Menu

Mode Gelap
MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara Pegadaian dan Pemkot Tegal Kolaborasi Hijaukan Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok Fraksi dan Pengurus DPC PDI Perjuangan Pemalang Ikuti Bimtek Nasional di Bali, Indianto: Perkuat Soliditas dan Kerja Kerakyatan Innalillahi! KAHMI Jateng Berduka, Dr. Masrifan Djamil Wafat, Tokoh Kesehatan dan Dakwah Kosgoro 1957 Jateng Dukung Sari Yuliati Jadi Ketua Umum pada Mubes V 2026 Hebat! 12 Mahasiswa UIN Walisongo Lolos Double Degree dan Magang Industri di Taiwan

Daerah

Bupati Anom Sebut Pemalang Jadi Prioritas Nomor Satu Pembangunan Sekolah Rakyat

badge-check


					Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat mengikuti rapat koordinasi dengan Jajaran PTPN I Regional 3 Perbesar

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat mengikuti rapat koordinasi dengan Jajaran PTPN I Regional 3

WARTA NASIONAL – Kabupaten Pemalang menjadi prioritas nomor satu dalam pembangunan Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Hal itu diungkapkan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat mengikuti rapat koordinasi dengan Jajaran PTPN I Regional 3 mengenai rencana pelepasan aset PTPN I Regional 3 untuk Sekolah Rakyat Kabupaten Pemalang. Rapat bertempat di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati, Kamis (18/9/2025) malam.

“Pak Sekjen Kemensos RI menyampaikan langsung ke kami bahwa Pemalang mendapatkan prioritas nomor satu untuk segera dibangun (Sekolah Rakyat),” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati Anom menyebut, bahwa pihaknya juga telah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan sebagai rintisan untuk mempersiapkan pendirian Sekolah Rakyat di Pemalang.

“Kami mengamati juga proses pengajuan kami di Kemensos dan Kementerian PU PR, alhamdulillah disetujui dan Insyaallah tahun depan (2026) kita akan mempersiapkan segala sesuatunya dan sebagai rintisan juga kami sudah mempersiapkan properti untuk nantinya digunakan untuk sekolah rakyat,” sambungnya.

Melalui Sekolah Rakyat, Bupati Anom berharap dapat menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayahnya.

“Kami mempunyai motivasi melalui Sekolah Rakyat ini, kami ingin memberikan kesempatan pendidikan bagi seluruh warga Kabupaten Pemalang khususnya bagi warga yang kurang mampu, angka anak tidak sekolah di Pemalang masih cukup tinggi sehingga bisa menjadi jalan keluar di bidang pendidikan,” harapnya.

Sejalan dengan Bupati, Kepala Dinsos KBPP Mu’minun juga menyampaikan hal yang sama, ia menyebut bahwa Kabupaten Pemalang mendapatkan urutan pertama dalam pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua.

“Pak Dirjen menyampaikan bahwa lahannya (calon Sekolah Rakyat) sangat bagus, sehinga kami (Pemalang) dinilai bahwa untuk tahap kedua pembangunan Sekolah Rakyat menempati urutan yang pertama,” katanya.***

Baca Lainnya

MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara

6 Juni 2026 - 19:08 WIB

MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara

Pegadaian dan Pemkot Tegal Kolaborasi Hijaukan Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok

6 Juni 2026 - 18:42 WIB

Pegadaian dan Pemkot Tegal Kolaborasi Hijaukan Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok

Fraksi dan Pengurus DPC PDI Perjuangan Pemalang Ikuti Bimtek Nasional di Bali, Indianto: Perkuat Soliditas dan Kerja Kerakyatan

5 Juni 2026 - 10:47 WIB

Innalillahi! KAHMI Jateng Berduka, Dr. Masrifan Djamil Wafat, Tokoh Kesehatan dan Dakwah

5 Juni 2026 - 08:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu

3 Juni 2026 - 18:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu
Trending di Daerah