Menu ✖

Mode Gelap
Kabar Gembira! Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Beri Promo Sambungan Air Bersih, Cukup DP Rp500 Ribu Kapolres Pemalang Kunjungi ITB ADIAS, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas Update! Klasemen Sementara Porprov XVII Jateng 2026: Pemalang Raih 6 Medali, Tempati Peringkat ke-33 Memaknai Sumpah Pemuda di Era Gen Z dan Alpha: Jangan Hanya Mewarisi Sejarah, Beranilah Menentukan Masa Depan Muhammad Indaka Berjuang Harumkan Pemalang di Porprov XVII Jawa Tengah, Turun di Cabor Taekwondo Klasemen Sementara Porprov XVII Jateng 2026, Pemalang Peringkat ke-31 dengan Satu Perak

Pendidikan

Tak Semua Orang Harus Jadi Penulis, Agus Mulyadi: Setidaknya Semua Orang Bisa Menulis

badge-check


					Talkshow Kepenulisan special Road to Comfest X yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semaran Perbesar

Talkshow Kepenulisan special Road to Comfest X yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semaran

WARTA NASIONAL – Blogger dan Penulis Novel terkenal Seni Memahami Kekasih Agus Mulyadi, atau yang lebih dikenal sapaan akrabnya Agus Magelangan, menjadi pemateri dalam Talkshow Kepenulisan special Road to Comfest X yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang, pada Kamis (08/05/025).

Pada kesempatan yang diberikan, ia menyampaikan tentang menulis merupakan skill yang ringan dan menyenangkan. Menulis dapat digunakan untuk apa saja, seperti: menulis untuk dakwah, menulis untuk kampanye, edukasi, membujuk, dan masih banyak lagi. Skill menulis akan selalu menjadi aktivitas yang penting dalam perkembangan zaman.

“Karena menulis itu membutuhkan kepiawaian, jam terbang, dan membutuhkan ketekunan”, jelasnya.

Aktif menulis sejak tahun 2009, baik di blog serta berbagai media online dan cetak, ia juga menyampaikan ketika tulisan kita ingin dibaca oleh banyak orang, maka kita harus membuat tulisan yang bagus pada paragraf pertama.

“Paragraf pertama akan selalu menjadi nyawa dalam sebuah tulisan”, tambahnya.

Tak lupa ia juga membagikan tips apa saja yang bisa kita jadikan bahan untuk menulis:

1. Merespon sebuah isu atau mengomentari sesuatu yang sedang hangat dibicarakan, bisa dalam bentuk membantah atau mendukung.
2. Kegelisahan akan sesuatu yang dirasa perlu untuk disampaikan.
3. Momentum atau peristiwa apa saja yang kebetulan diketahui dan didokumentasikan.
4. Pengetahuan yang perlu diketahui oleh banyak orang, meskipun itu hal pengetahuan yang remeh.

Lanjutnya, ia menambahkan bahwasanya kita bisa menggunakan cerita keseharian sebagai bahan tulisan kita. Pengandaian akan memberikan kita akses eksplorasi pikiran yang tidak terbatas.

“Karena semua orang memiliki kegelisahan yang bisa dituangkan dalam sebuah tulisan”, tuturnya.

Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Nuril Baiti Amiliah menyampaikan kesannya mengikuti Talkshow Kepenulisan ini.

“Senang sekali bisa mengikuti Talkshow ini, banyak ilmu yang bisa di dapat untuk jadi motivasi buat menulis. Apalagi pematerinya asik dan ngga bikin bosen, mantap banget!”, ujarnya.

Selain itu, salah satu mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Alya Mahda turut menyampaikan kesannya mengikuti Talkshow Kepenulisan ini.

“Pematerinya asik, ngga buat bosen. Saya menemukan insight luar biasa tentang menulis, branding diri lewat tulisan, dan masih banyak lagi”, ucapnya.

Agus menutup materinya dengan memberikan pesan kepada para peserta Talkshow.

“Tulisan yang baik itu adalah tulisan yang selesai. Dan setiap tulisan itu layak untuk mendapatkan pasarnya masing-masing,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Kapolres Pemalang Kunjungi ITB ADIAS, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas

27 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Senator Abdul Kholik Serap Aspirasi Mahasiswa IVET Semarang, Dorong Penguatan Pertanian dan Maritim

14 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemda Pemalang Diminta Bertanggung Jawab terhadap Perundungan di Sekolah

4 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Ketua Yayasan Peduli Pendidikan Indonesia (YAPPENDI), Untung Budiarso

Siswa SDN 01 Kebondalem Meninggal, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Pastikan Kasus Ditindaklanjuti

3 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Yayasan Baitul Mal BRI Pemalang Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 40 Siswa Kurang Mampu

1 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Trending di Pendidikan