Menu

Mode Gelap
Gus Faqih Juara 1 Tafsir MTQ Nasional, Bersiap Wakili Indonesia di MTQ Internasional Dubai 2027 Muscam Golkar Ulujami, Drs. Mugiri Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PK Golkar DPC PDI Perjuangan Pemalang Terima Kunjungan KPU, Matangkan Persiapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu Solehudin Terpilih Ketua PK Golkar Watukumpul Secara Aklamasi, Didukung 15 Pengurus Desa PTMSI Pemalang Resmi Dilantik, Bidik Atlet Berprestasi hingga Tingkat Nasional Gus Faqih Imam MAJT Juara 1 Tafsir Al-Qur’an Nasional, Ini Rekam Jejak Prestasinya

Daerah

Menjaga Marwah KONI: Aditya Padmanaba Tekankan Integritas dan Inklusivitas dalam Penjaringan Ketua Umum

badge-check


					Ketua Pengurus Kabupaten/Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Pemalang, Aditya Padmanaba, S.Kom.,M.M. Perbesar

Ketua Pengurus Kabupaten/Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Pemalang, Aditya Padmanaba, S.Kom.,M.M.

WARTA NASIONAL – Menjelang suksesi kepemimpinan KONI, Ketua Pengurus Kabupaten/Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Pemalang, Aditya Padmanaba, S.Kom.,M.M., menyampaikan seruan moral mengenai pentingnya menjaga marwah organisasi sebagai rumah besar bagi seluruh cabang olahraga.

Menurutnya, proses pemilihan Ketua Umum KONI harus menjadi cerminan dari nilai tertinggi olahraga: Sportivitas dan Transparansi.

​Aditya Padmanaba,S.Kom.,M.M.menegaskan bahwa Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) memegang kunci krusial dalam menjaga legitimasi proses ini.

“Netralitas dan profesionalitas TPP bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan fondasi agar seluruh tahapan berjalan objektif tanpa ada keberpihakan yang mencederai hak setiap insan olahraga,” ujarnya.

​Meluruskan Esensi Pasal 12 Poin (c)

​Menanggapi dinamika penafsiran regulasi terkait syarat calon ketua, Aditya Padmanaba memberikan pandangan yang jernih dan progresif.

Ia menyoroti Pasal 12 poin (c) yang mensyaratkan calon berasal dari atau pernah menjadi pengurus minimal satu periode.

​”Regulasi tersebut jangan ditafsirkan secara restriktif atau sempit. Esensi dari aturan ini adalah pengakuan atas dedikasi dan keterlibatan aktif seseorang dalam struktur organisasi. Bagi rekan-rekan pengurus yang saat ini tengah menjabat secara sah, status mereka secara substansial telah memenuhi kriteria kepengurusan dalam periode berjalan,” tegas Aditya.

​Menghindari Penafsiran yang Menutup Ruang Partisipasi

​Ketua Percasi ini mengingatkan agar penafsiran regulasi tidak dipaksakan untuk membatasi ruang partisipasi putra-putri terbaik daerah.

Menurutnya, penafsiran yang terlalu kaku berisiko menciptakan preseden buruk bagi tata kelola organisasi di masa depan.

​”KONI adalah payung besar yang menaungi pembinaan prestasi. Jangan sampai prosedur administratif justru menjadi penghalang bagi mereka yang memiliki komitmen tulus untuk memajukan olahraga. Kita butuh kompetisi gagasan yang sehat, bukan pembatasan ruang pengabdian,” tambahnya.

​Penutup: Konsolidasi untuk Prestasi

​Aditya Padmanaba berharap momentum pemilihan ini menjadi ajang konsolidasi kekuatan olahraga daerah.

Dengan menjunjung tinggi semangat keadilan organisasi, KONI akan tetap berdiri tegak sebagai institusi yang dihormati dan mampu melahirkan prestasi gemilang di masa depan.***

Baca Lainnya

Muscam Golkar Ulujami, Drs. Mugiri Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PK Golkar

21 September 2026 - 17:34 WIB

Muscam Golkar Ulujami, Drs. Mugiri Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PK Golkar

DPC PDI Perjuangan Pemalang Terima Kunjungan KPU, Matangkan Persiapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu

21 September 2026 - 16:44 WIB

Solehudin Terpilih Ketua PK Golkar Watukumpul Secara Aklamasi, Didukung 15 Pengurus Desa

21 September 2026 - 09:51 WIB

Perumda Tirta Mulia Pemalang Imbau Pelanggan Hemat Air, Debit Sejumlah Mata Air Menurun

17 September 2026 - 12:04 WIB

Pilkades Danasari 2026: Pendataan Pemilih Dimulai 17 September 2026, Warga Diminta Siapkan KK dan KTP

17 September 2026 - 08:47 WIB

Trending di Daerah