WARTA NASIONAL – Persatuan Bulutangkis (PB) Moga melakoni laga tandang persahabatan menghadapi PB Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.
Acara tersebut dalam laga pertandingan persahabatan atau friendly match yang digelar di Polytron Stadium UNDIP Semarang, pada Minggu 11 Januari 2026.
Dari PB Moga berangkat bersama sekitar 40 orang yang disambut oleh Ketua PB UNDIP sekaligus Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Jamari,ST, MT dan dan beberapa guru besar yang lain serta rekan-rekan para pemain bulutangkis dari PB UNDIP.
“Alhamdulillah laga persahabatan ini ini adalah kali yang pertama PB Undip menerima tandang dari PB yang lain dalam hal menempati lapangan yang baru selesai dibangun,” kata Pembina PB Moga Pemalang Harun Abdul Khafizh kepada awak media di Semarang pada Minggu 11 Januari 2026, kemarin.
Gus Harun saapan akrab Harun Abdul Khafizh menyampaikan, rasa syukur bahwa PB Moga adalah yang diterima oleh teman-teman PB UNDIP untuk pertama kalinya.
“Alhamdulillah, kami apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PB Moga dan PB UNDIP yang telah melakukan friendly match pada perbadingan persahabatan bulutangkis,” ujarnya.
Diharapkan oleh Gus Harun, pertandingan persahabatan bulutangkis ini yang mana tentunya akan meningkatkan semangat untuk kita terus berolahraga.
“Kita memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” ujar anggota Komisi B DPRD Jateng itu.
Kemudian, dengan pertandingan ini dapat meningkatkan persahabatan, silaturahmi dan jaringan antara masyarakat Moga khususnya dengan civitas akademika dari Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.
Selanjutnya, Politisi Golkar ini mengungkapkan, melalui jalur komunikasi olahraga ini Insya Allah kedepannya akan dijalin kerjasama antara UNDIP dan Moga dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Tentunya nanti akan diharapkan untuk mengembangkan potensi-potensi terbaik yang ada di Moga seperti potensi perikanan dan agroforestri,” imbuhnya.
Ditambahkan, kita mengetahui di kampus UNDIP memiliki fakultas perikanan yang bagus dan terbaik kemudian potensi-potensi lain seperti agroforestri yang mana Undip juga memiliki para ahli untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada itu.
“Sehingga kedepan Insya Allah tidak hanya olahraga namun komunikasi yang lebih produktif, kolaborasi-kolaborasi disektor yang lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan PB UNDIP mengapresiasi kehadiran PB Moga dan berharap pertandingan serupa dapat terus berlanjut di masa depan.
Menurutnya, sparring partner antar daerah sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan bulutangkis.
Meski berstatus laga persahabatan, pertandingan berlangsung kompetitif dan disaksikan oleh para pendukung dari kedua tim. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sportivitas dan kebersamaan.***

















