Menu

Mode Gelap
MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara Pegadaian dan Pemkot Tegal Kolaborasi Hijaukan Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok Fraksi dan Pengurus DPC PDI Perjuangan Pemalang Ikuti Bimtek Nasional di Bali, Indianto: Perkuat Soliditas dan Kerja Kerakyatan Innalillahi! KAHMI Jateng Berduka, Dr. Masrifan Djamil Wafat, Tokoh Kesehatan dan Dakwah Kosgoro 1957 Jateng Dukung Sari Yuliati Jadi Ketua Umum pada Mubes V 2026 Hebat! 12 Mahasiswa UIN Walisongo Lolos Double Degree dan Magang Industri di Taiwan

Nasional

Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya

badge-check


					Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya Perbesar

Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya

WARTA NASIONAL – Institut Nahdliyin Nusantara (Insantara) merilis 14 nama yang kemungkinan dipilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU.

Peneliti Insantara Wildan Efendy dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, mengatakan pihaknya menentukan nama-nama kandidat tersebut berdasarkan tiga aspek utama, yakni tingkat popularitas, rekam jejak, serta hasil wawancara mendalam dengan pengurus hingga warga NU.

Berdasarkan hal itu, kata dia, terdapat 14 nama yang terbagi dalam empat klaster. Adapun dua nama di antaranya adalah petahana Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Lebih lanjut dia mengatakan empat klaster tersebut terdiri atas internal PBNU, yakni Gus Yahya, Mohammad Nuh, Syaifullah Yusuf, dan Zulfa Mustofa.

Kemudian klaster PWNU terdiri atas Abdul Ghaffar Razin, Abdul Hakim Mahfudz, dan Juhadi Muhammad. Untuk klaster tokoh NU dan pesantres terdiri atas Imam Jazuli, Abdussalam Shohib, Yusuf Chudlori, dan Marzuqi Mustamar.

Terakhir, klaster tokoh politik dan pemerintahan, terdiri atas Cak Imin, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.Sementara itu, dia mengatakan aspirasi pengurus wilayah, cabang, dan warga kultural sangat kuat untuk terpilihnya Ketum PBNU yang baru.

“Desakan transisi kepemimpinan PBNU yang sangat kuat dari PWNU, PCNU, dan aspirasi warga NU menjadi salah satu indikator keinginan besar lahirnya nakhoda baru di tubuh PBNU,” kata dia. Sebelumnya, rapat pleno PBNU menyepakati Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada Juli atau Agustus 2026.***

Baca Lainnya

Kosgoro 1957 Jateng Dukung Sari Yuliati Jadi Ketua Umum pada Mubes V 2026

5 Juni 2026 - 07:31 WIB

Didukung Teknologi Digital, Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Bank Emas Pertama

22 Mei 2026 - 14:17 WIB

Didukung Teknologi Digital, Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Bank Emas Pertama

Pegadaian Raih CCSEA 2026, Tegaskan Komitmen Layanan Contact Center Humanis dan Responsif

5 Mei 2026 - 19:44 WIB

Muh Haris: Negara Harus Perkuat Perlindungan PMI di Tengah Gejolak Global

1 Mei 2026 - 22:12 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris

Longsor di Jalur KA Bandung Ganggu Perjalanan, KAI Daop 1 Jakarta Minta Maaf

1 April 2026 - 16:48 WIB

Longsor di Jalur KA Bandung Ganggu Perjalanan, KAI Daop 1 Jakarta Minta Maaf
Trending di Nasional