WARTA NASIONAL – Rumah Sakit Umum Daerah Suradadi Tegal menyalurkan bantuan berupa sayur mayur dan buah-buahan kepada warga terdampak bencana tanah bergerak yang kini tinggal di hunian sementara (huntara) di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, pada Sabtu 2 Mei 2026.
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian RSUD Suradadi terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit pascabencana. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, bantuan tersebut juga diharapkan dapat menjaga kesehatan warga di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Direktur RSUD Suradadi Tegal, dr. Teguh Sukma, melalui Kepala Seksi Pelayanan Medis, Muhammad Fahmi, menyampaikan bahwa pemilihan bantuan berupa sayur dan buah didasarkan pada kebutuhan mendesak akan asupan gizi yang seringkali terabaikan di lokasi pengungsian.
“Sayur mayur dan buah-buahan merupakan elemen vital untuk menjaga stamina dan asupan serat dalam tubuh terutama di tengah cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, kami ingin memastikan kebutuhan gizi warga tetap terpenuhi di samping bantuan karbohidrat yang biasanya sudah tersedia, Harapannya, bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan gizi warga sekaligus meringankan beban kebutuhan pokok,” ungkap Muhammad Fahmi.
Selain menyalurkan bantuan pangan, RSUD Suradadi juga berencana memberikan layanan kesehatan bagi warga di huntara Desa Capar. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan internal.
“Ke depan, kami sedang mendiskusikan secara internal mengenai pemberian akan mendiskusikan kemungkinan pemberian pelayanan kesehatan (Jemput bola) bagi warga di Huntara desa capar agar meraia mendapatkan akses medis yang lebih mudah,” tambahnya.
Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga. Salah satu warga huntara, Nur Halimah, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan sayur dan buah-buahan tersebut.
“Kami sangat senang dengan bantuan ini. Biasanya kami harus mengeluarkan sekitar Rp30.000 setiap hari untuk belanja sayur. Dengan adanya bantuan ini, kebutuhan kami bisa terbantu hingga satu minggu,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa bantuan tersebut tidak hanya meringankan kebutuhan pangan, tetapi juga membantu kondisi ekonomi warga yang saat ini sedang sulit.
Warga berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut dari berbagai pihak guna membantu meringankan beban mereka selama tinggal di hunian sementara.***
(Rereb)












