Menu

Mode Gelap
Info Loker! Lowongan Kerja Dapur SPPG di Kota Semarang, Butuh Chef dan Admin Medsos Sore Ini! Kode Redeem FF Terbaru Senin, 18 Mei 2026: Klaim Bundle Gintama hingga Emote Gratis Silaturahmi dan Nobar Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Akan Digelar di Pemalang, Catat Tanggalnya! Spesial Weekend! Kode Redeem Free Fire Terbaru Mei 2026, Klaim Bundle Gintoki hingga MP40 Cobra Gratis Info Kehilangan! Motor Honda Beat Deluxe Hilang Saat Jamaah Subuh di Masjid Darussalam Sugihwaras Jelang Idul Adha 2026, Mohammad Saleh Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

Nasional

Ikut Musrenbang Jateng, Senator DPD Abdul Kholik Usulkan JASELA sebagai Kawasan Prioritas

badge-check


					Ikut Musrenbang Jateng, Senator DPD Abdul Kholik Usulkan JASELA sebagai Kawasan Prioritas Perbesar

Ikut Musrenbang Jateng, Senator DPD Abdul Kholik Usulkan JASELA sebagai Kawasan Prioritas

WARTANASIONAL.COM – Anggota DPD RI Jawa Tengah, Dr Abdul Kholik menekankan perlunya rencana pembangunan Jawa Tengah (Jateng) lebih terarah dan terintegrasi antara satu daerah dengan lainnya.

Hal ini dibutuhkan agar hasil pembangunan merata baik wilayah Jateng Selatan (Jasela), Jateng Utara, dan Jateng Timur tumbuh dan berkembang dan tidak terjadi ketimpangan.

Hal ini disampaikan oleh Senator kelahiran Cilacap itu saat menghadiri Pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbang) Provinsi Jawa Tengah tahun 2025 di Gedung Gradhika Bhakti Praja Komplek Gubernuran Semarang, Selasa (11/2/2025).

“DPD RI hari ini mengapresiasi untuk capai-capaian yang tadi luar biasa pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan yang turun sampai satu digit, target yang sudah lama, turun dibawah 2 digit,” ujar Abdul Kholik.

Pada kesempatan tersebut, Abdul Kholik menyinggung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di Jateng yang disampaikan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), terutama terkait rencana pengembangan kawasan ekonomi Keburejo (Kebumen Purworejo) di Jateng bagian Selatan.

Ia menekankan semestinya RPJMN tersebut mencakup keseluruhan daerah kabupaten/kota yang ada di wilayah Selatan yang mencakup Barlimascakebpurwo (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wonosobo). Daerah ini disebut sebagai Jawa Tengah Selatan (JASELA) yang memiliki tiga potensi besar, yaitu agro, maritim dan pariwisata,” kata Kholik.

Menanggapi usulan Senator DPD RI, Deputi Regional Kementerian PPN/Bappenas, Jayadi mengapresi dan mendukung usulan tersebut. Bappenas pun mengakui bahwa selama ini memang terjadi ketimpangan pembangunan antarwilayah di Jateng.

“Pada dasarnya kami mengapreasi apa yang tadi sudah disampaikan pemangku kepentingan pembangunan di Jawa Tengah. Kami mengucapkan terima kasih tadi sudah diingatkan oleh DPD. Bappenas di kedeputian pembangunan kewilayahan, isu Provinsi Jawa Tengah dari lima tahun yang lalu mungkin sama dengan isu lima tahun ke depan, adalah isu masalah ketimpangan di wilayah selatan tengah dengan wilayah jateng bagian utara,” ujar Jayadi.

Menurut Jayadi, akibat ketimpangan pembangunan menyebabkan di wilayah Selatan Jateng rata-rata angka kemiskinan tinggi dan daya saing sumber daya manusia (SDM) serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) nya relatif rendah.

Lebih lanjut menurut Jayadi, Bappenas akan menindaklanjuti agar pengembangan konektivitas di wilayah selatan akan direncanakan tidak hanya Selatan Jateng, tapi juga mencakup Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pegadaian Raih CCSEA 2026, Tegaskan Komitmen Layanan Contact Center Humanis dan Responsif

5 Mei 2026 - 19:44 WIB

Muh Haris: Negara Harus Perkuat Perlindungan PMI di Tengah Gejolak Global

1 Mei 2026 - 22:12 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris

Longsor di Jalur KA Bandung Ganggu Perjalanan, KAI Daop 1 Jakarta Minta Maaf

1 April 2026 - 16:48 WIB

Longsor di Jalur KA Bandung Ganggu Perjalanan, KAI Daop 1 Jakarta Minta Maaf

Konsumsi BBM dan LPG Meningkat Selama Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Pasokan Aman

29 Maret 2026 - 17:03 WIB

Konsumsi BBM dan LPG Naik Saat Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Stok Aman

KPPU Denda 97 Perusahaan Pinjol, Komisioner BPKN: Bukti Keberpihakan pada Konsumen

27 Maret 2026 - 19:39 WIB

Wakil Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI), Ir. Ferry Firmawan, Ph.D
Trending di Nasional