Menu

Mode Gelap
FORDEK FST 2026 Digelar di UIN Walisongo, Perkuat Transformasi Sains dan Teknologi PTKIN Ketua Umum IKMAL JAYA Berikan Dukungan Langsung untuk Niswah Asal Pemalang di Dangdut Academy 8 Indosiar Festival Sayang Anak 2026 Hadir di Alun-Alun Pemalang, Sajikan Beragam Kegiatan Edukatif dan Menghibur ​Aditya Padmanaba Ziarah ke Pusara Bung Karno, Teguhkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong Turnamen Tenis Meja Gaz Gaz Andalan 88 Semarang Sukses Digelar, Lukas Arry Dwiko Utomo: Dorong Peningkatan Prestasi Atlet PTMSI Jateng Gelar Rakerprov, Dua Agenda Penting Menuju Pemilihan Ketum 2026-2030

Daerah

Turunkan Tingkat Pengangguran, BLK Disnaker Pemalang Miliki Enam Kejuruan

badge-check


					Turunkan Tingkat Pengangguran, BLK Disnaker Pemalang Miliki Enam Kejuruan Perbesar

Turunkan Tingkat Pengangguran, BLK Disnaker Pemalang Miliki Enam Kejuruan

WARTA NASIONAL – Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang memiliki 6 kejuruan unit kerja.

Dari jumlah tersebut, 4 diantaranya sudah berjalan, sedangkan untuk 2 kejuruan, baru berjalan di tahun 2025 ini.

Hal itu dikatakan Kepala UPTD BLK Disnaker Kabupaten Pemalang, Tamat Tolani saat ditemui diruang pelatihan BLK setempat, Selasa (4/2/2025).

“Ya, empat kejuruan yang sudah berjalan beberapa tahun lalu yaitu menjahit, tata boga (pembuatan roti) kejuruan teknik las dan kejuruan otomotif,” jelas Tamat.

Selain 4 kejuruan tersebut, untuk tahun ini menambah dua kejuruan baru yaitu, kejuruan TIK (berkaitan dengan komputerisasi desain grafis) dan kejuruan AC (pemeliharaan ringan teknik AC).

BLK Disnaker Kabupaten Pemalang seperti dikatakan Tamat mempunyai peran penting dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Pemalang, salah satunya yakni kepesertaan pelatihan menjahit yang sangat dibutuhkan karena di Pemalang khususnya di wilayah pantura, banyak berdiri perusahaan.

Tamat menjelaskan, kebutuhan penerimaan pelatihan masih terbatas karena dalam satu kelasnya hanya mampu melatih 16 orang saja.

“Workshop tata boga dan otomotif masing-masing melaksanakan 2 paket. Sedangkan untuk kejuruan yang baru hanya bisa melaksanakan 1 paket, karena kelas workshopnya baru,” kata Tamat.

Tamat berharap, setelah lulus, para peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan sertifikat saja tapi mereka juga bisa langsung bekerja.

” Mereka belajar dari nol. Proses pembelajaran dengan skema 25 persen teori dan 75 persen praktek secara langsung di lapangan,” ujarnya.

BLK, ungkap Tamat, selalu berupaya melakukan terobosan dan salah satunya yaitu menjalin kerja sama dengan perusahaan dan dunia usaha serta dunia industri di Lingkungan Kabupaten Pemalang.***

Baca Lainnya

Festival Sayang Anak 2026 Hadir di Alun-Alun Pemalang, Sajikan Beragam Kegiatan Edukatif dan Menghibur

16 Juli 2026 - 20:06 WIB

Ramaikan Festival Sayang Anak 2026!

Bagus Sutopo Resmi Dilantik Jadi Sekda Pemalang, Aris Ismail Harapkan Komunikasi Eksekutif-Legislatif Terjaga

10 Juli 2026 - 14:59 WIB

Bupati Anom Widiyantoro Lantik Bagus Sutopo sebagai Sekda Kabupaten Pemalang

10 Juli 2026 - 14:33 WIB

Bupati Anom Widiyantoro Lantik Bagus Sutopo sebagai Sekda Kabupaten Pemalang

Dukung Pemalang Rhapsodi, Aris Ismail Pimpin Korve Jumat Bersih MPC Pemuda Pancasila

10 Juli 2026 - 12:30 WIB

Dukung Pemalang Rhapsodi, Aris Ismail Pimpin Korve Jumat Bersih MPC Pemuda Pancasila

PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen, Agus Sukoco: Wujud Pengabdian untuk Warga

10 Juli 2026 - 11:22 WIB

Foto Bersama - H. Agus Sukoco, SIP, M.Si., anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pemalang Dapil 1 beserta Ibu saat acara pengobatan gratis dan Dapur Marhaen (pembagian makanan gratis) bagi masyarakat Widuri dan sekitarnya.
Trending di Daerah