WARTA NASIONAL – Menjelang suksesi kepemimpinan KONI, Ketua Pengurus Kabupaten/Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Pemalang, Aditya Padmanaba, S.Kom.,M.M., menyampaikan seruan moral mengenai pentingnya menjaga marwah organisasi sebagai rumah besar bagi seluruh cabang olahraga.
Menurutnya, proses pemilihan Ketua Umum KONI harus menjadi cerminan dari nilai tertinggi olahraga: Sportivitas dan Transparansi.
Aditya Padmanaba,S.Kom.,M.M.menegaskan bahwa Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) memegang kunci krusial dalam menjaga legitimasi proses ini.
“Netralitas dan profesionalitas TPP bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan fondasi agar seluruh tahapan berjalan objektif tanpa ada keberpihakan yang mencederai hak setiap insan olahraga,” ujarnya.
Meluruskan Esensi Pasal 12 Poin (c)
Menanggapi dinamika penafsiran regulasi terkait syarat calon ketua, Aditya Padmanaba memberikan pandangan yang jernih dan progresif.
Ia menyoroti Pasal 12 poin (c) yang mensyaratkan calon berasal dari atau pernah menjadi pengurus minimal satu periode.
”Regulasi tersebut jangan ditafsirkan secara restriktif atau sempit. Esensi dari aturan ini adalah pengakuan atas dedikasi dan keterlibatan aktif seseorang dalam struktur organisasi. Bagi rekan-rekan pengurus yang saat ini tengah menjabat secara sah, status mereka secara substansial telah memenuhi kriteria kepengurusan dalam periode berjalan,” tegas Aditya.
Menghindari Penafsiran yang Menutup Ruang Partisipasi
Ketua Percasi ini mengingatkan agar penafsiran regulasi tidak dipaksakan untuk membatasi ruang partisipasi putra-putri terbaik daerah.
Menurutnya, penafsiran yang terlalu kaku berisiko menciptakan preseden buruk bagi tata kelola organisasi di masa depan.
”KONI adalah payung besar yang menaungi pembinaan prestasi. Jangan sampai prosedur administratif justru menjadi penghalang bagi mereka yang memiliki komitmen tulus untuk memajukan olahraga. Kita butuh kompetisi gagasan yang sehat, bukan pembatasan ruang pengabdian,” tambahnya.
Penutup: Konsolidasi untuk Prestasi
Aditya Padmanaba berharap momentum pemilihan ini menjadi ajang konsolidasi kekuatan olahraga daerah.
Dengan menjunjung tinggi semangat keadilan organisasi, KONI akan tetap berdiri tegak sebagai institusi yang dihormati dan mampu melahirkan prestasi gemilang di masa depan.***














