Menu

Mode Gelap
IKMAL JAYA Ajak Masyarakat Pemalang Perkuat Nilai Keikhlasan di Hari Raya Idul Adha 1447 H Kapolres Bengkulu Utara Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian Fahmidh Dhuha Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Bacaan Niat Sholat Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya Hasil Musancab PDI Perjuangan Pemalang 2026 Tetapkan 14 Ketua PAC Baru, Berikut Daftarnya Musancab PDI Perjuangan Pemalang 2026 Digelar Serentak, Indianto Tekankan Soliditas dan Target Tambah Kursi DPRD

Daerah

Ketegangan Terjadi Saat Tabligh Akbar di Petarukan, Ini Dugaan Pemicunya

badge-check


					Tangkap Layar (IG: @beritapekalongan1) Perbesar

Tangkap Layar (IG: @beritapekalongan1)

WARTA NASIONAL — Sebuah insiden bentrokan terjadi pada Rabu malam (23/7) di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, saat berlangsung acara tabligh akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam dan Haul KH Muhammad Hasyim.

Dua kelompok massa yang berbeda pandangan terlibat dalam kericuhan, yakni simpatisan Habib Rizieq Shihab dan anggota Perjuangan Walisongo Indonesia – Laskar Sabilillah (PWI-LS).

Dugaan sementara menyebut bahwa bentrokan dipicu oleh adanya perbedaan sikap terhadap kehadiran Habib Rizieq sebagai penceramah dalam acara tersebut.

Sebelumnya, PWI-LS menyampaikan keberatan secara terbuka melalui surat edaran kepada jaringan mereka, dengan menyatakan bahwa kehadiran tokoh tertentu dianggap dapat menimbulkan ketegangan di masyarakat.

Sebagai respons atas potensi penolakan tersebut, pihak simpatisan Habib Rizieq yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk anggota FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI), melakukan pengawalan terhadap jalannya acara. Keduanya hadir dalam jumlah besar di sekitar lokasi.

Meski sempat dilakukan koordinasi dan pengamanan oleh panitia dan aparat, situasi di lapangan tidak sepenuhnya terkendali.

Ketika dua kelompok massa bertemu di sekitar area acara, ketegangan meningkat dan memicu kontak fisik. Aksi saling dorong dan lempar benda keras pun tak terhindarkan.

Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo, dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa lima orang mengalami luka-luka, termasuk satu personel kepolisian yang saat itu sedang bertugas.

Korban telah dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang hadir di lokasi setelah kejadian, mengimbau semua pihak untuk menjaga kondusivitas wilayah dan tidak terprovokasi oleh isu yang beredar.

Ia juga meminta masyarakat menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang.

Saat ini, situasi di lokasi acara telah terkendali. Aparat gabungan TNI-Polri masih berjaga untuk mengantisipasi gangguan susulan dan menjaga keamanan lingkungan. (Yuliana Sulistyaningtyas)***

Baca Lainnya

IKMAL JAYA Ajak Masyarakat Pemalang Perkuat Nilai Keikhlasan di Hari Raya Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 23:06 WIB

Ketua Umum IKMAL JAYA, Abdul Khalim

Kapolres Bengkulu Utara Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian

27 Mei 2026 - 13:53 WIB

Kapolres Bengkulu Utara Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian

Fahmidh Dhuha Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian

27 Mei 2026 - 11:04 WIB

Hasil Musancab PDI Perjuangan Pemalang 2026 Tetapkan 14 Ketua PAC Baru, Berikut Daftarnya

26 Mei 2026 - 21:53 WIB

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang resmi menetapkan 14 Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) hasil Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak yang digelar di RGP Pemalang Convention Center, pada Selasa (26/5/2026).

Musancab PDI Perjuangan Pemalang 2026 Digelar Serentak, Indianto Tekankan Soliditas dan Target Tambah Kursi DPRD

26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto di dampingi pegurus partai seusai acara Musancab pada Selasa (26/5/2026) .
Trending di Daerah