Menu

Mode Gelap
Info Loker! Kospin Jasa Syariah Pemalang Buka Lowongan Kerja Marketing, Simak Syaratnya Cek Fakta: Benarkah Benjamin Netanyahu Tewas Akibat Serangan Iran? Info Loker! Kospin Jasa Buka Lowongan AO Pinjaman/Frontliner, Penempatan Pemalang dan Sekitarnya Sambut Hari Raya Idulfitri, Pegadaian Gelar Mudik Gratis ke 12 Kota Ketua FORKI Pemalang: Siapapun Terpilih, Harus Mampu Bawa KONI Lebih Baik Perantau Sumringah, Program Mudik Gratis Pemkab Pemalang Kembali Digelar

Daerah

Luar Biasa! Anggota DPRD Pemalang Dapat Tunjangan Rumah Rp 20-30 Juta per Bulan, Warga Pertanyakaan Kinerjanya

badge-check


					Luar Biasa! Anggota DPRD Pemalang Dapat Tunjangan Rumah Rp 20-30 Juta per Bulan, Warga Pertanyakaan Kinerjanya Perbesar

Luar Biasa! Anggota DPRD Pemalang Dapat Tunjangan Rumah Rp 20-30 Juta per Bulan, Warga Pertanyakaan Kinerjanya

WARTA NASIONAL – Masyarakat belakangan ini menyoroti besarnya tunjangan rumah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang bisa mencapai Rp50 juta per bulan.

Namun, ternyata fenomena serupa juga terjadi di tingkat daerah juga menjadi perhatian publik.

Di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) juga mendapatkan tunjangan rumah dengan nilai yang cukup fantastis.

Berdasarkan Peraturan Bupati Pemalang Nomor 4 Tahun 2025, setiap anggota dewan menerima tunjangan rumah puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Rinciannya, anggota DPRD biasa memperoleh alokasi tunjangan rumah sebesar Rp20.450.000 per bulan.

Sementara itu, para pimpinan dewan yang terdiri dari tiga wakil ketua masing-masing mendapatkan Rp30.000.000 per bulan.

Adapun Ketua DPRD Pemalang tidak menerima tunjangan rumah, lantaran sudah menempati rumah dinas jabatan yang disediakan pemerintah daerah.

Besarnya tunjangan rumah ini dipastikan akan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, terlebih ketika kondisi ekonomi daerah masih menghadapi berbagai tantangan.

Hal ini juga menjadi pertanyaan publik termasuk warganet.

“Enak banget ya, jadi wakil rakyat yang tidak mewakili rakyatnya tapi malah memperkaya sendiri,”tulis agus.

“Makan gaji buta, tapi kinerja nol besar,” tulis Rohman.

Selain itu, masih banyak keluhan-keluhan masyarakat di pemalang yang hingga saat ini tidak masuk dalam aspirasi maupun serapan aspirasi, karena banyak kegiatan reses yang sekedar formalitas saja.

“kami warga pemalang sering ikut reses, tapi hasilnya mana, jalan rusak, drainase tak berfungsi dan penerangan jalan juga minim,” pungkas Endang warga Pemalang.***

Baca Lainnya

Sambut Hari Raya Idulfitri, Pegadaian Gelar Mudik Gratis ke 12 Kota

17 Maret 2026 - 19:19 WIB

Ketua FORKI Pemalang: Siapapun Terpilih, Harus Mampu Bawa KONI Lebih Baik

17 Maret 2026 - 13:24 WIB

Ketua FORKI Pemalang: Siapapun Terpilih, Harus Mampu Bawa KONI Lebih Baik

Perantau Sumringah, Program Mudik Gratis Pemkab Pemalang Kembali Digelar

17 Maret 2026 - 12:28 WIB

Perantau Sumringah, Program Mudik Gratis Pemkab Pemalang Kembali Digelar

Menjaga Marwah KONI: Aditya Padmanaba Tekankan Integritas dan Inklusivitas dalam Penjaringan Ketua Umum

16 Maret 2026 - 22:46 WIB

Ketua Pengurus Kabupaten/Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Pemalang, Aditya Padmanaba, S.Kom.,M.M.,

BRI BO Pemalang Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim dan Dhuafa

16 Maret 2026 - 21:47 WIB

BRI Branch Office (BO) Pemalang menggelar acara buka puasa bersama (bukber) sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa
Trending di Daerah