Menu

Mode Gelap
BRI Peduli Hadir di MDA Rodliyatul Uqul, Pavingisasi Halaman Beri Manfaat bagi Santri dan Warga Ruang Kelas Baru MDA Walisongo Kebongede, BRI Peduli Hadirkan Tempat Belajar Lebih Nyaman BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng, Beragam Manfaat Langsung Dirasakan Warga Desa Wanarata Pemalang Percasi dan Kodim 0711/Pemalang Bakal Gelar Turnamen Catur Dandim Cup 2026, Catat Tanggalnya! Haflah Maulidurrasul 1448 H di MAJT, Ribuan Jemaah Larut dalam Lantunan Salawat Fahmidh Dhuha Soroti Wacana “Percepatan Sejarah”, Minta Elite Politik Hormati Konstitusi

Nasional

Senator Abdul Kholik Harapkan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Ketahanan Pangan di Jateng

badge-check


					Dpd Ri Harapkan Efisiensi Anggaran Tidak Menganggu Ketahanan Pangan Di Jateng Perbesar

Dpd Ri Harapkan Efisiensi Anggaran Tidak Menganggu Ketahanan Pangan Di Jateng

WARTANASIONAL.COM  – Anggota DPD RI Dapil Jateng, Abdul Kholik berharap agar kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah tidak menganggu agenda ketahanan pangan di Jateng. Hal tersebut ia ungkapkan ketika berkunjung ke Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah. (14/2).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dyah Lukisari dan menghadirkan OPD terkait, antara Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Supriyanto, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ignasius Hariyanta Nugraha dan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng.

Menurut Kholik, kondisi Luas Baku Sawah (LBS) di Jateng lima tahun terakhir memprihatinkan, yaitu mengalami penurunan sebesar 62.193 Ha. Untuk itu, maka diperlukan upaya untuk peningkatan provitas dan produksi, selain memitigasi organisme penganggu tanaman.

Dyah menyebut, terdapat tiga aspek dalam manajemen pangan, yakni aspek ketersediaan, aspek keterjangkauan, dan aspek pemanfaatan. Lima tahun terakhir, angka Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (PoU) di Jateng tinggi, yaitu selalu di atas nasional dan tertinggi di pulau jawa.

Diperkirakan pada 2025 Jateng membutuhkan beras hampir 4 juta ton. Saat ini Jateng untuk kebutuhan beras masih mencukupi, karena pada 2024 peoduksi beras mencapai 5,6 juta ton.

“Ketahanan pangan di Jateng merupakan usaha bersama setiap elemen. Namun saya berharap, petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan juga dapat Sejahtera melalui berbagai intervensi yang dilakukan oleh pemerintah. Jangan hanya dibiarkan tanpa pendampingan dan tanpa dukungan yang memadai. Sementara tuntutan produktivitas harus tinggi dan menopang kebutuhan masyarakat luas”, tegas Kholik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPK Periksa Sekda dan Kadis PUPR Pemalang sebagai Saksi Kasus Anom Widiyantoro

21 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo

KPK Beberkan Peran Gus Haris, Orang Kepercayaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Juli 2026 - 21:45 WIB

Kolase - Mohamad Haris alias Gus Haris, Orang Kepercayaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang Jadi Tersangka KPK

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras ASN dan Rekanan Rp1,98 Miliar, Sebagian Uang untuk Urus Perkara di KPK

30 Juli 2026 - 19:57 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras ASN dan Rekanan Rp1,98 Miliar, Sebagian Uang untuk Urus Perkara di KPK

AJI Desak Prabowo Minta Maaf Usai Sebut Wartawan dan Jurnalis ‘Londo Ireng’

25 Juli 2026 - 15:41 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Puncak Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (23/7).

PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan, Dinilai Rendahkan Profesi Pers

19 Juli 2026 - 12:26 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir didampingi Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, Wakil Ketua DK PWI Pusat Herbert Timbo P. Siahaan, dan Sekjen PWI Pusat Marthen Selamet Susanto.
Trending di Nasional