Menu ✖

Mode Gelap
Milad ke-60 KAHMI dan ke-28 FORHATI, Muh Haris Serukan Antikorupsi, FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana Pegadaian Kanwil XI Semarang Hidupkan Semangat Berbagi Lewat Program Mengetuk Pintu Langit BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari BRI Peduli TJSL Bangun Sarana Ibadah di Rutan Kelas IIB Pemalang, Dukung Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Daerah

Milad ke-60 KAHMI dan ke-28 FORHATI, Muh Haris Serukan Antikorupsi, FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri

badge-check


					Milad ke-60 KAHMI dan ke-28 FORHATI, Muh Haris Serukan Antikorupsi, FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri Perbesar

Milad ke-60 KAHMI dan ke-28 FORHATI, Muh Haris Serukan Antikorupsi, FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri

WARTA NASIONAL – Peringatan Milad ke-60 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Milad ke-28 Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Jawa Tengah menjadi momentum untuk memperkuat integritas, menjaga idealisme, dan meneguhkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan jalan sehat yang digelar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (25/10/2026).

Selain mempererat silaturahmi antaralumni dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jawa Tengah, Dr. Muh Haris, M.Si., menegaskan pentingnya menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi bagi setiap orang yang mendapat amanah, baik di pemerintahan, lembaga legislatif, maupun dunia pendidikan.

Ia mengingatkan bahwa jabatan dan profesi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Setiap orang dituntut menjaga kejujuran serta tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.

“Jangan mengambil sesuatu yang bukan miliknya. Saya kira ini penting sekali pada era sekarang. Kita harus mengingatkan semua pihak, di mana pun berada dan apa pun profesinya, untuk menjauhi korupsi,” tegas Muh Haris.

Menurutnya, korupsi menjadi salah satu penghambat kemajuan bangsa. Karena itu, para pejabat, anggota legislatif, pimpinan perguruan tinggi, hingga tenaga pendidik harus mampu menunjukkan keteladanan melalui tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan.

“Yang di DPR, direktorat jenderal, rektor, maupun dosen, semuanya harus memberikan yang terbaik bagi umat, bangsa, dan negara. Pengabdian kita hendaknya diniatkan sebagai ibadah kepada Allah melalui pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Milad ke-60 KAHMI dan ke-28 FORHATI, Muh Haris Serukan Antikorupsi, FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri

FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri

Sementara itu, Koordinator Presidium FORHATI Majelis Wilayah Jawa Tengah, Dr. Hj. Sri Sularti Dewanti Handayani, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh alumni yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan jalan sehat tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari semangat “Bakti HUT ke-28 FORHATI untuk Negeri”, sekaligus menjadi wujud kepedulian organisasi terhadap masyarakat dan upaya memperkuat kebersamaan antaralumni.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat dan seluruh alumni yang telah menyukseskan acara jalan sehat dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda. Ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus bentuk bakti FORHATI untuk negeri,” ungkap Dewanti.

Ia berharap peringatan milad tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui semangat bakti untuk negeri, FORHATI diharapkan terus berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan masyarakat.

Jalan Sehat Perkuat Kebersamaan dan Idealisme

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan jalan sehat juga dimanfaatkan untuk mengampanyekan pola hidup sehat. Muh Haris mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya aktivitas seremonial dalam peringatan tertentu.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga idealisme mahasiswa dalam menyikapi berbagai persoalan publik. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari aktualisasi diri sekaligus bentuk tanggung jawab mahasiswa terhadap kondisi masyarakat dan perkembangan bangsa.

“Saya kira itu bagian dari aktualisasi dan idealisme mahasiswa. Sepanjang mereka menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap situasi yang sedang berkembang, saya kira tidak apa-apa untuk dilanjutkan,” ujarnya.

Peringatan Milad ke-60 KAHMI dan Milad ke-28 FORHATI Jawa Tengah ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh alumni HMI dan HMI-Wati untuk terus menjaga integritas, merawat idealisme, serta memperkuat kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

Semangat antikorupsi, kebersamaan, dan pengabdian diharapkan tidak berhenti pada peringatan milad, tetapi diwujudkan secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.***

Baca Lainnya

Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana

23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang

22 Oktober 2026 - 22:30 WIB

BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari

22 Oktober 2026 - 21:48 WIB

BRI Peduli TJSL Bangun Sarana Ibadah di Rutan Kelas IIB Pemalang, Dukung Pembinaan Spiritual Warga Binaan

22 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Rosi Alfon Nugroho hingga Novi Lailatul Faroh Dilantik, Ini Jabatan Barunya

21 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Trending di Daerah