minggu, 19 April 2026 malam.

Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter

19 April 2026 - 10:42 WIB

Ketua Lembaga Penanggulan Bencana dan Iklim Nahdatu Ulama (LPBI NU) MWC NU Jatinegara Rereb Kanthi Pangestu saat Menyalurkan air bersih

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

19 April 2026 - 09:16 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh,

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

18 April 2026 - 16:08 WIB

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo
Trending di Daerah