WARTA NASIONAL – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pemalang, Nur Azmi Wicaksono, menegaskan komitmennya untuk menjaga soliditas dan persatuan seluruh kader Partai Golkar di Kabupaten Pemalang.
Ia mengingatkan agar dinamika internal partai, termasuk berkembangnya isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), tidak sampai memicu perpecahan di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.
Nur Azmi menyampaikan bahwa seluruh kader Golkar Pemalang harus tetap menjaga kebersamaan, memperkuat konsolidasi, serta mengedepankan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Saya bersama seluruh kader Partai Golkar Pemalang berkomitmen untuk terus menjaga soliditas. Dinamika dan isu Munaslub yang berkembang jangan sampai menimbulkan perpecahan di internal partai,” tegas Nur Azmi.
Menurutnya, perbedaan pandangan dalam dinamika organisasi merupakan hal yang wajar.
Namun, hal tersebut harus disikapi secara dewasa dan bijaksana dengan tetap mengedepankan semangat persatuan.
Ia mengajak seluruh jajaran pengurus, kader, hingga simpatisan Partai Golkar di Kabupaten Pemalang untuk tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berpotensi mengganggu keharmonisan internal partai.
“Mari tetap menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menjunjung tinggi marwah Partai Golkar,” lanjutnya.
Nur Azmi berharap semangat kebersamaan tersebut terus terpelihara sehingga Partai Golkar di Kabupaten Pemalang semakin solid, kuat, dan mampu menjalankan peran politiknya secara optimal.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antarkader sebagai fondasi dalam membangun organisasi yang kuat.
Dengan semangat persatuan dan soliditas, Golkar Pemalang diharapkan tetap fokus pada kerja-kerja organisasi serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Soliditas kader menjadi modal penting bagi Partai Golkar untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan terus berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Pemalang.***















