Menu ✖

Mode Gelap
Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang Kasus Perundungan Anak di Pemalang, Fraksi PKS Desak Penanganan Serius dan Pendidikan Karakter

Nasional

BRI Imbau Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK di WhatsApp Jelang Libur Lebaran 2026

badge-check


					Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK Perbesar

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK

WARTA NASIONAL – Menjelang periode libur Lebaran, aktivitas komunikasi dan transaksi digital masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Mengantisipasi potensi kejahatan siber, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap pesan mencurigakan yang disertai lampiran file berformat .APK dari sumber tidak dikenal.

Modus penipuan ini umumnya diawali dengan pengiriman pesan melalui aplikasi perpesanan seperti WhatsApp oleh oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu.

Pesan tersebut biasanya disertai narasi meyakinkan serta lampiran file .APK yang diklaim sebagai undangan digital, surat layanan perpajakan, resi pengiriman paket, atau dokumen penting lainnya.

Padahal, ketika file tersebut diunduh dan diinstal, aplikasi tersebut dapat menjadi pintu masuk program berbahaya (malware) yang dirancang untuk mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih kendali perangkat tanpa sepengetahuan pengguna.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi menjelaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang sehingga membutuhkan kewaspadaan yang lebih tinggi dari masyarakat.

“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK

BRI mengingatkan nasabah untuk tidak sembarangan mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya. Nasabah juga diminta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain.

Jika menerima pesan dengan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau verifikasi data, atau menyertakan lampiran dari nomor tidak dikenal meskipun mengatasnamakan bank maupun layanan penting lainnya, masyarakat diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap kebenaran informasi tersebut.

Selain itu, BRI juga menyarankan nasabah untuk mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) guna memberikan perlindungan ekstra terhadap akses layanan digital.

Apabila nasabah terlanjur mengunduh atau memasang file .APK yang mencurigakan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mematikan koneksi internet baik data seluler maupun Wi-Fi, kemudian segera menghapus aplikasi tersebut dari perangkat.

Nasabah juga disarankan untuk mengganti username, PIN, dan password akun **BRImo maupun email yang terhubung, serta melakukan reset setelan pabrik pada perangkat untuk memastikan tidak ada aplikasi berbahaya yang tersisa. Selain itu, nomor pengirim yang terindikasi penipuan sebaiknya segera diblokir.

Jika ditemukan aktivitas transaksi yang mencurigakan, nasabah dapat segera menghubungi Contact BRI di 1500017 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkas Saladin.***

Baca Lainnya

Doni Akbar Soroti Kasus Perundungan Anak di Pemalang: Jangan Tunggu Korban Berikutnya

4 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Video Call Sambil Julurkan Lidah saat Rapat DPR Viral, Moreno Soeprapto Akhirnya Buka Suara

20 September 2026 - 12:43 WIB

Anggaran BKKBN 2027 Naik Jadi Rp4,099 Triliun, Muh Haris Minta Dampaknya Dirasakan Keluarga

18 September 2026 - 10:53 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris

Kasus Anom Widiyantoro, KPK Panggil Mantan Kadisdikpora Supa’at dan Eks Dirut Perumda Tirta Mulia Slamet Efendi

11 September 2026 - 21:25 WIB

KPK Periksa Sekda dan Kadis PUPR Pemalang sebagai Saksi Kasus Anom Widiyantoro

21 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo
Trending di Nasional