Menu

Mode Gelap
Jadwal Acara TRANS7 dan TRANS TV Minggu, 8 Maret 2026: Ada Lapor Pak! hingga Bioskop Trans TV Hadiri Pengukuhan Serikat Pelaut LPS Pemalang, Aris Ismail Dorong Solidaritas Pelaut Migran Gus Harun Ucapkan Selamat atas Gelar Doktor Ketua Golkar Jateng Mohammad Saleh INFO! Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Bakal Perbaiki PVC 16 Inci, Ini Wilayah yang Terdampak Sekjen HIMANU Serukan Presiden Keluar dari BoP Jika Tak Mampu Ambil Peran Signifikan Semarak Ramadan, Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Santuni 365 Anak Yatim Piatu dan Lansia

Nasional

Senator Abdul Kholik Harapkan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Ketahanan Pangan di Jateng

badge-check


					Dpd Ri Harapkan Efisiensi Anggaran Tidak Menganggu Ketahanan Pangan Di Jateng Perbesar

Dpd Ri Harapkan Efisiensi Anggaran Tidak Menganggu Ketahanan Pangan Di Jateng

WARTANASIONAL.COM  – Anggota DPD RI Dapil Jateng, Abdul Kholik berharap agar kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah tidak menganggu agenda ketahanan pangan di Jateng. Hal tersebut ia ungkapkan ketika berkunjung ke Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah. (14/2).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dyah Lukisari dan menghadirkan OPD terkait, antara Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Supriyanto, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ignasius Hariyanta Nugraha dan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng.

Menurut Kholik, kondisi Luas Baku Sawah (LBS) di Jateng lima tahun terakhir memprihatinkan, yaitu mengalami penurunan sebesar 62.193 Ha. Untuk itu, maka diperlukan upaya untuk peningkatan provitas dan produksi, selain memitigasi organisme penganggu tanaman.

Dyah menyebut, terdapat tiga aspek dalam manajemen pangan, yakni aspek ketersediaan, aspek keterjangkauan, dan aspek pemanfaatan. Lima tahun terakhir, angka Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (PoU) di Jateng tinggi, yaitu selalu di atas nasional dan tertinggi di pulau jawa.

Diperkirakan pada 2025 Jateng membutuhkan beras hampir 4 juta ton. Saat ini Jateng untuk kebutuhan beras masih mencukupi, karena pada 2024 peoduksi beras mencapai 5,6 juta ton.

“Ketahanan pangan di Jateng merupakan usaha bersama setiap elemen. Namun saya berharap, petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan juga dapat Sejahtera melalui berbagai intervensi yang dilakukan oleh pemerintah. Jangan hanya dibiarkan tanpa pendampingan dan tanpa dukungan yang memadai. Sementara tuntutan produktivitas harus tinggi dan menopang kebutuhan masyarakat luas”, tegas Kholik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekjen HIMANU Serukan Presiden Keluar dari BoP Jika Tak Mampu Ambil Peran Signifikan

7 Maret 2026 - 11:31 WIB

Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (HIMANU) Imam Taufik CH, SH, MH

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Ditahan KPK, Jadi Tersangka Tunggal Kasus Pengadaan Barang dan Jasa

4 Maret 2026 - 15:27 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Ditahan KPK, Jadi Tersangka Tunggal Kasus Pengadaan Barang dan Jasa

Sekjen HIMANU Apresiasi Langkah Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Kasus Dugaan Gratifikasi

1 Maret 2026 - 11:42 WIB

Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (HIMANU), Taufik CH

Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 86 KA Jarak Jauh per Hari

27 Februari 2026 - 07:54 WIB

Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 86 KA Jarak Jauh per Hari

Peserta JKN Nonaktif Capai 63,3 Juta, Anggota Komisi IX DPR RI Muh. Haris Dorong Perbaikan Data Nasional

27 Februari 2026 - 06:55 WIB

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Muh. Haris
Trending di Nasional