Menu

Mode Gelap
Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng INSIP Siap Jadi Universitas Islam Pemalang Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

Daerah

Ribuan Warga Muhammadiyah Padati DPRD Pemalang, Halalbihalal Jadi Momentum Penguatan Ideologi

badge-check


					Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir, Perbesar

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir,

WARTA NASIONAL – Ribuan warga Muhammadiyah se-Kabupaten Pemalang memadati Balai Rakyat Gedung DPRD Pemalang, Ahad (29/3/2026). Mereka hadir dalam kegiatan Halalbihalal yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro serta Anggota DPRD Jawa Tengah Sofwan Sumadi. Acara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Kembali ke Fitrah; Meneguhkan Ideologi, Menggembirakan Dakwah Berkemajuan”.

Momentum ini menjadi ajang silaturahmi akbar bagi keluarga besar Muhammadiyah di Pemalang, sekaligus memperkuat semangat dakwah berkemajuan di tengah masyarakat.

Wakil Ketua PDM Pemalang, H. Firdaus, dalam sambutannya mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk memanfaatkan momentum Syawal sebagai sarana saling memaafkan dan memperkuat mentalitas umat berkemajuan.

“Ciri umat berkemajuan adalah tidak takut menghadapi masalah, melainkan mampu memecahkan masalah. Selain itu, mereka tidak merasa eksklusif; yakin dengan kebenarannya, namun tidak merasa paling benar sendiri,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setelah menjalani ibadah Ramadan, umat Islam dihadapkan pada “jihad besar”, yakni perjuangan melawan hawa nafsu dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir, dalam tausiyahnya mengulas filosofi halalbihalal sebagai tradisi khas Indonesia.

Menurutnya, istilah halalbihalal mencerminkan kecerdasan para pendahulu dalam mendakwahkan Islam secara kontekstual.

“Istilah halalbihalal memiliki arti saling menghalalkan dan saling memberi maaf. Di Indonesia, banyak istilah agama yang dimaknai secara khas, seperti Idulfitri yang dimaknai sebagai kembali ke fitrah atau kembali suci,” jelasnya.

Ia menambahkan, kesucian hubungan dengan Allah (hablum minallah) belum sempurna tanpa dibarengi dengan perbaikan hubungan antar sesama manusia (hablum minannas). Hal inilah yang menjadikan halalbihalal sebagai tradisi yang mengakar dan melampaui batas agama di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, KH Tafsir juga menyinggung langkah strategis Muhammadiyah dalam penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

“Penggunaan KHGT merupakan ikhtiar nyata untuk menyatukan penanggalan umat Islam di seluruh dunia. Meski tidak mudah, langkah ini perlu dijalankan, sebagaimana perjuangan Ahmad Dahlan dalam meluruskan arah kiblat lebih dari seabad lalu,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan

21 April 2026 - 21:51 WIB

IPM Jawa Tengah 2025 Capai 74,77, Pemalang Terendah di Posisi 35

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

21 April 2026 - 08:10 WIB

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh menghadiri acara “Halalbihalal Ngumpulke Balung Pisah Warga NU se-Jateng” yang digelar di Hotel Pandanaran, Kota Semarang pada Minggu, 19 April 2026 malam.

Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter

19 April 2026 - 10:42 WIB

Ketua Lembaga Penanggulan Bencana dan Iklim Nahdatu Ulama (LPBI NU) MWC NU Jatinegara Rereb Kanthi Pangestu saat Menyalurkan air bersih

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

19 April 2026 - 09:16 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh,

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

18 April 2026 - 16:08 WIB

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo
Trending di Daerah