WARTA NASIONAL – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Abdul Kholik menyuarakan dukungan kepada Syaikh Mahfudz Somalangu sebagai pahlawan nasional atas peran besarnya dalam perjuangan kemerdekaan sebagai Komandan Laskar Angkatan Oemat Islam yang menggerakkan masyarakat untuk melawan penjajah.
“Saya sebagai senator DPD RI dari Jawa Tengah mendukung penuh agar Syaikh Mahfudz Somalangu menjadi pahlawan nasional,” kata Kholik saat menjadi pembicara kunci Seminar Nasional Kepahlawanan Nahdlatul Ulama (NU) di Universitas Ma’arif NU Kebumen, Jawa Tengah, Minggu.
Menurut dia, pemerintah telah mengakui sumbangsih dan peran Syaikh Mahfudz Somalangu pada masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Hal itu dibuktikan dengan adanya anggota Laskar AOI (Angkatan Oemat Islam) yang kemudian diangkat menjadi pegawai pemerintah hingga memperoleh tunjangan veteran,” kata Kholik yang juga Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI.
Sementara itu, Rektor UMNU Kebumen Imam Satibi mengatakan seminar tersebut bukan sekadar kegiatan ilmiah, tetapi bagian dari komitmen kampus dalam merawat tradisi intelektual dan identitas ke-NU-an.
“Jejak perjuangan Syaikh Mahfudz adalah energi besar bagi kita semua. UMNU ingin memastikan sejarah tidak hanya dibaca, tetapi dihidupkan dan dijadikan inspirasi menjaga keutuhan bangsa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kebumen H Zaeni Miftah juga menegaskan pentingnya meluruskan narasi sejarah mengenai perjuangan AOI yang selama puluhan tahun dinilai kerap disalahpahami.
“Generasi muda NU saat ini memiliki semangat kuat untuk mengangkat kembali sejarah ulama pesantren, namun stigma negatif terkait AOI perlu terus diluruskan agar tidak mengaburkan fakta perjuangan para ulama,” katanya
Seminar nasional yang merupakan hasil kolaborasi DPD RI, NU, dan UMNU Kebumen itu dibuka Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah bersama Rektor UMNU H Imam Satibi dan Rois Syuriyah Pengurus Cabang NU Kebumen yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu K.H. Afifudin Al Hasani.
Forum tersebut menghadirkan narasumber seperti Anggota DPD/MPR RI Dr. H. Abdul Kholik, Sejarawan UGM Prof. Dr. Arif Ahyat, dan Sejarawan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr. Hj. Siti Maryam.***












