Menu ✖

Mode Gelap
Klasemen Sementara Porprov XVII Jateng 2026, Pemalang Peringkat ke-31 dengan Satu Perak Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Apresiasi Jalan Sehat KAHMI-FORHATI, UMKM Lokal Ikut Dipromosikan Milad ke-60 KAHMI dan ke-28 FORHATI, Muh Haris Serukan Antikorupsi, FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana Pegadaian Kanwil XI Semarang Hidupkan Semangat Berbagi Lewat Program Mengetuk Pintu Langit BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang

Daerah

Pasca Banjir Bandang Pulosari, Pemalang Fokus Perbaikan Jembatan dan Hunian

badge-check


					Pasca Banjir Bandang Pulosari, Pemalang Fokus Perbaikan Jembatan dan Hunian Perbesar

Pasca Banjir Bandang Pulosari, Pemalang Fokus Perbaikan Jembatan dan Hunian

WARTA NASIONAL – Fokus utama pasca bencana banjir bandang di Pulosari, baik Pemkab Pemalang maupun Pemdes Penakir yaitu pada pemulihan infrastruktur khususnya pembangunan jembatan untuk akses aktivitas warga serta hunian untuk warga yang terdampak bencana. Kamis (12/2/2026)

Kepala Desa Penakir, Agus Riyadi menjelaskan, pemerintah desa bersama warga telah bergotong-royong membangun dua jembatan darurat sebagai akses sementara. Namun, akibat hujan deras dan meningkatnya debit sungai gintung, salah satu jembatan darurat yang ada di Dusun Sawangan, kembali rusak.

“Kami mohon masyarakat bersabar. Pemdes dan Pemkab sedang berupaya maksimal membuka akses terlebih dahulu, baru kemudian dilanjutkan ke pembangunan hunian,” ujar Agus.

Terkait bantuan material, Agus menyebutkan bahwa donasi yang masuk melalui desa telah didistribusikan untuk rumah yang mengalami rusak ringan dan sedang. Sementara rumah rusak berat dan hilang ditangani oleh Disperkim. Material pondasi seperti semen, pasir, dan batu juga sudah disiapkan untuk pembangunan hunian baru.

Agus menuturkan, untuk wilayah terdampak yaitu 7 rumah di Dukuh Sawangan dan beberapa rumah di Dukuh Krajan sudah siap dibangun, namun satu warga, Sahud, masih belum mendapatkan lokasi relokasi karena wilayahnya masih berada di zona merah dan belum disetujui Pemerintah Kabupaten.

Kedepan, Pemdes juga menargetkan pemulihan akses, penyediaan hunian dan pembersihan lahan serta ladang warga yang tertimbun kayu dan batu besar.

“Pemdes sedang mengupayakan bantuan alat berat dari BPBD, dan saya secara pribadi siap membantu dengan alat berat sewa jika dibutuhkan warga,” jelas Agus.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Apindo Kabupaten Pemalang, Aditya Wijaya usai menyerahkan bantuan menyampaikan bahwa pihaknya menyerahkan 600 potong pakaian baru untuk korban bencana di Penakir.

“Untuk wilayah Pulosari, anggota kami sudah bergerak sejak hari ke-2 dan ke-3. Bantuan resmi dari Apindo baru kali ini kami serahkan langsung,” ungkap Aditya.

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Apresiasi Jalan Sehat KAHMI-FORHATI, UMKM Lokal Ikut Dipromosikan

25 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Milad ke-60 KAHMI dan ke-28 FORHATI, Muh Haris Serukan Antikorupsi, FORHATI Tegaskan Bakti untuk Negeri

25 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Ketua DPD Golkar Jateng Mohammad Saleh Dorong AMPG Rangkul Seluruh Elemen Pemuda dan Bentuk Satgas Bencana

23 Oktober 2026 - 14:54 WIB

BRI Peduli TJSL Dukung Pembangunan Talud Saluran Irigasi Desa Banjarsari Pemalang

22 Oktober 2026 - 22:30 WIB

BRI Pemalang Salurkan Program TJSL untuk Perbaikan Jalan Desa Danasari

22 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Trending di Daerah