Menu

Mode Gelap
FDK UIN Walisongo Bahas Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045 Perumda Tirta Mulia Pemalang Perbaiki Pipa Bocor di Sirandu, Ini Wilayah Terdampak Pemilu: Dari Partisipatif Menuju Pragmatis, Benarkah ‘Ora Ono Duit Ora Nyoblos’? Kasus Anom Widiyantoro, KPK Panggil Mantan Kadisdikpora Supa’at dan Eks Dirut Perumda Tirta Mulia Slamet Efendi INFO LOKER! Kospin Jasa Buka Lowongan Kerja Kasir Keliling, Penempatan Pemalang dan Sekitarnya Harpelnas 2026, Dirut Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun Langsung Temui Pelanggan dari Rumah ke Rumah

Daerah

DPRD Pemalang Minta Penataan PKL di City Walk, Aris Ismail: Utamakan Hak Pejalan Kaki

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP

WARTA NASIONAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang menyoroti keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai mulai mengganggu fungsi trotoar di kawasan city walk.

DPRD menegaskan bahwa kawasan tersebut pada dasarnya diperuntukkan bagi pejalan kaki, sehingga penataan PKL perlu dilakukan secara tegas namun tetap humanis.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP menyampaikan bahwa city walk dibangun untuk memberikan ruang aman dan nyaman bagi masyarakat yang berjalan kaki, berolahraga, maupun bersantai.

Namun dalam praktiknya, sebagian area trotoar justru digunakan untuk berjualan sehingga mempersempit ruang gerak pejalan kaki.

“City walk itu konsep utamanya adalah pedestrian. Jangan sampai pejalan kaki malah turun ke jalan karena trotoarnya dipenuhi lapak PKL,” ujarnya, kepada awak media pada kamis 15 Januari 2026.

Dikatakan Politisi Golkar itu, DPRD meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera melakukan evaluasi dan penataan ulang.

Penataan tersebut diharapkan tidak semata-mata melakukan penertiban, tetapi juga menyediakan lokasi alternatif yang layak bagi para PKL agar roda perekonomian tetap berjalan.

“Kami DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi Golkar percaya terhadap pemerintah bahwa apa yang menjadi Pro dan Kontra di masyarakat dapat diatasi dengan jalan terbaik, dengan mengedepankan kepentingan yang sesuai Tupoksinya,” imbuhnya.

Sehingga tidak merugikan masyarakat luas, DPRD juga siap mendengarkan apapun yang menjadi kritik dan masukan dari masyarakat, sehingga pembangunan di kabupaten Pemalang memiliki manfaat untuk kita semua.

Sementara itu, beberapa warga yang memanfaatkan city walk mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Mereka menilai keberadaan PKL memang membantu kebutuhan masyarakat, namun tetap harus memperhatikan fungsi utama trotoar.

“Kalau malam ramai dan menarik, tapi kadang jalan jadi sempit. Harapannya ada pengaturan yang jelas,” kata salah satu pengunjung.

DPRD Pemalang menegaskan pentingnya keseimbangan antara penataan kota dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Dengan pengelolaan yang baik, city walk diharapkan dapat menjadi ruang publik yang tertib, nyaman, dan tetap mendukung aktivitas usaha kecil.***

Baca Lainnya

Sekda Pemalang Soroti Anggaran Perubahan 2026, OPD Diminta Utamakan Program Berdampak

7 September 2026 - 12:37 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

4 September 2026 - 15:02 WIB

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Unit Taman Hadirkan Pelayanan Bernuansa Budaya

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Soroti Keluhan Atlet POPDA, Minta Hak Peserta Dipastikan

2 September 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Aris Ismail, SAP

Pilkades Danasari 2026: Lima Bakal Calon Sudah Serahkan Berkas Pendaftaran

1 September 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Warga Wanarejan Selatan Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Ini Pesan Plt Bupati Pemalang

30 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Trending di Daerah