Menu

Mode Gelap
IPM Pemalang Terendah di Jateng, Abdul Khalim: Harus Jadi Alarm Serius bagi Semua Pihak Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola Profesional Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng INSIP Siap Jadi Universitas Islam Pemalang Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter

Daerah

IPM Pemalang Terendah di Jateng, Abdul Khalim: Harus Jadi Alarm Serius bagi Semua Pihak

badge-check


					Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL JAYA), Abdul Khalim, (kanan) Perbesar

Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL JAYA), Abdul Khalim, (kanan)

WARTA NASIONAL – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pemalang masih menjadi sorotan setelah tercatat berada di posisi paling bawah dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Berdasarkan data terbaru, IPM Pemalang berada di angka 69,47.

Capaian tersebut menempatkan Pemalang sebagai daerah dengan tingkat pembangunan manusia terendah di provinsi, sekaligus menunjukkan masih adanya kesenjangan dibandingkan daerah lain di Jawa Tengah yang memiliki rata-rata IPM lebih tinggi.

Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL JAYA), Abdul Khalim, menyikapi kondisi ini sebagai peringatan serius yang tidak boleh diabaikan.

“Capaian tersebut harus menjadi alarm serius bagi semua pihak, baik pemerintah daerah maupun elemen masyarakat,” kata Abdul Khalim kepada wartanasional.com, pada Rabu 22 April 2026.

Ia menilai, posisi tersebut menjadi indikator bahwa kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pemalang masih perlu ditingkatkan secara signifikan.

“Peringkat terakhir ini harus menjadi alarm bagi semua pihak. Kita tidak bisa menganggap ini hal biasa, karena menyangkut kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” ujar Abdul Khalim.

Menurutnya, rendahnya IPM tidak lepas dari tiga komponen utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Ketiganya dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kita tidak bisa menutup mata. Peringkat terakhir ini menjadi tanda bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Evaluasi Total

Abdul Khalim mendorong Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk melakukan evaluasi total terhadap program pembangunan yang telah berjalan.

Selain itu, perlu adanya inovasi kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Ia juga menekankan pentingnya kebijakan yang lebih tepat sasaran, terutama dalam meningkatkan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain itu, ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan IPM.

Pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat harus terlibat aktif dalam menciptakan perubahan yang nyata.

“Semua elemen harus bergerak bersama agar Pemalang bisa keluar dari posisi terbawah,” tegasnya.

Ia pun optimistis, dengan komitmen kuat dan langkah strategis yang tepat, Pemalang mampu memperbaiki peringkat IPM di masa mendatang serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.***

Baca Lainnya

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola Profesional

22 April 2026 - 16:05 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh

Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan

21 April 2026 - 21:51 WIB

IPM Jawa Tengah 2025 Capai 74,77, Pemalang Terendah di Posisi 35

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

21 April 2026 - 08:10 WIB

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh menghadiri acara “Halalbihalal Ngumpulke Balung Pisah Warga NU se-Jateng” yang digelar di Hotel Pandanaran, Kota Semarang pada Minggu, 19 April 2026 malam.

Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter

19 April 2026 - 10:42 WIB

Ketua Lembaga Penanggulan Bencana dan Iklim Nahdatu Ulama (LPBI NU) MWC NU Jatinegara Rereb Kanthi Pangestu saat Menyalurkan air bersih

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

19 April 2026 - 09:16 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh,
Trending di Daerah