WARTA NASIONAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang kembali memfasilitasi kepulangan warga perantau melalui program mudik gratis menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sebanyak 100 pemudik yang tergabung dalam Paguyuban Perantau Pemalang (P-Three) tiba di Terminal Induk Tipe A Pemalang, Senin (16/3/2026).
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPPKP) Pemalang Heru Weweg Sembodo.
Pada tahun ini, Pemkab Pemalang menyediakan dua armada bus dengan total 100 peserta. Rinciannya, 50 orang merupakan anggota paguyuban keluarga Pemalang dan 50 lainnya masyarakat umum asal Pemalang yang merantau di berbagai daerah.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa program mudik gratis tersebut merupakan bagian dari kegiatan serentak yang dilaksanakan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk membantu para perantau pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran.
Ia menjelaskan, para peserta mudik diberangkatkan dari Jakarta dan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah bersama sejumlah kepala daerah.
Selain itu, Pemkab Pemalang juga menambah dua armada bus untuk mengakomodasi warga Pemalang yang merantau di luar Jakarta.
“Terima kasih kepada P-Three dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan mudik gratis ini. Harapannya ke depan armada bisa ditambah agar lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaat program ini,” ujar Anom.
Ketua P-Three, Fahrudin, mengungkapkan bahwa program mudik gratis tahun 2026 mengalami peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan di Jawa Tengah disediakan 322 bus yang mengangkut sekitar 16 ribu pemudik dengan dukungan pemerintah daerah, Baznas, dan Bank Jateng.
Untuk Kabupaten Pemalang sendiri, lanjutnya, dialokasikan dua bus dengan total 100 peserta, masing-masing satu bus untuk anggota paguyuban keluarga Pemalang dan satu bus lainnya untuk masyarakat umum.
“Alhamdulillah mulai dari proses pendaftaran, perekrutan hingga perjalanan dari Jakarta sampai Pemalang berjalan lancar tanpa hambatan,” katanya.
Salah seorang pemudik asal Kecamatan Moga, Hadiyatun, mengaku senang dapat mengikuti program tersebut. Ia berangkat dari Jakarta sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di Pemalang sekitar pukul 16.00 WIB.
“Senang sekali dengan adanya mudik gratis ini. Semoga tahun depan armadanya bisa ditambah supaya lebih banyak masyarakat yang bisa ikut,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan pemudik asal Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, Zaenal. Ia berharap jumlah armada mudik gratis dapat ditingkatkan pada tahun mendatang karena minat masyarakat cukup tinggi.
“Terima kasih kepada Bupati dan Dinas Perhubungan yang sudah memfasilitasi mudik gratis ini. Semoga ke depan bisa semakin banyak armadanya,” katanya.***















