Menu

Mode Gelap
Muscab II PERADI Pemalang Digelar, Misbakhul Munir Unggul Perolehan Suara Peringati Hari Kartini ke-147, GOW Pemalang Luncurkan Buku 10 Program PKK Perspektif Islam Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B di Pemalang Harus Tepat Sasaran Mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo Bebas Bersyarat, Pilih Cooling Down dari Politik Cegah Risiko Bencana, BRI Cabang Pemalang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Kebakaran GERD dan Psikosomatis: Keluhan Nyeri Nyata atau dibuat-buat?

Daerah

Cuaca Tak Menentu di Jateng, Mohammad Saleh Minta Warga Waspada Banjir dan Longsor

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh.

WARTA NASIONAL – Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Menurut Saleh, intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang berpotensi menimbulkan berbagai risiko bencana, terutama di daerah rawan longsor dan wilayah yang memiliki sistem drainase kurang baik.

“Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini perlu diwaspadai bersama. Masyarakat harus lebih berhati-hati, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor,” kata Saleh, baru-baru ini.

Ia menegaskan pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memastikan sistem peringatan dini berjalan optimal serta memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing wilayah.

Selain itu, Saleh juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dari instansi resmi serta menghindari aktivitas di lokasi yang berpotensi membahayakan ketika hujan deras disertai angin kencang terjadi.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jika hujan deras terjadi dalam waktu lama, warga di daerah rawan longsor sebaiknya meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor kepada aparat setempat jika ada tanda-tanda pergerakan tanah,” ujarnya.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah itu juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan di sungai maupun saluran air yang dapat memicu banjir saat curah hujan tinggi.

Ia berharap pemerintah daerah bersama masyarakat dapat memperkuat upaya mitigasi bencana sehingga dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan.

“Koordinasi yang baik antara pemerintah, relawan, dan masyarakat sangat penting agar penanganan bencana bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Muscab II PERADI Pemalang Digelar, Misbakhul Munir Unggul Perolehan Suara

25 April 2026 - 16:30 WIB

Muscab II PERADI Pemalang Digelar, Misbakhul Munir Unggul Perolehan Suara

Peringati Hari Kartini ke-147, GOW Pemalang Luncurkan Buku 10 Program PKK Perspektif Islam

25 April 2026 - 14:50 WIB

Peringati Hari Kartini ke-147, GOW Pemalang Luncurkan Buku 10 Program PKK Perspektif Islam

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B di Pemalang Harus Tepat Sasaran

25 April 2026 - 10:42 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo Bebas Bersyarat, Pilih Cooling Down dari Politik

25 April 2026 - 10:03 WIB

Mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo Bebas Bersyarat, Pilih Cooling Down dari Politik

Cegah Risiko Bencana, BRI Cabang Pemalang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Kebakaran

24 April 2026 - 11:18 WIB

Cegah Risiko Bencana, BRI Cabang Pemalang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Kebakaran
Trending di Daerah