Menu ✖

Mode Gelap
Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang Senator Abdul Kholik Serap Aspirasi Mahasiswa IVET Semarang, Dorong Penguatan Pertanian dan Maritim Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan RTH Bumiayu Mangkrak, Di Mana Keseriusan Pemkab dan DPRD Brebes? Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

Daerah

Bupati Pemalang Tekankan Simulasi Evakuasi Hadapi Potensi Erupsi Gunung Slamet

badge-check


					Bupati Pemalang Tekankan Simulasi Evakuasi Hadapi Potensi Erupsi Gunung Slamet Perbesar

Bupati Pemalang Tekankan Simulasi Evakuasi Hadapi Potensi Erupsi Gunung Slamet

WARTA NASIONAL – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memimpin audiensi kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Slamet di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet, Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Rabu (29/4/2026) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menekankan pentingnya simulasi evakuasi yang matang guna mengantisipasi potensi erupsi yang saat ini berstatus Level II (Waspada).

Anom meminta seluruh pihak, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pemalang, untuk menyiapkan berbagai skenario evakuasi, baik pada siang maupun malam hari. Ia menegaskan bahwa masyarakat harus mendapatkan arahan yang jelas agar tidak panik saat terjadi kondisi darurat.

“Harus ada simulasi pada saat kejadian siang hari dan malam hari. Jalur-jalur mana yang boleh dimasuki harus disimulasikan, karena masyarakat biasanya cenderung berjalan dengan alur pikirannya sendiri jika tidak ada yang memandu,” ujar Anom.

Selain itu, ia mengusulkan pemasangan penanda visual seperti simbol, warna, maupun bendera di titik-titik strategis sebagai petunjuk arah evakuasi. Hal ini dinilai penting agar warga dapat segera menuju lokasi aman tanpa kebingungan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Pemalang, Agus Ikmaludin, melaporkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik. Berdasarkan penetapan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada 14 April 2026, radius aman aktivitas masyarakat telah diperluas dari 2 kilometer menjadi 3 kilometer dari kawah.

Menurut Agus, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah mitigasi, di antaranya sosialisasi bersama PVMBG wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta pemetaan dan pengusulan jalur evakuasi alternatif.

“Walaupun sudah 12 tahun tidak ada aktivitas signifikan, mitigasi harus tetap dilakukan. Kita semua berharap tidak terjadi apa-apa, tetapi kesiapsiagaan harus disiapkan,” jelasnya.

Koordinator Pos Pengamatan Gunung Api Slamet Desa Gambuhan, Muhammad Rusdi, menyampaikan bahwa kondisi terkini masih berada pada status Level II (Waspada). Wilayah pemantauan mencakup Kabupaten Pemalang, Tegal, Brebes, Banyumas, hingga Purbalingga.

Di sisi lain, Kepala UPJI Wilayah III Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pemalang, Yudhi Kuswoyo, memaparkan kesiapan infrastruktur jalur evakuasi. Ia menyebut seluruh jalur, baik jalan kabupaten maupun desa, dapat digunakan dalam 30 menit pertama saat kondisi darurat.

Namun setelah itu, hanya jalur tertentu yang direkomendasikan agar pengungsi tidak melintasi sungai atau jalur merah yang berisiko terdampak aliran material vulkanik.

Audiensi ini diikuti Asisten I dan II Sekda Pemalang, sejumlah kepala OPD, serta para kepala desa se-Kecamatan Pulosari sebagai upaya memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi.***

Baca Lainnya

Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang

14 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh.

Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan

13 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP

Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu

12 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Trending di Daerah