Menu

Mode Gelap
Hadiri Rakor Bahas Kondusifitas Nataru 2025, Bupati Anom: Pemkab Pemalang Siap Ikuti Arahan Provinsi Jateng Purnel FC Suradadi Juara NCM Open Sugihwaras 2025, Ini Pesan Bupati Anom Bupati Anom Sebut Peran Mubalighat Aisyiyah Sangat Strategis dalam Penyampaian Ajaran Islam Politisi PKB Sambut Baik Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pilkada 2029 Resmi Diluncurkan Program Z-Coffee dan BMM, BAZNAS Bakal Canangkan 1.300 Zmart di Jawa Tengah Gabung UNGC, KAI Hadirkan Layanan Transportasi Publik yang Aman, Inklusif dan Rendah Emisi

Pantura

Miris! Seorang Ayah di Ulujami Pemalang Diduga Perkosa Anak Tiri Berkali-kali, Korban Diancam Dibunuh

badge-check


					Ilustrasi kasus pemerkosaan - Freepik Perbesar

Ilustrasi kasus pemerkosaan - Freepik

WARTA NASIONAL – Sangat miris, seorang ayah tiri di salah satu desa wilayah Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah diduga merudapaksa atau memperkosa anak tirinya yang masih dibawah umur.

Ironisnya, kejadian bejat yang berlangsung sejak tahun 2021 saat korban masih duduk dibangku SMP hingga Agustus 2025 itu dilakukan dengan ancaman pembunuhan.

Tak hanya itu, terduga pelaku berinisial F tersebut juga diduga telah menjual adik korban yang merupakan anak kandungnya sendiri saat masih berusia satu tahun seharga Rp3,5 juta.

Saat ditemui dirumahnya, pada Rabu (3/12/2025), korban mengungkapkan, ia terpaksa melayani nafsu bejat ayah tiri lantaran di bawah ancaman akan dibunuh menggunakan pisau.

‎“Awalnya dipaksa. Kalau tidak mau akan dibunuh. Pakai Pisau,” ungkap korban, seorang gadis berusia 17 tahun, saat ditemui di rumahnya, didampingi sang ibu.

‎Korban yang trauma mengatakan sudah tidak ingat berapa kali diperkosa oleh ayah tirinya. Aksi bejat itu selalu disertai ancaman agar tidak menceritakan ke siapa pun, termasuk kepada ibu kandungnya.

‎“Selalu diancam dan tidak boleh ngomong ke siapa-siapa. Kadang di kamar tidur, kadang di kamar mandi,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

‎Ibu korban baru menyadari kekejian suaminya saat mendengar teriakan minta tolong anaknya dari dalam kamar sekitar pukul 02.00 WIB suatu malam. Saat itu, ia justru tidak bisa membantu karena kamarnya dikunci dari luar oleh pelaku.

‎“Waktu itu teriak minta tolong tapi saya nggak bisa nolongin. Saya di kamar dikunci dari luar,” cerita ibu korban.

‎Menurut pengakuannya, F kerap melakukan pemerkosaan saat ia tidak ada di rumah atau sedang tertidur lelap. Karena merasa perbuatan suaminya sudah tak bisa ditoleransi, ia akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Pemalang pada awal Oktober 2025 lalu.

Saat melaporkan F Polres Pemalang juga didampingi seorang perangkat desa. Korban juga telah menjalani pemeriksaan visum di RSUD M. Ashari Pemalang.

‎“Sudah laporan ke Polres Pemalang, tapi sampai saat ini pelaku belum ditangkap,” keluhnya.

‎Saat ini, F sudah tidak tinggal bersama keluarga. Sang ibu korban tengah menjalani proses perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Pemalang.

‎Dalam kesempatan yang sama, ibu korban juga mengungkapkan aksi tak berperikemanusiaan lainnya dari F.

‎Ia mendapati anak kandungnya yang terakhir, yang saat itu berusia satu tahun, telah dijual oleh suaminya ke seseorang di Desa Rembun, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, dengan harga Rp3,5 juta.

‎“Saat itu ada surat bermaterai. Kalau saya mau ambil harus bayar Rp3,5 juta tapi saya hanya punya uang Rp2 juta. Akhirnya dikasihkan,” tuturnya.

Bayi tersebut kini sudah kembali bersamanya, saat ini berusia sekitar 5 tahun. ‎Ibu korban berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.

Sementara itu, Urip Basuki, selaku Koordinator Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) Kecamatan Berdaya wilayah Ulujami, mengaku baru mengetahui informasi ini.

‎“Belum mengetahui. Terima kasih informasinya, segera kami tindaklanjuti. Tidak ada kata restorative justice untuk kasus PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak),” tegasnya.***

Baca Lainnya

Purnel FC Suradadi Juara NCM Open Sugihwaras 2025, Ini Pesan Bupati Anom

7 Desember 2025 - 23:00 WIB

Purnel FC Suradadi Juara NCM Open Sugihwaras 2025

Bupati Anom Sebut Peran Mubalighat Aisyiyah Sangat Strategis dalam Penyampaian Ajaran Islam

7 Desember 2025 - 20:04 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat menyaksikan Pengukuhan 26 Pengurus Korps Mubalighat Aisyiyah Kabupaten Pemalang di Pendopo Kabupaten, Minggu (7/12/2025).

Politisi PKB Sambut Baik Raperda Pembentukan Dana Cadangan Pilkada 2029

7 Desember 2025 - 10:39 WIB

Anggota Komisi A DPRD Pemalang, Heru Kundhimiarso

Jumat Berkah, Koramil 02 Taman Bagikan Nasi Kotak untuk Masyarakat

5 Desember 2025 - 15:11 WIB

Danramil 02/Taman Kapten Cke M. Mahmudin memimpin langsung kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan ratusan nasi kotak kepada warga

Wabup Apresiasi Sosialisasi KPR FLPP yang Diikuti Ratusan ASN dan PPPK Pemalang

1 Desember 2025 - 20:15 WIB

Ratusan ASN dan PPPK Pemalang Ikuti Sosialisasi Kredit Pemilikan Rumah atau KPR
Trending di Pantura