Menu ✖

Mode Gelap
Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang Senator Abdul Kholik Serap Aspirasi Mahasiswa IVET Semarang, Dorong Penguatan Pertanian dan Maritim Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan RTH Bumiayu Mangkrak, Di Mana Keseriusan Pemkab dan DPRD Brebes? Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

Daerah

Turunkan Tingkat Pengangguran, BLK Disnaker Pemalang Miliki Enam Kejuruan

badge-check


					Turunkan Tingkat Pengangguran, BLK Disnaker Pemalang Miliki Enam Kejuruan Perbesar

Turunkan Tingkat Pengangguran, BLK Disnaker Pemalang Miliki Enam Kejuruan

WARTA NASIONAL – Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang memiliki 6 kejuruan unit kerja.

Dari jumlah tersebut, 4 diantaranya sudah berjalan, sedangkan untuk 2 kejuruan, baru berjalan di tahun 2025 ini.

Hal itu dikatakan Kepala UPTD BLK Disnaker Kabupaten Pemalang, Tamat Tolani saat ditemui diruang pelatihan BLK setempat, Selasa (4/2/2025).

“Ya, empat kejuruan yang sudah berjalan beberapa tahun lalu yaitu menjahit, tata boga (pembuatan roti) kejuruan teknik las dan kejuruan otomotif,” jelas Tamat.

Selain 4 kejuruan tersebut, untuk tahun ini menambah dua kejuruan baru yaitu, kejuruan TIK (berkaitan dengan komputerisasi desain grafis) dan kejuruan AC (pemeliharaan ringan teknik AC).

BLK Disnaker Kabupaten Pemalang seperti dikatakan Tamat mempunyai peran penting dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Pemalang, salah satunya yakni kepesertaan pelatihan menjahit yang sangat dibutuhkan karena di Pemalang khususnya di wilayah pantura, banyak berdiri perusahaan.

Tamat menjelaskan, kebutuhan penerimaan pelatihan masih terbatas karena dalam satu kelasnya hanya mampu melatih 16 orang saja.

“Workshop tata boga dan otomotif masing-masing melaksanakan 2 paket. Sedangkan untuk kejuruan yang baru hanya bisa melaksanakan 1 paket, karena kelas workshopnya baru,” kata Tamat.

Tamat berharap, setelah lulus, para peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan sertifikat saja tapi mereka juga bisa langsung bekerja.

” Mereka belajar dari nol. Proses pembelajaran dengan skema 25 persen teori dan 75 persen praktek secara langsung di lapangan,” ujarnya.

BLK, ungkap Tamat, selalu berupaya melakukan terobosan dan salah satunya yaitu menjalin kerja sama dengan perusahaan dan dunia usaha serta dunia industri di Lingkungan Kabupaten Pemalang.***

Baca Lainnya

Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang

14 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh.

Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan

13 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP

Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu

12 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Trending di Daerah