Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Daerah

Perpusda Didorong Berinovasi, Mohammad Saleh Harap Pemprov Jateng Berikan Perhatian Lebih

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh,

WARTA NASIONAL – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong seluruh perpustakaan daerah (perpusda) di Jawa Tengah agar terus berinovasi dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital.

Menurutnya, di era serba digital saat ini, perpustakaan harus mampu menjawab tantangan zaman agar tetap relevan dan diminati masyarakat, terutama generasi muda. Perpustakaan tidak boleh hanya menjadi tempat menyimpan dan meminjam buku fisik.

“Saat ini, masyarakat terutama anak muda, lebih dekat dengan dunia digital. Karena itu, pengelolaan perpustakaan daerah harus menyesuaikan diri dengan teknologi agar tetap menarik dan bermanfaat,” ujar Mohammad Saleh.

Ia menilai, pengembangan sistem perpustakaan digital (e-library) yang memudahkan akses terhadap koleksi buku dan referensi secara daring sangat penting dilakukan. Dengan begitu, masyarakat bisa membaca dan mencari informasi kapan saja dan di mana saja.

“Pemanfaatan teknologi informasi bukan hanya mempermudah akses pengetahuan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat Jawa Tengah,” imbuh Saleh.

Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas ramah anak di perpustakaan daerah. Menurutnya, kebiasaan membaca harus ditanamkan sejak dini dengan menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Perpustakaan perlu menyediakan ruang khusus anak, dengan desain menarik, koleksi buku bergambar, dan kegiatan edukatif seperti mendongeng atau lomba membaca. Hal ini akan menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan literasi sejak usia dini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan sarana dan prasarana perpustakaan, baik dari segi fasilitas, sumber daya manusia, maupun koleksi bahan bacaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Perpustakaan adalah jantung pengetahuan daerah. Jika dikelola dengan baik, perpustakaan bisa menjadi pusat kegiatan literasi dan pembelajaran masyarakat. Dukungan berupa anggaran maupun pelatihan bagi pustakawan bisa dilakukan,” ujarnya.

Ketua DPD Golkar Jateng ini menegaskan, peningkatan budaya literasi akan berdampak positif pada kualitas sumber daya manusia dan kemajuan daerah.

“Kita ingin Jawa Tengah menjadi provinsi yang maju tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam kualitas intelektual masyarakatnya,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia

5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang

5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Trending di Daerah