Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Daerah

Perkuat Sektor Perikanan, Mohammad Saleh Dorong Pemberdayaan Nelayan di Jateng

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh

WARTA NASIONAL – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng), Mohammad Saleh, mendorong peningkatan pemberdayaan nelayan untuk memperkuat sektor perikanan di provinsi ini.

Menurutnya, potensi kelautan dan perikanan Jawa Tengah yang besar perlu dioptimalkan melalui penguatan kapasitas nelayan serta dukungan terhadap sarana produksi dan pemasaran hasil tangkapan.

“Nelayan adalah ujung tombak sektor perikanan. Untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan mereka, pemerintah harus memperkuat program pemberdayaan,” kata Saleh.

Berdasarkan data Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Tengah, total produksi ikan di provinsi Jateng pada tahun 2024 mencapai 965.555 ton. Terdiri dari perikanan budidaya sebanyak 554.810 ton, sedangkan perikanan tangkap menghasilkan 410.745 ton.

Nilai ekonomi dari hasil tersebut mencapai Rp6,19 triliun, yang berasal dari berbagai pelabuhan perikanan di Jawa Tengah, baik yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Provinsi, maupun pemerintah kabupaten/kota.

Menurut Saleh, capaian ini menunjukkan kontribusi besar sektor perikanan terhadap perekonomian daerah. Namun, ia menilai potensi tersebut masih bisa ditingkatkan dengan strategi pemberdayaan yang lebih menyentuh kebutuhan nelayan di lapangan.

“Di sinilah peran pemerintah untuk memperkuat program pemberdayaan nelayan kita. Mulai dari memberikan akses permodalan, pelatihan teknologi tangkap dan budidaya, hingga penanganan pasca panen,” kata dia.

Ketua DPD Golkar Jateng ini menambahkan, dukungan terhadap infrastruktur pelabuhan perikanan dan sarana distribusi juga sangat penting agar hasil tangkapan nelayan dapat terserap pasar dengan baik.

Selain itu, Saleh mendorong agar pemerintah daerah memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk swasta dan lembaga keuangan, guna mempercepat modernisasi sektor perikanan di Jawa Tengah.

“Selama ini, banyak nelayan masih bergantung pada alat tangkap tradisional dan menghadapi kendala pemasaran hasil tangkapan. Pemerintah daerah harus hadir dengan kebijakan yang konkret dan berorientasi pada peningkatan daya saing nelayan,” tegasnya.

Saleh juga berharap agar program-program pemberdayaan yang dijalankan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan bisa terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat pesisir.

Dengan ini, kata dia, sektor perikanan tidak hanya berkontribusi pada ekonomi daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kalau nelayan sejahtera, sektor perikanan pasti tumbuh. Ini akan menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Jawa Tengah, terutama di wilayah pesisir utara dan selatan,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia

5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang

5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Trending di Daerah