WARTA NASIONAL – Yayasan Masyarakat Peduli dan Pendamping Penyandang Disabilitas Intelektual (MP3DI) sukses mengadakan kegiatan Pelatihan Keterampilan Produktif Bagi Penyandang Disabilitas.
Pelatihan yang dilaksanakan di Sekretariat Yayasan MP3DI, jalan Kerinci No 52 RT 02 RW 02, Wanarejan Selatan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, mulai hari Sabtu 1 November 2025 hingga Senin 3 November 2025.
Pembina Yayasan MP3DI, Untung Budiarso mengatakan, pelatihan ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan ketrampilan usaha bagi penyandang disabilitas.
“Pelatihan mencakup berbagai bidang keterampilan, antara lain keterampilan membuat karak, pembuatan kased, dan telur asin,” katanya.
Selain itu, Dosen Universitas BPD Jateng ini menambahkan adanya penyuluhan terhadap keluarga penyandang disabilitas agar mereka juga memiliki ketenangan, kesabaran didalam membina putra-putrinya.
“Pelatihan ini memiliki tujuan agar keluarga atau bagi mereka penyandang disabilitas itu memiliki ketrampilan,” ujarnya.
Diharapkan setelah memiliki ketrampilan itu bisa menjadi bekal untuk masa depan, apakah ketrampilan itu bisa membuat kesed, bisa membuat telor asin serta dikemudian hari bisa memproduksinya dan sebagainya
Ditambahkan, Untung Budiarso sangat menyayangkan atas ketidak hadiran dinas terkait yakni Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pemalang pada pelaksanaan pelatihan bagi penyandang disabilitas.
Hanya yang kita sayangkan, kita sudah mengundang Dinsos Kabupaten pemalang sebagai leading sektor dibidang pembinaan kepada lembaga-lembaga kemanusiaan termasuk yayasan disabilitas tidak hadir pada agenda pelatihan tersbut.
“Kami berharap keahadiran dinsos itu akan memberikan pencerahan dan pembinaan terhadap saudara atau keluarga kita penyandang disabilitas. Karena keluarga itu sebagai penentu dalam menciptakan pskikologis terlebih keluarga yang pskilogisnya juga belum beruntung,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua penyelenggara pelatihan, Djamker menyampaikan Yayasan MP3DI berkomitmen untuk mendorong kemandirian penyandang disabilitas intelektual melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga menjadi titik awal bagi peserta untuk menciptakan peluang usaha dan meningkatkan usahanya,” harapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Yayasan MP3DI berharap dapat mendorong penyandang disabilitas untuk lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.***
















