Menu

Mode Gelap
Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat Salah Kaprah tentang Efisiensi dan Pemborosan Info Loker! BPJS Ketenagakerjaan Buka Rekrutmen Nasional, Kesempatan Karier Terbuka Hingga 15 April 2026 Bantu Wong Cilik, PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen Komisi D DPRD Pemalang Dukung Transformasi INSIP Jadi Universitas Islam Pemalang, Dorong Program Dua Sarjana Satu Desa Program ‘Mengetuk Pintu Langit’, Pegadaian Kanwil XI Semarang Libatkan UMKM Bantu Warga

Daerah

Legislator Pemalang Sesalkan Adanya Kasus Anak Ditolak Masuk Sekolah karena Dinilai Hiperaktif

badge-check


					Legislator Pemalang Sesalkan Adanya Kasus Anak Ditolak Masuk Sekolah karena Dinilai Hiperaktif Perbesar

WARTA NASIONAL – Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang, Nuryani menyesalkan adanya kasus penolakan peserta didik baru oleh salah satu sekolah di wilayahnya.

Kasus tersebut mencuat setelah orang tua siswa mengeluhkan anaknya tidak diterima di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Buah Hati Pemalang.

Disebutkan alasannya karena calon siswa kerap menunjukkan perilaku hiperaktif seperti tantrum atau ledakan emosi selama waktu belajar saat masih di Taman Kanak-kanak.

Politisi PDI Perjuangan itu menyampaikan bahwa tindakan sekolah yang menolak calon siswa tanpa alasan yang jelas bertentangan dengan prinsip pemerataan akses pendidikan.

“Kami sangat menyayangkan adanya sekolah yang menolak anak untuk bersekolah. Pendidikan adalah hak semua anak, dan sekolah tidak boleh menutup pintu bagi siapa pun selama memenuhi syarat,” ujarnya, pada Rabu 5 November 2025.

Menurutnya, pemerintah daerah setempat harus segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Lanjut Nuryani, DPRD berharap semua pihak baik sekolah negeri maupun swasta, dapat mengedepankan prinsip inklusif dalam dunia pendidikan agar tidak ada lagi anak yang tertinggal dari bangku sekolah.

Ditambahkan, setiap warga negara berhak mendaptkan pendidikan anak bisa sekolah direguler, inklusi maupun sekolah khusus, prinsip pihak sekolah dan orang tua ada komitmen bersama untuk mendidik anak.

“Kami tegaskan, jangan sampai ada anak mau sekolah itu dipersulit,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat

11 April 2026 - 16:17 WIB

Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat

Bantu Wong Cilik, PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen

10 April 2026 - 13:14 WIB

Ketua DPC PDIP Pemalang, Indianto dan Sekretaris DPC PDIP Pemalang Agus Sukoco memantau kegiatan cek pengobatan gratis dan pembukaan Dapur Marhaen, Jumat (10/4/2026).

Komisi D DPRD Pemalang Dukung Transformasi INSIP Jadi Universitas Islam Pemalang, Dorong Program Dua Sarjana Satu Desa

10 April 2026 - 08:22 WIB

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang, Sri Hartati,

Program ‘Mengetuk Pintu Langit’, Pegadaian Kanwil XI Semarang Libatkan UMKM Bantu Warga

9 April 2026 - 20:28 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang Gelar “Jumat Berkah”, Salurkan Bantuan Makanan untuk Masyarakat

Besok! DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Dapur Marhaen, Yuk Ramaikan

9 April 2026 - 17:57 WIB

DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Dapur Marhaen
Trending di Daerah