Menu

Mode Gelap
MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara Pegadaian dan Pemkot Tegal Kolaborasi Hijaukan Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok Fraksi dan Pengurus DPC PDI Perjuangan Pemalang Ikuti Bimtek Nasional di Bali, Indianto: Perkuat Soliditas dan Kerja Kerakyatan Innalillahi! KAHMI Jateng Berduka, Dr. Masrifan Djamil Wafat, Tokoh Kesehatan dan Dakwah Kosgoro 1957 Jateng Dukung Sari Yuliati Jadi Ketua Umum pada Mubes V 2026 Hebat! 12 Mahasiswa UIN Walisongo Lolos Double Degree dan Magang Industri di Taiwan

Daerah

Anom Widiyantoro Sebut Pemalang Siap Belajar dari Soloraya Great Sale 2025

badge-check


					Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta Ketua TP. PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie hadir dalam acara pembukaan Soloraya Great Sale (SGS) 2025 Perbesar

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta Ketua TP. PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie hadir dalam acara pembukaan Soloraya Great Sale (SGS) 2025

WARTA NASIONAL – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta Ketua TP. PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie hadir dalam acara pembukaan Soloraya Great Sale (SGS) 2025 yang dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di kawasan Ngarsopuro, Kabupaten Surakarta, Minggu (29/6/2025).

Saat membuka acara tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, SGS 2025 ditargetkan mampu menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp.10 triliun selama pelaksanaan SGS yang digelar dari 1 sampai dengan 31 Juli 2025.

“SGS ini untuk menumbuhkan ekonomi baru. Targetnya Rp.10 triliun, dan saya yakin bisa tercapai karena banyak kegiatan yang digelar, mulai dari pesta belanja, wisata, kuliner, budaya, hingga industri kreatif,” ungkap Gubernur Luthfi.

Kegiatan serupa seperti dikatakan Gubernur akan digelar di wilayah lain di Jawa Tengah, seperti Semarang Raya, Pekalongan Raya, Pati Raya, Banyumas Raya, dan Kedu Raya.

Dalam acara itu, Gubernur juga menyampaikan arti pentingnya semangat gotong-royong dalam membangun daerah. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya bergantung pada APBD, melainkan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Bupati Anom mengatakan, kegiatan pembukaan SGS 2025 menjadi ajang penting bagi Kabupaten Pemalang untuk belajar dan menjajaki peluang kolaborasi regional, khususnya dengan wilayah eks Karesidenan Pekalongan.

“Pada hari ini kita mengikuti kegiatan Soloraya Great Sale, nantinya akan kita jadikan pembelajaran untuk aglomerasi di Eks Karesidenan Pekalongan. Banyak hal yang bisa dipelajari dari kegiatan ini, termasuk membuka peluang perdagangan dan investasi,” papar Bupati Anom.

Lebih lanjut, Anom menyampaikan bahwa Pemalang akan mulai menginventarisasi potensi daerah, baik dari sektor kesenian, UMKM, hingga hasil bumi, yang nantinya dapat ditampilkan dalam event serupa. Ia menilai, dengan tampil bersama antar kabupaten, peluang promosi dan kerja sama akan jauh lebih besar.

“Kalau tampil bersama antar kabupaten, peluangnya akan lebih besar. Ini juga bagian dari memperkenalkan Pemalang ke wilayah lain,” jelasnya.***

Baca Lainnya

MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara

6 Juni 2026 - 19:08 WIB

MA Tolak Kasasi JPU, Vonis Dua Mantan Analis Kredit Bank Jateng Tetap 2 Tahun Penjara

Pegadaian dan Pemkot Tegal Kolaborasi Hijaukan Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok

6 Juni 2026 - 18:42 WIB

Pegadaian dan Pemkot Tegal Kolaborasi Hijaukan Pesisir, Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kodok

Fraksi dan Pengurus DPC PDI Perjuangan Pemalang Ikuti Bimtek Nasional di Bali, Indianto: Perkuat Soliditas dan Kerja Kerakyatan

5 Juni 2026 - 10:47 WIB

Innalillahi! KAHMI Jateng Berduka, Dr. Masrifan Djamil Wafat, Tokoh Kesehatan dan Dakwah

5 Juni 2026 - 08:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu

3 Juni 2026 - 18:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keselamatan Operasional Melalui Simulasi Darurat Terpadu
Trending di Daerah