Menu

Mode Gelap
Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat Salah Kaprah tentang Efisiensi dan Pemborosan Info Loker! BPJS Ketenagakerjaan Buka Rekrutmen Nasional, Kesempatan Karier Terbuka Hingga 15 April 2026 Bantu Wong Cilik, PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen Komisi D DPRD Pemalang Dukung Transformasi INSIP Jadi Universitas Islam Pemalang, Dorong Program Dua Sarjana Satu Desa Program ‘Mengetuk Pintu Langit’, Pegadaian Kanwil XI Semarang Libatkan UMKM Bantu Warga

Nasional

Senator Abdul Kholik Harapkan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Ketahanan Pangan di Jateng

badge-check


					Dpd Ri Harapkan Efisiensi Anggaran Tidak Menganggu Ketahanan Pangan Di Jateng Perbesar

Dpd Ri Harapkan Efisiensi Anggaran Tidak Menganggu Ketahanan Pangan Di Jateng

WARTANASIONAL.COM  – Anggota DPD RI Dapil Jateng, Abdul Kholik berharap agar kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah tidak menganggu agenda ketahanan pangan di Jateng. Hal tersebut ia ungkapkan ketika berkunjung ke Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah. (14/2).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dyah Lukisari dan menghadirkan OPD terkait, antara Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Supriyanto, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ignasius Hariyanta Nugraha dan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng.

Menurut Kholik, kondisi Luas Baku Sawah (LBS) di Jateng lima tahun terakhir memprihatinkan, yaitu mengalami penurunan sebesar 62.193 Ha. Untuk itu, maka diperlukan upaya untuk peningkatan provitas dan produksi, selain memitigasi organisme penganggu tanaman.

Dyah menyebut, terdapat tiga aspek dalam manajemen pangan, yakni aspek ketersediaan, aspek keterjangkauan, dan aspek pemanfaatan. Lima tahun terakhir, angka Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (PoU) di Jateng tinggi, yaitu selalu di atas nasional dan tertinggi di pulau jawa.

Diperkirakan pada 2025 Jateng membutuhkan beras hampir 4 juta ton. Saat ini Jateng untuk kebutuhan beras masih mencukupi, karena pada 2024 peoduksi beras mencapai 5,6 juta ton.

“Ketahanan pangan di Jateng merupakan usaha bersama setiap elemen. Namun saya berharap, petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan juga dapat Sejahtera melalui berbagai intervensi yang dilakukan oleh pemerintah. Jangan hanya dibiarkan tanpa pendampingan dan tanpa dukungan yang memadai. Sementara tuntutan produktivitas harus tinggi dan menopang kebutuhan masyarakat luas”, tegas Kholik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Longsor di Jalur KA Bandung Ganggu Perjalanan, KAI Daop 1 Jakarta Minta Maaf

1 April 2026 - 16:48 WIB

Longsor di Jalur KA Bandung Ganggu Perjalanan, KAI Daop 1 Jakarta Minta Maaf

Konsumsi BBM dan LPG Meningkat Selama Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Pasokan Aman

29 Maret 2026 - 17:03 WIB

Konsumsi BBM dan LPG Naik Saat Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Stok Aman

KPPU Denda 97 Perusahaan Pinjol, Komisioner BPKN: Bukti Keberpihakan pada Konsumen

27 Maret 2026 - 19:39 WIB

Wakil Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI), Ir. Ferry Firmawan, Ph.D

BRI Imbau Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK di WhatsApp Jelang Libur Lebaran 2026

16 Maret 2026 - 19:24 WIB

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Penipuan File .APK

Komisioner BPKN RI Ferry Firmawan Apresiasi Kesiapan Pertamina Patra Niaga Jaga Pasokan BBM dan LPG Saat Mudik Lebaran 2026

14 Maret 2026 - 07:26 WIB

Wakil Ketua Komisi Edukasi dan Komunikasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Ferry Firmawan,P.hD
Trending di Nasional