Menu

Mode Gelap
Kwaran Jatinegara Gelar Buka dan Sahur Bersama, Bekali Pramuka Siaga Arus Mudik Lebaran 2026 Memotret Posisi Hukum Gus Yaqut, Taufik Ch: Abolisi Bisa Jadi Opsi Jika Kasus Dinilai Bernuansa Politik Pasokan LPG Dipastikan Aman, Pertamina Tambah Stok dan Siagakan Agen di Tiga Wilayah Isu Penjegalan Mencuat, Hengki Wijaya Pertanyakan Syarat Calon Ketua Umum KONI Pemalang Whoosh Kembali Normal 62 Perjalanan per Hari Mulai 14 Maret 2026 HMI Cabang Pekalongan Advokasi Korban Pelecehan Seksual Online, Diduga Foto Dimanipulasi dengan AI

Nasional

Gabung UNGC, KAI Hadirkan Layanan Transportasi Publik yang Aman, Inklusif dan Rendah Emisi

badge-check


					Gabung di United Nations Global Compact, KAI Perkuat Implementasi Keberlanjutan untuk Transportasi Rendah Emisi Perbesar

Gabung di United Nations Global Compact, KAI Perkuat Implementasi Keberlanjutan untuk Transportasi Rendah Emisi

WARTA NASIONAL – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menjadi peserta United Nations Global Compact (UNGC), sebuah inisiatif keberlanjutan korporasi global yang mendorong praktik bisnis bertanggung jawab.

Dengan keikutsertaan ini, KAI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, inklusif, dan rendah emisi bagi masyarakat Indonesia.

EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji menyampaikan bahwa langkah ini semakin memantapkan arah transformasi berkelanjutan perusahaan.

“Bergabung dengan UNGC menegaskan komitmen KAI untuk Semakin Melayani melalui operasional yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berintegritas,” ujar Agus.

Sebagai perusahaan transportasi berbasis rel yang dikenal sebagai moda rendah karbon, KAI selama ini terus menghadirkan inovasi keberlanjutan yang berimpact langsung bagi masyarakat.

Salah satunya melalui Carbon Footprint Calculator di aplikasi Access by KAI yang membantu penumpang memahami kontribusi pengurangan emisi saat bepergian menggunakan kereta api.

KAI juga meningkatkan pengalaman perjalanan yang lebih efisien dan aman melalui Face Recognition di stasiun, serta mengajak masyarakat berprilaku ramah lingkungan melalui penyediaan water station untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai.

Selain itu, KAI terus memperluas program edukasi publik seperti Rail Clinic, Rail Library, dan Rail Kids Daycare untuk para pekerja di lingkungan perusahaan.
Di sisi operasional, transformasi keberlanjutan juga diwujudkan melalui pemanfaatan energi terbarukan dan inovasi hijau, termasuk pemasangan panel surya (PLTS) di berbagai aset perusahaan, pengembangan teknologi ramah lingkungan seperti face recognition, dan penguatan efisiensi energi pada sarana dan prasarana.

Dalam mendorong tata kelola yang transparan dan berkelanjutan, KAI juga memperkuat keterbukaan informasi publik melalui PPID, serta menghadirkan platform khusus Sustainability Web untuk menyampaikan capaian keberlanjutan perusahaan secara berkala.

Dengan menjadi bagian dari United Nations Global Compact, KAI akan terus meningkatkan standar operasional yang berkelanjutan serta memperluas kolaborasi global dalam mewujudkan transportasi masa depan yang semakin hijau, aman, dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.***

Baca Lainnya

Memotret Posisi Hukum Gus Yaqut, Taufik Ch: Abolisi Bisa Jadi Opsi Jika Kasus Dinilai Bernuansa Politik

13 Maret 2026 - 09:53 WIB

Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (HIMANU), Taufik CH

Whoosh Kembali Normal 62 Perjalanan per Hari Mulai 14 Maret 2026

12 Maret 2026 - 10:31 WIB

Sambut Angkutan Lebaran 2026, Bandara Ahmad Yani Semarang Perkuat Fasilitas dan Layanan

11 Maret 2026 - 22:29 WIB

pengelola Bandara Jenderal Ahmad Yani memastikan kesiapan fasilitas dan layanan penumpang guna mendukung kelancaran operasional selama periode arus mudik dan arus balik.

Sekjen HIMANU Serukan Presiden Keluar dari BoP Jika Tak Mampu Ambil Peran Signifikan

7 Maret 2026 - 11:31 WIB

Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (HIMANU) Imam Taufik CH, SH, MH

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Ditahan KPK, Jadi Tersangka Tunggal Kasus Pengadaan Barang dan Jasa

4 Maret 2026 - 15:27 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Ditahan KPK, Jadi Tersangka Tunggal Kasus Pengadaan Barang dan Jasa
Trending di Nasional