Menu

Mode Gelap
Harun Abdul Khafizh Ajak Masyarakat Pemalang Perkuat Karakter Kebangsaan di Era Digital GOW Audiensi dengan TP PKK Kabupaten Pemalang, Perkuat Sinergi Dukung UMKM Perempuan Siswanto Ajak Siswa SMP Negeri 1 Bodeh Berani Berpendapat Secara Santun dalam Kegiatan Suara Demokrasi Aris Ismail Tegaskan Pentingnya Good Governance dalam Seleksi Sekda Pemalang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 86 KA Jarak Jauh per Hari Peserta JKN Nonaktif Capai 63,3 Juta, Anggota Komisi IX DPR RI Muh. Haris Dorong Perbaikan Data Nasional

Pendidikan

Rencana Pemkab Dirikan PSDKU di Pemalang Tuai Tanggapan Serius, Ini Kata Ketua Yayasan INSIP

badge-check


					Ketua Yayasan Institut Agama Islam Pemalang (INSIP), Heriyanto. Perbesar

Ketua Yayasan Institut Agama Islam Pemalang (INSIP), Heriyanto.

WARTA NASIONAL – Rencana pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Pemalang menuai tanggapan kritis dari Ketua Yayasan Institut Agama Islam Pemalang (INSIP), Heriyanto.

Menurutnya, wacana ini mencerminkan ketidakpercayaan diri Pemerintah Daerah dalam mengelola dan membangun institusi pendidikan tinggi secara mandiri.

Heriyanto menilai bahwa meskipun PSDKU sering dianggap sebagai solusi memperluas akses pendidikan tinggi, dalam praktiknya, kehadiran PSDKU di daerah justru menciptakan ketergantungan struktural dan mematikan inisiatif lokal.

“Alih-alih membangun kampus mandiri yang mampu menjawab kebutuhan spesifik daerah, Pemda justru memilih menjadi pelengkap dari institusi luar,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan semacam ini melemahkan otonomi daerah dalam pengembangan pendidikan serta menjadikan wilayah seperti Pemalang hanya sebagai “pasar pendidikan”, bukan aktor pembangunan sumber daya manusia.

Padahal, menurut Heriyanto, Pemalang memiliki modal besar untuk mandiri: regulasi yang mendukung, SDM lokal yang mumpuni, serta kekayaan sumber daya alam yang bisa dioptimalkan.

Heriyanto pun mendorong agar Pemda tidak sekadar bergantung pada PSDKU, melainkan memiliki visi pendidikan tinggi yang progresif dan berani.

Ia menyarankan agar Pemda mendukung dan memperkuat kampus lokal yang telah ada dengan intervensi kebijakan strategis, mendorong kolaborasi aktif antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil dan membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berkelanjutan dan berbasis pada kearifan serta kebutuhan lokal.

“Sudah waktunya Pemalang berdiri di atas kaki sendiri dalam urusan pendidikan tinggi. Dengan kepercayaan diri dan kemandirian, daerah ini tidak hanya akan mampu mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga bersaing di level nasional bahkan global,” pungkasnya.

Pernyataan Heriyanto ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kebijakan di Pemalang agar pembangunan pendidikan tidak hanya bersifat simbolik, tetapi benar-benar berpihak pada kemajuan dan kemandirian daerah.***

Baca Lainnya

Siswanto Ajak Siswa SMP Negeri 1 Bodeh Berani Berpendapat Secara Santun dalam Kegiatan Suara Demokrasi

28 Februari 2026 - 13:03 WIB

Rektor UIN Walisongo Tekankan Asesmen LAM-SPAK untuk Pengembangan Prodi KPI

7 Februari 2026 - 07:23 WIB

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Nizar, M.Ag., (tengah)

INSIP Terima Visitasi Kopertais X Jawa Tengah, Rektor: Bertekad Hadir sebagai Universitas yang Unggul

27 Desember 2025 - 17:30 WIB

kampus INSIP menerima visitasi resmi dari Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (Kopertais) Wilayah X Jawa Tengah, Prof. Dr. Rokhmadi, M.Ag., pada Sabtu (27/12)

Alumni MAN Pemalang Banyak yang Sukses, Ada yang Jadi Pengusaha, Politisi hingga Pejabat Publik

26 Desember 2025 - 14:38 WIB

Reuni Akbar MAN Pemalang Sukses Digelar, Momentum Pererat Tali Silaturahmi Antar Alumni

Reuni Akbar MAN Pemalang Sukses Digelar, Momentum Pererat Tali Silaturahmi Antar Alumni

25 Desember 2025 - 19:53 WIB

Reuni Akbar MAN Pemalang Sukses Digelar, Momentum Pererat Tali Silaturahmi Antar Alumni
Trending di Pendidikan