Menu

Mode Gelap
Jadwal Lokasi Samsat Keliling Semarang, Hari Ini Rabu 11 Februari 2026: Buka Dilokasi Ini! Baru! Siang Ini, Kode Redeem FF Hari Ini Selasa 10 Februari 2026, Dapatkan Hadiah di reward.ff.garena.com Perkuat Soliditas Kader, PAC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Rapat PAC Diperluas Tren Positif dan Tantangan Pesantren Tahfidz MAJT-Baznas Ketua TP PKK Pemalang Tekankan Gerakan Resik, Hijau, Apik hingga Wilayah Pesisir Rektor UIN Walisongo Tekankan Asesmen LAM-SPAK untuk Pengembangan Prodi KPI

Daerah

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bakal Gelontorkan Bantuan Keuangan Desa Sebanyak Rp1,2 Triliun

badge-check


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers

WARTANASIONAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menyalurkan bantuan keuangan desa sebanyak Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Anggaran itu rencanya akan dialokasikan untuk 8.593 titik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan penggunaan dana desa, pihaknya menggendeng aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasinya.

“Ini sebagai upaya pencegahan, agar dana desa atau pembangunan desa tidak terjadi penyimpangan,” kata Luthfi usai rapat koordinasi bersama perwakilan APIP dan APH di kantornya di Kota Semarang, pada Selasa, 8 April 2025.

Upaya yang lain, lanjut Mantan Kapolda Jateng ini, juga dibentuk pos aduan di masing-masing kabupaten. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi aduan-aduan liar yang sifatnya menyesatkan. Ia berharap, baik APIP maupun APH bisa maksimal mengawal pemerintah desa.

Luthfi mengatakan, bantuan keuangan yang dialokasikan untuk pemerintah desa di Jateng tersebut akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Mulai dari infrastruktur penopang swasembada pangan, baik tersier maupun sekunder, jalan desa yang menghubungkan sabuk-sabuk perekonomian desa, dan lainnya.

“Saya imbau seluruh kepala desa untuk tidak takut melakukan eksplorasi pembangunan di desa, karena sudah didampingi oleh kita semua,” jelas Luthfi.

Namun demikian, Luthfi mengingatkan kepada kepala desa dan perangkat desa agar mengelola dana tersebut dengan baik. Aparat desa dilarang untuk melakukan penyelewengan-penyelewengan, karena dana tersebut dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harus di-manage (kelola) dengan baik. Prinsipnya desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan wilayah, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan kepada sejumlah elemen agar tidak mengggangu program-program pembangunan desa.***

Baca Lainnya

Jadwal Lokasi Samsat Keliling Semarang, Hari Ini Rabu 11 Februari 2026: Buka Dilokasi Ini!

11 Februari 2026 - 07:46 WIB

Informasi Samsat Keliling

Perkuat Soliditas Kader, PAC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Rapat PAC Diperluas

8 Februari 2026 - 20:53 WIB

Perkuat Soliditas Kader, PAC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Rapat PAC Diperluas

Ketua TP PKK Pemalang Tekankan Gerakan Resik, Hijau, Apik hingga Wilayah Pesisir

7 Februari 2026 - 12:21 WIB

Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie saat melantik Ketua TP PKK Kecamatan,

Dukung UMKM, Baznas Jateng Berikan Bantuan Modal Usaha kepada 85 Pelaku Usaha di Pemalang

4 Februari 2026 - 12:15 WIB

85 Pelaku Usaha di Pemalang Terima Bantuan Modal Usaha dari Baznas Provinsi

Pemprov Jateng Sebut 45 Bencana Terjadi Selama 1-25 Januari 2026, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

2 Februari 2026 - 21:29 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno
Trending di Daerah