Menu ✖

Mode Gelap
Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana Pegadaian Kanwil XI Semarang Hidupkan Semangat Berbagi Lewat Program Mengetuk Pintu Langit BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari BRI Peduli TJSL Bangun Sarana Ibadah di Rutan Kelas IIB Pemalang, Dukung Pembinaan Spiritual Warga Binaan Rosi Alfon Nugroho hingga Novi Lailatul Faroh Dilantik, Ini Jabatan Barunya

Daerah

Pemalang Dapat Pilot Project Desa Mandiri Sejahtera, Dua Desa di Belik Jadi Lokasi

badge-check


					Pemalang Dapat Pilot Project Desa Mandiri Sejahtera, Dua Desa di Belik Jadi Lokasi Perbesar

Pemalang Dapat Pilot Project Desa Mandiri Sejahtera, Dua Desa di Belik Jadi Lokasi

WARTA NASIONAL — Pemerintah Kabupaten Pemalang mendukung program Pilot Project Desa/Kelurahan Mandiri Sejahtera Berbasis Pemberdayaan Pemuda yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus mendorong pemuda menjadi penggerak ekonomi desa.

Launching program digelar secara hybrid dari Sasana Bhakti Praja, Kompleks Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (19/8/2026). Kegiatan diikuti Plt. Bupati Pemalang yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tutuko Raharjo, bersama Forkopimcam dan Camat Belik.

Pemalang mendapat intervensi pilot project di dua desa Kecamatan Belik, yakni Desa Belik dan Desa Mendelem.

Program tersebut dirancang tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi melalui asesmen, pelatihan, pendampingan hingga pengembangan usaha. Bantuan diarahkan menjadi modal produktif agar masyarakat mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga.

Mewakili Gubernur Jawa Tengah, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mengatakan program tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam menekan angka kemiskinan.

Ia menyebut angka kemiskinan Jawa Tengah telah turun dari 9,48 persen menjadi 9,21 persen, namun intervensi tetap harus diarahkan secara tepat sasaran, terutama kepada masyarakat dalam Desil 1 sampai Desil 4.

“Bantuan tidak sekadar diberikan, tetapi masyarakat akan melalui asesmen, pelatihan, dan pendampingan. Tujuannya agar bantuan yang diterima bisa berkembang menjadi usaha produktif dan meningkatkan pendapatan keluarga,” jelas Taj Yasin.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pemuda melalui program Zilenial, termasuk dalam pengembangan keterampilan, usaha dan pemasaran produk lokal.

Potensi ekonomi lokal juga menjadi perhatian. Taj Yasin mendorong komoditas nanas di Kecamatan Belik tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah.

“Kalau bisa, nanasnya jangan hanya dijual, tetapi diolah. Dulu sudah pernah ada pendampingan pengolahan nanas melalui Baznas, nanti coba dikawal lagi,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Provinsi Jawa Tengah Syamsudin Isnaini menjelaskan, program tersebut melibatkan berbagai bentuk intervensi, mulai dari pelatihan, jaminan sosial, BLT, jaminan kesehatan, rehabilitasi RTLH, jamban sehat, listrik murah hingga pengembangan usaha ekonomi produktif.

Total dukungan anggaran program mencapai sekitar Rp3,3 miliar, bersumber dari APBN, APBD, Baznas, DAK dan berbagai dukungan lainnya.

Asisten I Pemkab Pemalang Tutuko Raharjo menyampaikan, dua desa penerima pilot project memiliki jumlah masyarakat dalam Desil 1 sampai Desil 4 yang cukup besar. Di Desa Mendelem tercatat sekitar 12.431 jiwa atau 66 persen, sedangkan Desa Belik sekitar 10.400 jiwa atau 65 persen.

Kondisi serupa juga terlihat pada kelompok pemuda. Di Mendelem, sekitar 2.900 pemuda atau hampir 65 persen masuk Desil 1–4. Sementara di Desa Belik terdapat sekitar 2.556 pemuda atau 75 persen yang berada dalam kelompok tersebut.

“Prinsip kami, segera akan kami lakukan pengawalan ketika bantuan KUBE, UEP, dan sebagainya sudah dalam proses, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik,” kata Tutuko.

Pemkab Pemalang akan mengawal pelaksanaan program bersama pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan tepat sasaran dan berkembang menjadi kegiatan ekonomi produktif.

Melalui program ini, pemuda Desa Belik dan Mendelem diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi desa, membuka peluang usaha dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.**

Baca Lainnya

Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana

23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang

22 Oktober 2026 - 22:30 WIB

BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari

22 Oktober 2026 - 21:48 WIB

BRI Peduli TJSL Bangun Sarana Ibadah di Rutan Kelas IIB Pemalang, Dukung Pembinaan Spiritual Warga Binaan

22 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Rosi Alfon Nugroho hingga Novi Lailatul Faroh Dilantik, Ini Jabatan Barunya

21 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Trending di Daerah