Menu

Mode Gelap
Lima Nama Lolos Uji Kelayakan Dirut BPR Pemalang, Tahap Akhir Digelar di Semarang Ketua Percasi Pemalang Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Turnamen Catur Berhadiah Jutaan Rupiah Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Sampaikan Apresiasi kepada Dua Direksi yang Purna Tugas Kolaborasi Muhammadiyah–NU di Semarang, Lelang Masjid Raup Rp 205 Juta dalam 15 Menit Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat Salah Kaprah tentang Efisiensi dan Pemborosan

Daerah

Harun Abdul Khafizh Ajak Masyarakat Pemalang Perkuat Karakter Kebangsaan di Era Digital

badge-check


					Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Harun Abdul Khafizh saat menyampaikan materi di Pendopo Kecamatan Pemalang, pada Sabtu (28/2/2026) Perbesar

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Harun Abdul Khafizh saat menyampaikan materi di Pendopo Kecamatan Pemalang, pada Sabtu (28/2/2026)

WARTA NASIONAL – Warga Pemalang mengikuti kegiatan penguatan nilai bela negara dan karakter kebangsaan di Pendopo Kecamatan Pemalang, pada Sabtu 28 Februari 2026.

Kegiatan tersebut salah satunya menghadirkan Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Harun Abdul Khafizh, yang memberikan pemahaman tentang pentingnya cinta tanah air serta menjaga persatuan, khususnya di bulan Ramadan 1447 H / 2026 M.

Dalam pemaparannya, Gus Harun sapaan akrab Harun Abdul Khafizh menekankan pentingnya menjaga dan mengkaji nilai-nilai sejarah lokal, termasuk keberadaan makam orang tua Wage Rudolf Supratman yang disebut memiliki keterkaitan dengan Pemalang.

Politisi Golkar itu mendorong adanya penelitian lebih lanjut untuk memastikan kebenaran sejarah tersebut.

“Kita perlu memastikan apakah makam ini benar terkait dengan keluarga WR Supratman. Jika terbukti, Pemalang dapat menjadi pusat edukasi sejarah yang membanggakan dan menumbuhkan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Menurutnya, jejak sejarah tokoh nasional seperti WR Supratman menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus memperkokoh rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain membahas sejarah, Gus Harun juga menyoroti fenomena perang sarung yang kerap terjadi saat Ramadan. Ia mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat agar lebih aktif melakukan pengawasan sehingga tradisi tersebut tidak menimbulkan konflik atau gangguan keamanan.

“Perang sarung bisa tetap menjadi bagian dari tradisi jika dilakukan secara tertib dan dalam pengawasan. Nilai persaudaraan dan kebersamaan harus tetap dijaga,” tegasnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan Kesbangpol Pemalang serta Bupati untuk merumuskan langkah preventif agar kegiatan masyarakat selama Ramadan tetap aman dan kondusif.

Tak hanya itu, Harun juga menyinggung tantangan di era digital. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Arus informasi sangat cepat. Teknologi bisa menjadi sarana edukasi, tetapi juga rawan hoaks dan paham radikal. Kita harus mampu memverifikasi informasi dan tidak mudah terprovokasi,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda Pemalang, semakin memahami nilai bela negara, menghargai sejarah, serta mampu memperkuat karakter kebangsaan di tengah perkembangan zaman. Harun menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga persatuan dan nilai kebangsaan adalah tugas bersama seluruh elemen masyarakat.***

Baca Lainnya

Lima Nama Lolos Uji Kelayakan Dirut BPR Pemalang, Tahap Akhir Digelar di Semarang

15 April 2026 - 10:33 WIB

PT BPR Bank Pemalang

Ketua Percasi Pemalang Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Turnamen Catur Berhadiah Jutaan Rupiah

14 April 2026 - 11:51 WIB

Ketua Percasi Pemalang Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Turnamen Catur Berhadiah Jutaan Rupiah

Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Sampaikan Apresiasi kepada Dua Direksi yang Purna Tugas

13 April 2026 - 12:48 WIB

Perumda Tirta Mulia Beri Penghargaan Tinggi kepada Arief Setiawan dan Djulianto

Kolaborasi Muhammadiyah–NU di Semarang, Lelang Masjid Raup Rp 205 Juta dalam 15 Menit

13 April 2026 - 12:31 WIB

Kolaborasi Muhammadiyah–NU di Semarang, Lelang Masjid Raup Rp 205 Juta dalam 15 Menit

Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat

11 April 2026 - 16:17 WIB

Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat
Trending di Daerah