Menu

Mode Gelap
Peringati HUT ke-53, Ketua DPC PDI Perjuangan Pemalang Sampaikan Pesan dan Harapannya Belajar, Bekerja, dan Mengajar di Tengah Dunia Maya: Untuk Apa Kita Hadir? Filsafat Politik Cinta Selama Nataru 2026, Antusiasme Masyarakat terhadap Serambi MyPertamina Tercatat Tinggi Rayakan Harlah ke-53, PPP Pemalang Awali dengan Istighosah hingga Muskercab Jadwal Acara TV SCTV dan Indosiar, Senin 5 Januari 2026: Ada Tayangan Cinta Sedalam Rindu dan Merangkai Kisah Indah

Daerah

Miris! Korban Dugaan Pelecehan Seksual Bocah SD di Bodeh Pemalang Bertambah, Ini Modusnya

badge-check


					Ilustrasi pelecehan seksual (Freepik.com) Perbesar

Ilustrasi pelecehan seksual (Freepik.com)

WARTA NASIONAL – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, semakin mengerucut sekaligus membuka tabir di masyarakat yang awalnya bungkam.

Pasca pemberitaan di berbagai media daring, keluarga korban lain mulai memberanikan diri mengungkapkan kejadian serupa yang menimpa anak mereka. Hal ini menunjukkan dugaan korban tidak hanya satu orang.

Menurut pengakuan keluarga korban yang dihimpun media, modus yang dilakukan pelaku diduga serupa. Korban, yang masih belia dan duduk di bangku SD, dikisahkan dibawa ke sebuah ruangan di lingkungan sekolah.

“Matanya ditutup dengan hasduk (selendang pramuka). Setelah itu, korban disuruh melepas celana panjang dan celana dalamnya. Pelaku kemudian diduga meraba dan melakukan tindakan tidak senonoh terhadap alat kelamin korban,” kata keluarga korban, Senin, 23 Juni 2025.

Kasus ini awalnya terungkap saat seorang anak korban menunjukkan penolakan keras untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drumband di sekolahnya.

Trauma akibat perlakuan seorang oknum pendidik berinisial RHS yang berstatus Guru Wiyata Bakti disebut-sebut sebagai penyebabnya.

Setelah korban pertama bercerita kepada orang tuanya, terkuaklah bahwa ada teman-teman sebayanya yang mengalami perlakuan serupa oleh guru bujangan tersebut.

Masyarakat pun mendesak agar kasus yang diduga melibatkan beberapa anak korban ini segera ditindaklanjuti secara tegas.

“Masa depan anak dirusak oleh seorang pendidik yang semestinya mengemban amanah masyarakat,” ungkap salah satu warga yang menyayangkan insiden ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa pemuda desa setempat merasa geram atas perbuatan yang dilakukan oknum guru tersebut.

Kegeraman ini tidak hanya karena tindakan keji pelaku, tetapi juga karena dirasa lambannya penanganan kasus usai keluarga korban mengadu ke pihak Polres Pemalang.

Ada kekhawatiran di masyarakat bahwa status keluarga pelaku yang disebut-sebut berasal dari kalangan terpandang dan memiliki saudara yang bekerja di salah satu lembaga hukum di Kabupaten Pemalang, mempengaruhi proses hukum.

Merespons berkembangnya kasus, Pemerintah Desa dan pihak sekolah setempat dikabarkan telah membuka posko pengaduan untuk memfasilitasi keluarga korban lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepolisian Resor (Polres) Pemalang masih melakukan proses pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.

Masyarakat diharapkan bersabar menunggu hasil proses hukum yang sedang berjalan. Kasus ini sedang dalam penanganan serius Polres Pemalang.

Baca Lainnya

Selamat! Indianto Terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Pemalang

28 Desember 2025 - 13:47 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Turut Prihatin Atas Kebakaran Kios Pakaian di Pasar Pagi

24 Desember 2025 - 09:51 WIB

Kolase : Kebakaran kios pakaian di Pasar Pagi dan Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail, SAP

Wrayan View Reborn Siap Dibuka Kembali Awal 2026, Tawarkan Keindahan Alam di Kaki Gunung Slamet

23 Desember 2025 - 10:59 WIB

Pengelola wrayan view reborn memantau persiapan wahana sekitar wrayan view reborn

Luar Biasa! Bunda PAUD Pemalang Raih Dua Penghargaan Tingkat Provinsi Jawa Tengah

18 Desember 2025 - 22:52 WIB

Bunda PAUD Pemalang Raih 2 Penghargaan Dari Provinsi Jateng

Hadiri Rakor Bahas Kondusifitas Nataru 2025, Bupati Anom: Pemkab Pemalang Siap Ikuti Arahan Provinsi Jateng

8 Desember 2025 - 19:47 WIB

Bupati Pemalang Hadiri Rakor Forkopimda Jateng Bahas Kondusifitas Nataru Tahun 2025
Trending di Daerah
error: Content is protected !!