Menu

Mode Gelap
Go Internasional! Empat Mahasiswi UIN Walisongo Jadi Language Partner di Irlandia Bawaslu Grobogan Soroti 389 Data Pemilih Tidak Padan, KPU Siap Tuntaskan di Coktas Triwulan II INFO! Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Lakukan Perbaikan Pipa PVC 16 Inci, Ini Wilayah Terdampak Catat! Info Lengkap Jadwal Samsat Keliling Slawi 2026, Cek Lokasi dan Jam Layanan Halalbihalal Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang, Bupati Anom Dorong Perusahaan Masuk 10 Besar Nasional PDGI Cabang Tegal Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Tanah Bergerak di Padasari

Daerah

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bakal Gelontorkan Bantuan Keuangan Desa Sebanyak Rp1,2 Triliun

badge-check


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers

WARTANASIONAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menyalurkan bantuan keuangan desa sebanyak Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Anggaran itu rencanya akan dialokasikan untuk 8.593 titik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan penggunaan dana desa, pihaknya menggendeng aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasinya.

“Ini sebagai upaya pencegahan, agar dana desa atau pembangunan desa tidak terjadi penyimpangan,” kata Luthfi usai rapat koordinasi bersama perwakilan APIP dan APH di kantornya di Kota Semarang, pada Selasa, 8 April 2025.

Upaya yang lain, lanjut Mantan Kapolda Jateng ini, juga dibentuk pos aduan di masing-masing kabupaten. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi aduan-aduan liar yang sifatnya menyesatkan. Ia berharap, baik APIP maupun APH bisa maksimal mengawal pemerintah desa.

Luthfi mengatakan, bantuan keuangan yang dialokasikan untuk pemerintah desa di Jateng tersebut akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Mulai dari infrastruktur penopang swasembada pangan, baik tersier maupun sekunder, jalan desa yang menghubungkan sabuk-sabuk perekonomian desa, dan lainnya.

“Saya imbau seluruh kepala desa untuk tidak takut melakukan eksplorasi pembangunan di desa, karena sudah didampingi oleh kita semua,” jelas Luthfi.

Namun demikian, Luthfi mengingatkan kepada kepala desa dan perangkat desa agar mengelola dana tersebut dengan baik. Aparat desa dilarang untuk melakukan penyelewengan-penyelewengan, karena dana tersebut dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harus di-manage (kelola) dengan baik. Prinsipnya desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan wilayah, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan kepada sejumlah elemen agar tidak mengggangu program-program pembangunan desa.***

Baca Lainnya

Bawaslu Grobogan Soroti 389 Data Pemilih Tidak Padan, KPU Siap Tuntaskan di Coktas Triwulan II

2 April 2026 - 19:10 WIB

Bawaslu Grobogan Soroti 389 Data Pemilih Tidak Padan, KPU Siap Tuntaskan di Coktas Triwulan II

Halalbihalal Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang, Bupati Anom Dorong Perusahaan Masuk 10 Besar Nasional

1 April 2026 - 18:50 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

PDGI Cabang Tegal Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Tanah Bergerak di Padasari

1 April 2026 - 17:57 WIB

Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) drg.Evi Sukesih Sukesih, MM, MH. Cabang Tegal Menyerahkan Bantuan kepada warga terdampak tanah bergerak Desa Padasari Kecamatan Jatinegara

Viral Anggaran Vlog Rp36 Juta, Diskominfo Pemalang: untuk 15 Video dan Belum Dilaksanakan

31 Maret 2026 - 16:23 WIB

Kepala Diskominfo Kabupaten Pemalang Dian Ika Siswati (kiri) didampingi Kabid IKP Diskominfo Pemalang, Kurniasih Puji Rahayu dalam konferensi pers di Kantor LPPL Radio Swara Widuri, Selasa 31 Maret 2026

Laksanakan Arahan KPK RI, Pemkab Pemalang Siap Sosialisasikan Pencegahan Korupsi hingga Desa

31 Maret 2026 - 10:36 WIB

Laksanakan Arahan KPK RI, Pemkab Pemalang Siap Sosialisasikan Pencegahan Korupsi hingga Desa
Trending di Daerah