Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Nasional

Senator Abdul Kholik Harapkan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Ketahanan Pangan di Jateng

badge-check


					Dpd Ri Harapkan Efisiensi Anggaran Tidak Menganggu Ketahanan Pangan Di Jateng Perbesar

Dpd Ri Harapkan Efisiensi Anggaran Tidak Menganggu Ketahanan Pangan Di Jateng

WARTANASIONAL.COM  – Anggota DPD RI Dapil Jateng, Abdul Kholik berharap agar kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah tidak menganggu agenda ketahanan pangan di Jateng. Hal tersebut ia ungkapkan ketika berkunjung ke Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah. (14/2).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dyah Lukisari dan menghadirkan OPD terkait, antara Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Supriyanto, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ignasius Hariyanta Nugraha dan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng.

Menurut Kholik, kondisi Luas Baku Sawah (LBS) di Jateng lima tahun terakhir memprihatinkan, yaitu mengalami penurunan sebesar 62.193 Ha. Untuk itu, maka diperlukan upaya untuk peningkatan provitas dan produksi, selain memitigasi organisme penganggu tanaman.

Dyah menyebut, terdapat tiga aspek dalam manajemen pangan, yakni aspek ketersediaan, aspek keterjangkauan, dan aspek pemanfaatan. Lima tahun terakhir, angka Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (PoU) di Jateng tinggi, yaitu selalu di atas nasional dan tertinggi di pulau jawa.

Diperkirakan pada 2025 Jateng membutuhkan beras hampir 4 juta ton. Saat ini Jateng untuk kebutuhan beras masih mencukupi, karena pada 2024 peoduksi beras mencapai 5,6 juta ton.

“Ketahanan pangan di Jateng merupakan usaha bersama setiap elemen. Namun saya berharap, petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan juga dapat Sejahtera melalui berbagai intervensi yang dilakukan oleh pemerintah. Jangan hanya dibiarkan tanpa pendampingan dan tanpa dukungan yang memadai. Sementara tuntutan produktivitas harus tinggi dan menopang kebutuhan masyarakat luas”, tegas Kholik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doni Akbar Soroti Kasus Perundungan Anak di Pemalang: Jangan Tunggu Korban Berikutnya

4 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Video Call Sambil Julurkan Lidah saat Rapat DPR Viral, Moreno Soeprapto Akhirnya Buka Suara

20 September 2026 - 12:43 WIB

Anggaran BKKBN 2027 Naik Jadi Rp4,099 Triliun, Muh Haris Minta Dampaknya Dirasakan Keluarga

18 September 2026 - 10:53 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris

Kasus Anom Widiyantoro, KPK Panggil Mantan Kadisdikpora Supa’at dan Eks Dirut Perumda Tirta Mulia Slamet Efendi

11 September 2026 - 21:25 WIB

KPK Periksa Sekda dan Kadis PUPR Pemalang sebagai Saksi Kasus Anom Widiyantoro

21 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo
Trending di Nasional