Menu

Mode Gelap
PDM Pemalang Apresiasi Kemenag Gelar Nikah Massal, Sapto Suhendro: Semoga Membawa Berkah bagi Masyarakat Menteri Agama Tanam Pohon di Alun-alun Pemalang, Gaungkan Kepedulian terhadap Lingkungan Pemuda Pancasila Pemalang Siapkan Langkah Nyata Hadapi Maraknya Peredaran Obat Terlarang Bursa Bakal Calon Kepala Desa Danasari Mulai Bermunculan, Berikut Daftar Namanya PLN Pemalang Umumkan Pemadaman Listrik Terencana di Widuri dan Danasari, Kamis 25 Juni 2026 Bupati Anom: Tata Kelola Pokir DPRD Harus Transparan, Akuntabel, dan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Daerah

Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan

badge-check


					IPM Jawa Tengah 2025 Capai 74,77, Pemalang Terendah di Posisi 35 Perbesar

IPM Jawa Tengah 2025 Capai 74,77, Pemalang Terendah di Posisi 35

WARTA NASIONAL – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Tengah pada tahun 2025 tercatat sebesar 74,77.

Angka ini menunjukkan capaian pembangunan manusia dari aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak yang terus mengalami peningkatan.

Namun demikian, capaian tersebut belum merata di seluruh daerah. Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masih adanya kesenjangan antar kabupaten/kota di wilayah tersebut.

Di posisi teratas, Kota Salatiga mencatat IPM tertinggi dengan angka 86,23, disusul Kota Semarang (85,80) dan Kota Surakarta (84,92).

Kota-kota ini dinilai berhasil menjaga kualitas pembangunan manusia melalui akses pendidikan yang baik, layanan kesehatan memadai, serta tingkat kesejahteraan masyarakat yang relatif tinggi.

Sebaliknya, Pemalang berada di posisi paling bawah dari total 35 kabupaten/kota dengan IPM 69,47. Angka ini berada jauh di bawah rata-rata provinsi, sehingga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.

IPM Jawa Tengah 2025 Capai 74,77, Pemalang Terendah di Posisi 35

IPM Jawa Tengah 2025 Capai 74,77, Pemalang Terendah di Posisi 35

Selain Pemalang, beberapa daerah lain dengan IPM relatif rendah antara lain Banjarnegara (70,61), Brebes (71,18), dan Wonosobo (71,50). Kondisi ini mengindikasikan masih adanya tantangan dalam pemerataan pembangunan, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

IPM sendiri merupakan indikator penting untuk mengukur kualitas hidup masyarakat. Semakin tinggi IPM, semakin baik pula tingkat kesejahteraan suatu daerah.

Dengan posisi tersebut, Pemalang menghadapi pekerjaan rumah besar untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain di Jawa Tengah.

Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang merata, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong kenaikan IPM di masa mendatang.***

Baca Lainnya

PDM Pemalang Apresiasi Kemenag Gelar Nikah Massal, Sapto Suhendro: Semoga Membawa Berkah bagi Masyarakat

26 Juni 2026 - 13:42 WIB

PDM Pemalang Beri Apresiasi Kemenag atas Suksesnya Program Nikah Massal Bimas Islam Mantu, Diharapkan Membawa Barokah

Menteri Agama Tanam Pohon di Alun-alun Pemalang, Gaungkan Kepedulian terhadap Lingkungan

26 Juni 2026 - 13:05 WIB

Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar melakukan penanaman pohon di sebelah selatan Alun-alun Pemalang dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Pemalang.

Pemuda Pancasila Pemalang Siapkan Langkah Nyata Hadapi Maraknya Peredaran Obat Terlarang

26 Juni 2026 - 11:13 WIB

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang

Bursa Bakal Calon Kepala Desa Danasari Mulai Bermunculan, Berikut Daftar Namanya

25 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bursa Bakal Calon Kepala Desa Danasari Mulai Bermunculan, Berikut Daftar Namanya

Bupati Anom: Tata Kelola Pokir DPRD Harus Transparan, Akuntabel, dan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Trending di Daerah