Menu ✖

Mode Gelap
Kabar Gembira! Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Beri Promo Sambungan Air Bersih, Cukup DP Rp500 Ribu Kapolres Pemalang Kunjungi ITB ADIAS, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas Update! Klasemen Sementara Porprov XVII Jateng 2026: Pemalang Raih 6 Medali, Tempati Peringkat ke-33 Memaknai Sumpah Pemuda di Era Gen Z dan Alpha: Jangan Hanya Mewarisi Sejarah, Beranilah Menentukan Masa Depan Muhammad Indaka Berjuang Harumkan Pemalang di Porprov XVII Jawa Tengah, Turun di Cabor Taekwondo Klasemen Sementara Porprov XVII Jateng 2026, Pemalang Peringkat ke-31 dengan Satu Perak

Daerah

Agung Dewanto Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua KONI Pemalang, Soroti Dugaan Pengondisian Dukungan Cabor

badge-check


					Agung Dewanto, memutuskan mengembalikan berkas formulir pendaftaran tanpa melampirkan dukungan dari cabang olahraga (cabor). Perbesar

Agung Dewanto, memutuskan mengembalikan berkas formulir pendaftaran tanpa melampirkan dukungan dari cabang olahraga (cabor).

WARTA NASIONAL – Bursa pencalonan Ketua Umum KONI Kabupaten Pemalang periode 2026–2030 kembali diwarnai polemik. Salah satu bakal calon, Agung Dewanto, memutuskan mengembalikan berkas formulir pendaftaran tanpa melampirkan dukungan dari cabang olahraga (cabor).

Keputusan tersebut diambil Agung bukan tanpa alasan. Ia mengaku kesulitan memperoleh dukungan karena sebagian dukungan dari cabor diduga sudah lebih dahulu “dikup” atau dikondisikan oleh pihak tertentu.

Agung bahkan menyinggung adanya pihak yang mengatasnamakan Bupati dalam proses pengumpulan dukungan tersebut. Selain itu, ia juga menduga adanya praktik pembagian uang untuk mengamankan dukungan dari sejumlah cabang olahraga.

“Dukungan cabor sudah dikup panitia dengan mengatasnamakan Bupati. Bahkan ada indikasi bagi-bagi duit,” ujar Agung Dewanto kepada wartawan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses pencalonan tidak lagi berjalan secara sehat dan terbuka sebagaimana semangat sportivitas dalam dunia olahraga.

Agung mengaku sejak awal telah melihat situasi yang tidak kondusif dalam proses pencalonan. Bahkan saat mengambil formulir pendaftaran, ia menggambarkan kondisi tersebut seperti berada dalam “ruang yang gelap gulita dan hampa”.

“Sebagai calon saya harus sadar diri, sadar posisi dan kondisi. Ketika saya mengambil formulir pendaftaran, yang saya lihat seperti ruang yang gelap gulita dan hampa,” katanya.

Meski demikian, Agung menegaskan sikapnya mengembalikan berkas merupakan bentuk sikap kesatria sebagai insan olahraga yang tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Ia juga menyoroti berbagai biaya yang harus dikeluarkan untuk memenuhi persyaratan administrasi pencalonan. Di antaranya pembelian materai sebanyak lima lembar, pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sekitar Rp30 ribu, hingga pemeriksaan kesehatan yang mencapai Rp400 ribu.

Menurut Agung, biaya tersebut memang merupakan bagian dari proses administrasi, namun menjadi tidak sebanding ketika proses pencalonan diduga sudah dikondisikan sejak awal.

Hal yang paling disayangkan, lanjut Agung, adalah dugaan keterlibatan panitia dalam mengarahkan dukungan kepada salah satu bakal calon.

Ia berharap proses pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Pemalang ke depan dapat berlangsung lebih transparan, adil, dan benar-benar menjunjung tinggi nilai sportivitas yang menjadi ruh organisasi olahraga.

“Olahraga itu menjunjung sportivitas. Kalau prosesnya saja sudah tidak sehat, tentu ini sangat disayangkan,” tegasnya.***

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Apresiasi Jalan Sehat KAHMI-FORHATI, UMKM Lokal Ikut Dipromosikan

25 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Milad ke-60 KAHMI dan ke-28 FORHATI, Muh Haris Serukan Antikorupsi, FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri

25 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana

23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang

22 Oktober 2026 - 22:30 WIB

BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari

22 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Trending di Daerah