Menu

Mode Gelap
Bulan Dana PMI 2026 Dimulai, Bupati Anom Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Lima Nama Lolos Uji Kelayakan Dirut BPR Pemalang, Tahap Akhir Digelar di Semarang Ketua Percasi Pemalang Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Turnamen Catur Berhadiah Jutaan Rupiah Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Sampaikan Apresiasi kepada Dua Direksi yang Purna Tugas Kolaborasi Muhammadiyah–NU di Semarang, Lelang Masjid Raup Rp 205 Juta dalam 15 Menit Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat

Daerah

Turunkan Tingkat Pengangguran, BLK Disnaker Pemalang Miliki Enam Kejuruan

badge-check


					Turunkan Tingkat Pengangguran, BLK Disnaker Pemalang Miliki Enam Kejuruan Perbesar

Turunkan Tingkat Pengangguran, BLK Disnaker Pemalang Miliki Enam Kejuruan

WARTA NASIONAL – Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang memiliki 6 kejuruan unit kerja.

Dari jumlah tersebut, 4 diantaranya sudah berjalan, sedangkan untuk 2 kejuruan, baru berjalan di tahun 2025 ini.

Hal itu dikatakan Kepala UPTD BLK Disnaker Kabupaten Pemalang, Tamat Tolani saat ditemui diruang pelatihan BLK setempat, Selasa (4/2/2025).

“Ya, empat kejuruan yang sudah berjalan beberapa tahun lalu yaitu menjahit, tata boga (pembuatan roti) kejuruan teknik las dan kejuruan otomotif,” jelas Tamat.

Selain 4 kejuruan tersebut, untuk tahun ini menambah dua kejuruan baru yaitu, kejuruan TIK (berkaitan dengan komputerisasi desain grafis) dan kejuruan AC (pemeliharaan ringan teknik AC).

BLK Disnaker Kabupaten Pemalang seperti dikatakan Tamat mempunyai peran penting dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Pemalang, salah satunya yakni kepesertaan pelatihan menjahit yang sangat dibutuhkan karena di Pemalang khususnya di wilayah pantura, banyak berdiri perusahaan.

Tamat menjelaskan, kebutuhan penerimaan pelatihan masih terbatas karena dalam satu kelasnya hanya mampu melatih 16 orang saja.

“Workshop tata boga dan otomotif masing-masing melaksanakan 2 paket. Sedangkan untuk kejuruan yang baru hanya bisa melaksanakan 1 paket, karena kelas workshopnya baru,” kata Tamat.

Tamat berharap, setelah lulus, para peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan sertifikat saja tapi mereka juga bisa langsung bekerja.

” Mereka belajar dari nol. Proses pembelajaran dengan skema 25 persen teori dan 75 persen praktek secara langsung di lapangan,” ujarnya.

BLK, ungkap Tamat, selalu berupaya melakukan terobosan dan salah satunya yaitu menjalin kerja sama dengan perusahaan dan dunia usaha serta dunia industri di Lingkungan Kabupaten Pemalang.***

Baca Lainnya

Bulan Dana PMI 2026 Dimulai, Bupati Anom Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian

16 April 2026 - 20:04 WIB

Bulan Dana PMI 2026 Dimulai, Bupati Anom Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian

Lima Nama Lolos Uji Kelayakan Dirut BPR Pemalang, Tahap Akhir Digelar di Semarang

15 April 2026 - 10:33 WIB

PT BPR Bank Pemalang

Ketua Percasi Pemalang Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Turnamen Catur Berhadiah Jutaan Rupiah

14 April 2026 - 11:51 WIB

Ketua Percasi Pemalang Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Turnamen Catur Berhadiah Jutaan Rupiah

Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Sampaikan Apresiasi kepada Dua Direksi yang Purna Tugas

13 April 2026 - 12:48 WIB

Perumda Tirta Mulia Beri Penghargaan Tinggi kepada Arief Setiawan dan Djulianto

Kolaborasi Muhammadiyah–NU di Semarang, Lelang Masjid Raup Rp 205 Juta dalam 15 Menit

13 April 2026 - 12:31 WIB

Kolaborasi Muhammadiyah–NU di Semarang, Lelang Masjid Raup Rp 205 Juta dalam 15 Menit
Trending di Daerah