WARTA NASIONAL – Umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan.
Malam-malam ini diyakini penuh keberkahan karena terdapat malam istimewa, yaitu Lailatul Qadr, yang disebut lebih baik dari seribu bulan sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an Surah Al-Qadr ayat 3.
Pada momen tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berbagai amalan sederhana namun penuh pahala dapat dilakukan secara konsisten setiap malam.
Berikut sepuluh amalan yang dianjurkan untuk dilakukan selama 10 malam terakhir Ramadan.
Pertama, membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali. Amalan ini memiliki keutamaan besar karena Surah Al-Ikhlas dikenal memiliki nilai pahala yang sangat besar dalam ajaran Islam.
Kedua, melaksanakan shalat malam atau qiyamul lail. Ibadah ini menjadi salah satu amalan utama yang dianjurkan pada malam hari, terutama di penghujung Ramadan.
Ketiga, membaca dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah. Ayat ini dikenal memiliki keutamaan sebagai perlindungan dan penutup ibadah di malam hari.
Keempat, bersedekah setiap malam. Sedekah yang dilakukan secara rutin diyakini dapat membuka pintu rezeki serta menjadi amal yang sangat dicintai Allah SWT.
Kelima, memperbanyak dzikir, termasuk membaca dzikir hingga 100 kali sebagai bentuk mengingat dan memuji kebesaran Allah.
Keenam, memperbanyak berbagai dzikir lainnya yang dapat menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Ketujuh, mendoakan sesama kaum mukminin. Doa untuk orang lain juga menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Kedelapan, membaca tasbih “Subhanallah” sebanyak 100 kali.
Kesembilan, membaca dzikir “Subhanallahi wa bihamdihi” sebanyak 100 kali sebagai bentuk pujian kepada Allah SWT.
Kesepuluh, memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah.

10 Malam Terakhir Ramadan dengan Amalan Emas
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang, Sapto Suhendro, S.Ag., M.Pd, mengajak umat Islam untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah dan amal kebaikan.
“Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah kesempatan yang sangat berharga bagi umat Islam untuk meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, baik shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir maupun bersedekah,” ujarnya.
Menurutnya, umat Islam juga dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam mencari malam Lailatul Qadr yang memiliki keutamaan luar biasa.
“Malam Lailatul Qadr merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan momentum ini dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak doa serta memperbaiki diri agar Ramadan yang kita jalani benar-benar membawa keberkahan,” tambahnya.
Ia juga berharap masyarakat dapat menjadikan sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, mempererat ukhuwah, serta memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memperbanyak ibadah dan amalan baik pada sepuluh malam terakhir Ramadan, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadr yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.***
















