Menu

Mode Gelap
PT BPR Bank Pemalang Umumkan Hasil Seleksi Akhir Calon Tenaga Kontrak 2026, 10 Peserta Dinyatakan Lolos Kunjungi Agen BRILink Berprestasi, Aldila Savarela Nor Apresiasi Pencapaian Tertinggi Agen di Pemalang BRI Peduli Salurkan CSR Pavingisasi Halaman MDT Riyadlatul Uqul Pakembaran, Dukung Kenyamanan Santri Mohammad Saleh Minta Pemda Antisipasi Inflasi Usai Kenaikan BBM Non-Subsidi BRI Peduli Salurkan Program CSR untuk Pembangunan Sarana MDT Walisongo di Desa Kebongede Kode Redeem Mobile Legends Hari Ini, Minggu 14 Juni 2026: Klaim Diamond Gratis, Skin Starlight dan Hadiah Menarik

Daerah

Preman Berkedok Wartawan di Blora dan Grobogan Ditangkap, Zainal Petir: Mereka Tak Pantas Disebut Wartawan

badge-check


					Zainal Abidin Petir, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah Perbesar

Zainal Abidin Petir, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah

WARTA NASIONAL – Zainal Abidin Petir, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, memberikan apresiasi kepada Kapolres Blora dan Kapolres Grobogan atas keberhasilan mereka menangkap oknum yang mengaku wartawan dan melakukan intimidasi serta pemerasan di desa-desa.

“Wartawan yang sebenarnya tidak mungkin melakukan pemerasan. Meminta uang saja tidak diperbolehkan saat menjalankan tugas jurnalistik. Ada kode etik yang sangat ketat. Anggota PWI yang melanggar bisa langsung dipecat,” tegas Zainal Petir, yang baru saja terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Forum Komunikasi Komite Madrasah Aliyah Negeri (MAN, setara SMA dan SMK) dan Forum Komunikasi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N, setara SMP) pada acara pembinaan di Hotel Grasia, Semarang, 2-3 Juni 2025.

Zainal mengecam keras tindakan oknum yang mengaku sebagai wartawan maupun LSM yang melakukan pemerasan.

“Mereka tidak pantas disebut wartawan, tetapi lebih tepatnya preman yang menyamar,” ungkapnya.

Ia juga meminta polisi untuk tidak ragu melakukan operasi terhadap oknum tersebut, yang sering mendatangi sekolah dengan intimidasi dan ancaman pemberitaan jika tidak memberikan uang.

Lebih lanjut, Zainal Petir mengimbau masyarakat, khususnya kepala desa dan pihak sekolah, untuk melawan praktik pemerasan ini.

“Jika ada oknum wartawan atau LSM yang melakukan pemerasan, tangkap langsung dan serahkan ke polisi. Jangan beri ruang bagi mereka yang meresahkan sekolah, madrasah, dan desa,” tegas Zainal Petir yang juga penasehat forum komunikasi pondok pesantren ( FKPP) Kota Semarang.

Dengan dukungan masyarakat dan tindakan tegas dari kepolisian, diharapkan praktik pemerasan yang mencoreng nama baik wartawan dapat diberantas secara tuntas.

” Saya banyak mendapat keluhan dari komite MTs N maupun MAN di wilayah Jateng atas ulah oknum wartawan maupun LSM yang suka minta uang kalau tidak dikasih marah-marah dan mengancam akan viralkan sumbangan di madrasah yang memang diperbolehkan dan ada dasar hukumnya, PMA 16 Tahun 2020 Tentang Komite Madrasah,” terang Zainal Petir.***

Baca Lainnya

PT BPR Bank Pemalang Umumkan Hasil Seleksi Akhir Calon Tenaga Kontrak 2026, 10 Peserta Dinyatakan Lolos

16 Juni 2026 - 20:49 WIB

PT BPR Bank Pemalang

Kunjungi Agen BRILink Berprestasi, Aldila Savarela Nor Apresiasi Pencapaian Tertinggi Agen di Pemalang

15 Juni 2026 - 15:51 WIB

Kunjungi Agen BRILink Berprestasi, Aldila Savarela Nor Apresiasi Pencapaian Tertinggi Agen di Pemalang

BRI Peduli Salurkan CSR Pavingisasi Halaman MDT Riyadlatul Uqul Pakembaran, Dukung Kenyamanan Santri

15 Juni 2026 - 15:30 WIB

BRI Peduli Salurkan CSR Pavingisasi Halaman MDT Riyadlatul Uqul Pakembaran, Dukung Kenyamanan Santri

Mohammad Saleh Minta Pemda Antisipasi Inflasi Usai Kenaikan BBM Non-Subsidi

15 Juni 2026 - 15:28 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh

BRI Peduli Salurkan Program CSR untuk Pembangunan Sarana MDT Walisongo di Desa Kebongede

15 Juni 2026 - 15:09 WIB

Program BRI Peduli CSR pembuatan sarana di Madrasah Diniyah Takmiliyah Walisongo Desa Kebongede Bantarbolang
Trending di Daerah